majoo Gelar Kelas Online, Ajak UMKM Kelola Bisnis Lebih Tenang Lewat Notifikasi WhatsApp

Sebagai bagian dari komitmen mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, majoo Indonesia kembali menghadirkan Kelas majoo secara online yang digelar pada 19 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, yang berasal dari beragam sektor usaha, mulai dari kuliner, ritel, hingga jasa.
Kelas majoo kali ini mengangkat topik “Kelola Bisnis Lebih Tenang Lewat Notifikasi WhatsApp”, sebuah tema yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di tengah aktivitas operasional yang semakin dinamis. Melalui kelas ini, majoo ingin membantu UMKM memahami bagaimana pemanfaatan teknologi notifikasi berbasis chat dapat mempermudah pemantauan bisnis sehari-hari.
Hadir sebagai narasumber utama, Jimmi Pradi Sitepu, Sales Trainer majoo Indonesia, membagikan insight dan praktik langsung terkait pemanfaatan fitur notifikasi WhatsApp dalam pengelolaan bisnis. Dalam sesi tersebut, Jimmi menjelaskan bahwa banyak pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam memantau bisnis secara konsisten karena keterbatasan waktu dan tenaga.
“Pelaku usaha sering kali harus fokus melayani pelanggan dan mengurus operasional di lapangan. Akibatnya, laporan bisnis dan kondisi usaha baru dicek di akhir hari atau bahkan terlambat. Melalui notifikasi WhatsApp, informasi penting bisa diterima secara real-time dan lebih personal,” jelas Jimmi Pradi Sitepu.
Dalam kelas majoo ini, peserta diajak memahami bagaimana notifikasi WhatsApp dapat menjadi alat bantu untuk menjaga kontrol bisnis tanpa harus terus membuka aplikasi atau melakukan pengecekan manual. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya laporan bisnis yang cepat, notifikasi operasional yang tepat waktu, hingga komunikasi yang lebih responsif dengan pelanggan.
Secara lebih rinci, Jimmi memaparkan beberapa solusi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha melalui fitur integrasi notifikasi WhatsApp. Salah satunya adalah fitur integrasi laporan via WhatsApp, yang memungkinkan pelaku usaha menerima ringkasan laporan bisnis secara otomatis. Dengan laporan yang dikirim langsung melalui chat, pelaku usaha dapat memantau performa usaha kapan saja dan di mana saja.
Selain itu, terdapat fitur integrasi notifikasi operasional via WhatsApp yang membantu pelaku usaha mendapatkan informasi penting terkait aktivitas bisnis, seperti transaksi, kondisi operasional, hingga pengingat tertentu. Fitur ini dinilai sangat membantu untuk memastikan bisnis tetap berjalan dengan baik meskipun pemilik usaha tidak selalu berada di lokasi.
Tak kalah penting, kelas majoo juga membahas fitur integrasi notifikasi pelanggan via WhatsApp, yang mendukung pelaku usaha dalam menjaga komunikasi dengan pelanggan. Melalui notifikasi yang tepat dan personal, pelaku usaha dapat meningkatkan responsivitas dan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi berlangsung, terutama saat diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta kelas majoo, Rina, pelaku UMKM kuliner asal Surabaya, mengaku mendapatkan banyak insight praktis dari kelas ini.
“Selama ini saya sering kewalahan karena harus bolak-balik cek laporan. Dari kelas majoo ini, saya jadi paham bagaimana notifikasi WhatsApp bisa membantu saya tetap tahu kondisi bisnis tanpa ribet. Materinya praktis dan langsung bisa diterapkan,” ujar Rina.
Peserta lain juga menilai Kelas majoo sebagai wadah belajar yang relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini, terutama dalam memanfaatkan teknologi yang sudah akrab digunakan sehari-hari.
Melalui Kelas ini, majoo berharap dapat terus mendampingi pelaku UMKM dalam proses digitalisasi bisnis. Program edukasi ini menjadi salah satu upaya majoo untuk memastikan teknologi tidak hanya canggih, tetapi juga mudah dipahami dan digunakan oleh pelaku usaha dari berbagai latar belakang.
“Kami ingin Kelas majoo menjadi ruang belajar yang inklusif dan aplikatif bagi UMKM. Ke depannya, kami akan terus menghadirkan kelas-kelas dengan topik yang relevan, agar pelaku usaha bisa mengelola bisnis dengan lebih tenang, rapi, dan berkelanjutan,” tutup Jimmi Pradi Sitepu.
Dengan menghadirkan Kelas majoo secara rutin, majoo Indonesia berharap dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Indonesia. Melalui edukasi yang tepat dan solusi teknologi yang praktis, majoo optimistis UMKM dapat semakin siap menghadapi tantangan bisnis dan tumbuh secara berkelanjutan di masa depan.
Apapun bisnismu bisa majoo!