Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami
  • News
  • Media Release
  • Majoo Raih US$5 juta Tambahan di Pra-Seri A dipimpin oleh AC Ventures & Quona Capital dengan Partisipasi BRI Ventures dan Xendit

Majoo Raih US$5 juta Tambahan di Pra-Seri A dipimpin oleh AC Ventures & Quona Capital dengan Partisipasi BRI Ventures dan Xendit, Dan Menutup Putaran, dengan Total Pendanaan Senilai US$ 9 juta

  • Majoo raih US$5 juta tambahan di Pra-Seri A dipimpin oleh AC Ventures & Quona Capital dengan partisipasi BRI Ventures dan Xendit, dan menutup putaran, dengan total pendanaan senilai US$ 9 juta
  • Sejak diluncurkan, aplikasi majoo telah mengakuisisi lebih dari 25,000 pengguna aktif dengan tingkat retensi terbaik di industri dan tumbuh 250% selama pandemi.
  • Saat ini, majoo telah memproses lebih dari 100 juta transaksi senilai US$ 600 juta untuk UMKM Indonesia di lebih dari 600 kota di Indonesia.
  • Dengan pendanaan ini, majoo akan mempercepat pengembangan produk yang termasuk toko online, integrasi marketplace, meningkatkan penetrasi pasar dan perekrutan di berbagai posisi terutama untuk tim growth, produk dan engineering.

Jakarta, 10 Februari 2022 - Majoo, platform solusi bisnis SaaS terintegrasi untuk UMKM Indonesia yang menyediakan solusi lengkap untuk mengembangkan bisnis UMKM, telah menerima pendanaan senilai $5 juta dalam pendanaan Pra Seri A yang dipimpin oleh AC Ventures dan Quona Capital dengan partisipasi BRI Ventures dan Xendit, hingga saat ini majoo telah mengumpulkan senilai US$ 9 juta di putaran terakhir.

Dengan pendanaan ini, majoo akan mempercepat pengembangan produk yang termasuk toko online, integrasi marketplace, meningkatkan penetrasi pasar dan perekrutan di berbagai posisi terutama untuk tim growth, produk dan engineering.

Didirikan pada 2019, majoo berkantor pusat di Jakarta, dengan engineering office di Malang, serta tim pendukung di 60 kota dan perwakilan penjualan di lebih dari 100 kota di seluruh Indonesia, memulai bisnis sebagai solusi Point of Sales (PoS), kini majoo memperluas penawaran mereka menjadi “End to end SaaS untuk UMKM Indonesia”. majoo juga membuka peluang bagi UMKM untuk dapat menjual produk melalui beberapa saluran offline dan online dalam satu fitur aplikasi. Dengan kemitraan yang kuat, terintegrasi ke beberapa marketplace, dan memiliki hubungan yang baik dengan berbagai asosiasi UMKM, majoo mampu mengembangkan platform yang secara unik melayani bisnis UMKM Indonesia.

Sejak diluncurkan, majoo telah mengakuisisi lebih dari 25.000 pedagang aktif dengan retensi 12 bulan terbaik di pasar dan tumbuh 250% selama pandemi, hal ini menunjukkan kualitas produk dan kesesuaian pasar. Saat ini, majoo telah memproses lebih dari 100 juta transaksi senilai US$ 600 juta untuk UMKM di lebih dari 600 kota di Indonesia di berbagai bisnis mulai dari F&B hingga laundry dan toko serba ada.

Adi Wahyu Rahadi, Founder & CEO Majoo mengatakan “Transformasi ekonomi ke industri 4.0 dinilai mendorong pemanfaatan teknologi yang menggeser pola konsumsi masyarakat menjadi lebih berbasis online. Dalam mendukung program pemerintah Indonesia untuk mendorong transformasi digitalisasi UMKM, majoo fokus mengejar target pemerintah mencapai 30 juta UMKM pada tahun 2023, dengan 500.000 UMKM diharapkan akan bergabung dengan ekosistem digital setiap bulan”.

Adi menambahkan “Visi kami di majoo Indonesia adalah mengembangkan UMKM Indonesia dengan memberikan solusi end-to-end bagi UMKM Indonesia untuk mengelola dan mengembangkan bisnisnya guna mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”

“Dengan dukungan dana dari AC Ventures dan Quona Capital, majoo akan mengembangkan tim untuk menjangkau lebih dari 100 kota di Indonesia, dan majoo yakin kemitraan ini akan menjadi titik fokus majoo dalam mendigitalisasi UMKM di Indonesia,” penjelasan Adi.

“Seiring majoo terus memberdayakan potensi digital dari 63 juta UMKM di Indonesia, majoo telah membuktikan kemampuan mereka untuk memperluas layanan yang diberikan kepada para klien. Kami di AC Ventures (ACV) percaya dan optimistis untuk melipat gandakan investasi kami kepada majoo guna mendukung perjalanan mereka dalam memberdayakan pemilik usaha kecil di seluruh negeri,” kata Adrian Li, Founder & Managing Partner, AC Ventures.

“Hal yang sangat baik bagi majoo untuk dapat berkolaborasi dengan Quona sebagai salah satu investor kami. Sebagai fintech fund global yang fokus pada inklusi keuangan, Quona mencari startup yang mencoba memecahkan masalah nyata bagi UMKM Indonesia. Sehingga, kami terhubung oleh visi yang sama” kata Adi.

Dan Bertoli, Quona Capital partner, mengatakan “Kami melacak majoo selama setahun terakhir dan kami sangat terkesan dengan kinerja dan pertumbuhan perusahaan yang luar biasa ini, bahkan di masa-masa penuh tantangan Covid-19. Kami pun terkesan dengan inovasi produk terbaik di industri yang dihadirkan oleh majoo dan pendekatan majoo yang fokus terhadap pelanggan. Merupakan suatu kehormatan untuk memimpin putaran ini dengan ACV dan bekerja kerjasama dengan tim majoo. Kami yakin bahwa pendekatan majoo dalam membangun produk secara internal dan memberikan solusi komprehensif kepada klien memiliki persiapan yang tepat untuk menang di pasar ini”.

----- Selesai -----

Klik untuk melihat lebih besar dan mendownload