Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    25 Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia, Siapa Saja?

    Banyak perusahaan berdiri di negara ini, tetapi sedikit yang berhasil masuk ke daftar perusahaan terbesar di Indonesia.

    Perusahaan yang berdiri dan beroperasi di negara kita, tuh, banyak banget. Kamu pasti sudah tahu 100 di antaranya masuk ke dalam daftar perusahaan terbesar di Indonesia versi majalah Fortune Indonesia.

    Bursa Efek Indonesia (BEI) bahkan membagikan tentang beberapa perusahaan terbesar di Indonesia melalui situs web resminya. Aset dan kapitalisasi pasar adalah dua contoh faktor yang memengaruhi penilaian BEI.

    Melansir data Refinitiv, hingga pekan kedua bulan September 2022, sebanyak 660 emiten dari total 813 perusahaan tercatat di bursa diketahui telah melaporkan kinerja keuangan untuk semester pertama tahun ini.

    Secara agregat, total laba yang dicatatkan oleh perusahaan yang telah melaporkan kinerja keuangan semester pertama tahun ini meningkat tajam atau naik 72 persen menjadi Rp325,96 triliun dari semula Rp189,36 triliun.

    Besar dan pertumbuhan dari suatu perusahaan dapat dinilai dari kapitalisasi pasar sebagai tolak ukur. Kapitalisasi pasar adalah sebuah istilah bisnis yang merujuk ke harga keseluruhan dari sebuah saham perusahaan, yaitu sebuah harga yang harus dibayar seseorang untuk membeli seluruh perusahaan. 

    Kapitalisasi pasar mencerminkan besarnya perusahaan tersebut. Namun, tidak seluruh saham yang tercatat diperdagangkan secara aktif. Dalam perhitungan IHSG, semakin besar kapitalisasi pasar suatu perusahaan, semakin besar pengaruh saham tersebut terhadap perubahan IHSG.

    Tambahan lagi, nilai kapitalisasi pasar yang tinggi juga menunjukkan semakin banyak jumlah investor pada perusahaan tersebut, sehingga kinerja perusahaan dapat dinilai baik. Di Indonesia, kapitalisasi pasar suatu perusahaan dapat dipantau melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Di dalam artikel ini, mari kita lihat perusahaan sukses di Indonesia dengan pendapatan fantastis setiap tahunnya. Siapa sajakah mereka?

    Baca juga: Berkenalan dengan Uang Kartal dan Jenis-jenisnya

    20 Besar Daftar Perusahaan Sukses di Indonesia

    1. PT Pertamina (Persero)

    Perusahaan raksasa minyak dan gas Indonesia ini berada di pucuk tertinggi mempertahankan posisinya sebagai perusahaan terbesar di Indonesia. Mengutip majalah Fortune, Pertamina berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp820.659 triliun dengan laba bersih Rp29.191 triliun. Aset Pertamina mencapai Rp1.113 triliun dan ekuitasnya Rp442.257 triliun di tahun 2021. Pertamina mencatat laba bersih terhadap pendapatan sebesar 3,6%.

    2. PT PLN (Persero)

    PLN tentu saja masuk perusahaan terbesar di Indonesia. PLN berhasil mencatat pendapatan hingga Rp368,174 triliun dengan laba bersih Rp13,128 triliun. Aset PLN tahun 2021 mencapai Rp1.613 triliun dan menempatkannya di posisi ketiga sebagai perusahaan dengan aset terbesar. Ekuitas PLN mencapai Rp980,597 triliun.

    3. Bank Central Asia, Tbk. (BCA)

    Jika berbicara tentang perusahaan terbesar di Indonesia, nama BCA jangan pernah dilewatkan begitu saja. Sebagai bank swasta paling sukses dalam negeri, perusahaan ini meraih nilai aset sebesar Rp870 triliun dan masuk dalam jajaran Top Global 2000 Forbes.

    4. PT Astra International Tbk (ASII)

    Siapa nggak kenal dengan Astra? PT Astra International termasuk perusahaan terbesar di Indonesia dengan total pendapatan Rp233.485 triliun. Laba bersih Astra lebih baik ketimbang PLN yaitu Rp20.196 triliun. Dari segi aset, Astra memiliki nilai aset Rp367.311 triliun di tahun 2021. Sementara ekuitasnya sebesar Rp172.053 triliun.

    5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

    Kamu punya rekening tabungan di salah satu bank tertua di Indonesia ini? Pendapatan BRI menunjukkan angka Rp191.728 triliun. Sementara untuk laba bersih mencapai Rp31.066 triliun dan ternyata lebih baik dibandingkan laba Pertamina. Nilai aset BRI mencapai Rp1.678 triliun di tahun 2021. Ekuitas BRI sebesar Rp288.734 triliun.

    6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

    Perusahaan telekomunikasi milik BUMN ini mencatat pendapatan sebesar Rp143.210 triliun dengan laba bersih sebesar Rp24.760 triliun. Sementara aset Telkom pada tahun 2021 tercatat Rp277.184 triliun. Nilai ekuitasnya mencapai Rp 121,646 triliun.

    7. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

    Berdasarkan data majalah Fortune Indonesia, hasil merger beberapa bank milik negara ini memiliki pendapatan sebesar Rp141.635 triliun di tahun 2021. Sementara laba bersihnya mencapai Rp28.028 triliun. Bank Mandiri menjadi perusahaan dengan kepemilikan aset terbesar di Indonesia mencapai Rp1.725 triliun. Ekuitasnya sebesar Rp204.686 triliun.

    8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

    PT Chandra Asri Petrochemical Tbk termasuk perusahaan terbesar di Indonesia dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp218,44 triliun per Maret 2022. Perusahaan ini bergerak dalam bidang usaha industri pengolahan petrokimia. 

    Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek 30 November 2021, komposisi saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk terdiri dari: 

    • PT Barito Pacific Tbk sebesar 34,54%. 
    • PT Top Investment sebesar 15%. 
    • SCG Chemicals sebesar 30,57%. 
    • Prajogo Pangestu sebesar 7,78%. 
    • Marigold Resources Pte sebesar 3,92%. 
    • Masyarakat publik sebesar 8,19%.

    9. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

    Salah satu produsen rokok terbesar Indonesia ini menjadi salah satu perusahaan dengan pendapatan tertinggi, yaitu sebesar Rp123,881 triliun tahun 2021. Laba bersih Gudang Garam sebesar Rp5.605 triliun dengan nilai aset Rp89.964 triliun dan ekuitas sebesar Rp59.288 triliun.

    10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk

    Produsen berbagai jenis makanan instan dan minuman ini berhasil mengantongi pendapatan Rp99,344 triliun di tahun 2021. Dari jumlah tersebut, pendapatan bersih yang dihasilkan Indofood sebesar Rp7.642 triliun. Adapun total aset yang dimiliki Indofood sebesar Rp179.356 triliun dan ekuitas perusahaan sebesar Rp48.264 triliun.

    11. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)

    Perusahaan produsen rokok ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp98.874 triliun dengan laba bersih Rp7.137 triliun. Aset Sampoerna tahun 2021 mencapai Rp53.090 triliun dan ekuitas sebesar Rp29.191 triliun. 

    HM Sampoerna memiliki produk andalan berupa rokok Dji Sam Soe serta A Mild dengan penjualan mencapai Rp106,74 triliun dengan laba bersih mencapai Rp13,5 triliun dan mengalami peningkatan pada tahun 2021 menjadi Rp13,7 triliun.

    12. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 

    PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK) masuk ke dalam daftar perusahaan terbesar Indonesia dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp150,04 triliun per Maret 2022. EMTEK merupakan perusahaan yang bergerak di bidang media, telekomunikasi dan solusi TI, dan konektivitas. 

    Berdasarkan data 31 Maret 2022, komposisi saham EMTEK terdiri dari: 

    • Pemegang saham publik sebesar 23.85%. 
    • Eddy Kusnadi Sariaatmadja sebesar 22.94%. 
    • Ir. Susanto Suwarto sebesar 11.62%. 
    • PT Adikarsa Sarana sebesar 10.62%. 
    • Anthoni Salim sebesar 9%. Piet Yaury sebesar 8.15%. 
    • The Northern Trust Company S/A Archipelago Investment Pte Ltd sebesar 7.09%. 
    • PT Prima Visualindo sebesar 6.21%. Pemegang saham treasuri sebesar 0.52%.

    13. MIND.ID

    Tahu tentang perusahaan ini, Majoopreneurs? MIND.ID adalah perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan. Perusahaan ini mencatat pendapatan hingga Rp93.751 triliun dengan laba bersih Rp10.395 triliun. Tahun 2021 aset perseroan mencapai Rp204.935 triliun sementara ekuitas perusahaan sebesar Rp70.025 triliun.

    14. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. (BNI)

    Perusahaan perbankan yang dibangun pada 1946 ini meraih Top Global 2000 sekaligus World’s Best Banks 2021. Keren, kan? Asetnya senilai Rp843,21 triliun. BNI pun mampu melakukan penyaluran kredit sebesar Rp512,51 triliun dengan laba bersih mencapai Rp15 triliun per tahun 2018 dan pada tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi Rp15,4 triliun.

    15. Astra Internasional, Tbk.

    Sebagai perusahaan konglomerat multinasional yang mencakup berbagai bidang industri, Astra Internasional mampu mencetak nilai aset sebesar Rp350,29 triliun. Tahun 2016, PT Astra Internasional meluncurkan lini bisnisnya yaitu bisnis properti. 

    Dengan lini bisnis yang ada di berbagai bidang, PT Astra Internasional berhasil memperoleh penjualan sebanyak Rp239,21 triliun dengan laba bersih sebanyak Rp21,67 triliun per tahun 2018 serta 2019.

    16. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. (BTN)

    Selanjutnya, ada Bank BTN yang meraih nilai aset sebanyak Rp312,47 triliun. Kesuksesan bisnisnya membuat bank ini meraih penghargaan CNBC Indonesia Award kategori The Best Bank in Mortgage Market. BTN pun berhasil melakukan penyaluran kredit perumahan melalui program KPR yang mencapai nilai Rp220,07 triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp3,2 triliun.

    17. Bank Danamon Indonesia, Tbk.

    Sejak berdirinya, Bank Danamon telah banyak meraih kesuksesan. Salah satunya ditunjukan dengan aset senilai Rp198,59 triliun. Salah satu perusahaan terbesar di Indonesia ini berhasil melakukan penyaluran dana kredit sebesar Rp 178,2 triliun di tahun 2018 dengan laba bersih mencapai sekitar Rp 3,9 triliun per tahun 2018.

    18. PT Bayan Resources Tbk 

    PT Bayan Resources Tbk masuk ke dalam daftar perusahaan terbesar di Indonesia dengan kapitalisasi pasar senilai Rp144,5 triliun per Maret 2022. Perusahaan ini bergerak di sektor batubara. Komposisi saham Bayan Group dimiliki oleh Dato' Dr. Low Tuck Kwong (61,18%), publik (30,08%) dan PT. Sumber Suryadaya Prima (10%).

    19. PT Waskita Karya

    Siapa tidak mengenal perusahaan yang satu ini? PT Waksita Karya bergerak dalam bidang kontraktor terkemuka di Indonesia yang memainkan peran utama dalam pembangunan negara dan didirikan pada tanggal 1 Januari 1961.

    Persentase kepemilikan sebesar 66,04%. Penerima Manfaat dari Kepemilikan Saham Waskita Karya (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia. Pendapatan yang dibukukan pada tahun 2020 adalah Rp16,190 triliun dengan total ekuitas Rp16,578 triliun.

    20. Indah Kiat Pulp & Paper

    Indah Kiat Pulp & Paper atau PT Indah Kiat Tbk adalah perusahaan yang memproduksi pulp, kertas budaya, kertas industri dan tisu. Kegiatan usaha perusahaan dimulai dari pengolahan kayu menjadi pulp dan kertas serta pengolahan kertas bekas menjadi kertas industri. Pulp digunakan sebagai bahan baku kertas dan tisu serta kertas industri.

    Pendapatan per tahun 2021 adalah senilai US$3,517 miliar dan membukukan laba bersih sebesar US$527,9 miliar.

    Perusahaan BUMN yang berhasil masuk ke dalam daftar perusahaan terbesar di Indonesia menjadi indikator kinerja yang baik dalam pelayanan terhadap masyarakat. 

    Daftar Perusahaan Perbankan Terbesar di Indonesia

    Di bawah ini majoo cantumkan beberapa perusahaan perbankan berikutnya yang ikut masuk ke dalam daftar perusahaan terbesar di Indonesia. Apakah kamu termasuk nasabah mereka? 

    21. Bank CIMB Niaga

    PT Bank CIMB Niaga Tbk adalah anak usaha CIMB yang berkantor pusat di Jakarta. CIMB termasuk ke dalam bank BUKU 4 dengan modal inti minimum sebesar Rp30 triliun. 

    Pada tahun 2020, Bank CIMB Niaga memiliki total aset Rp280.944 triliun dengan total ekuitas Rp41.039 triliun.

    22. Bank Pan Indonesia

    Panin Bank merupakan salah satu bank komersial utama di Indonesia. Didirikan pada tahun 1971 dengan pemilik saham PT Panin Financial Tbk sebesar 46,04% dan Votraint No. 1103 Pty Ltd sebesar 38,82%.

    Panin Bank membukukan laba bersih sebesar Rp986 miliar pada tahun 2021 dengan total aset Rp204.461 triliun.

    23. Bank BTPN

    Bank BTPN merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). Memperoleh izin sebagai bank komersial. Berganti nama menjadi Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).

    Pada tahun 2021, Bank BTPN mengalami kenaikan total aset sebesar Rp191,92 triliun dan membukukan laba bersih sebesar Rp2,66 triliun. 

    24. Bank OCBC NISP

    OCBC Bank merupakan salah satu bank lokal terkemuka Singapura, dengan aset kelompok lebih dari S$224.000.000.000.

    Bank OCBC NISP membukukan pendapatan Tp6,4 triliun pada tahun 2019 dengan laba bersih Rp2,9 triliun.

    25. Bank Permata

    Bank Permata merupakan penggabungan PT Bank Bali Tbk., PT Bank Universal Tbk., PT Bank Patriot, PT Bank Prima Express, dan PT Bank Artamedia. 

    Bank Permata diakuisisi oleh Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) dan menjadi pemegang saham pengendali Bank Permata dengan saham 89,12% dari pihak Standard Chartered Bank dan Astra Internasional.

    Pada tahun 2020, Bank Permata memiliki total aset Rp197.726 triliun dengan total ekuitas Rp35.071 triliun.

    Baca juga: Menghitung Penghasilan Tidak Kena Pajak? Begini Caranya!

    Kesimpulan

    Tahun 2021, hanya 30 persen perusahaan Indonesia yang berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan. Tetapi, tahun 2022 80 persen di antaranya berhasil membukukan pertumbuhan kinerja—baik dari sisi pendapatan atau laba bersih. Pastinya, hal ini seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia pada 2021 yang tumbuh 3,69 persen. 

    Dari daftar di atas, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berhasil menduduki peringkat teratas dalam daftar 100 perusahaan terbesar yang dikeluarkan Majalah Fortune Indonesia berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2021. Dengan total aset BUMN yang mencapai sekitar Rp9.000 triliun pada 2021, kontribusi BUMN terhadap PDB mencapai 53 persen.

    Nah, selesai daftar 25 perusahaan terbesar di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk kamu, ya, Majoopreneurs! Jika kamu membutuhkan bantuan permodalan untuk menjalankan bisnismu, langsung saja hubungi majoo, ya! 

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.