Tak Perlu ke Toko, UMKM Tetap Pantau Usaha Saat WFA 29–31 Desember dengan Aplikasi majoo

  • Kebijakan Work From Anywhere (WFA) 29–31 Desember mendorong UMKM untuk tetap memantau bisnis tanpa harus hadir langsung di lokasi usaha
  • Aplikasi majoo memungkinkan pemilik UMKM mengelola transaksi, stok, hingga laporan keuangan secara real-time dari mana saja
  • majoo menegaskan komitmennya mendukung kelangsungan operasional UMKM melalui solusi digital yang praktis dan terintegrasi

Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 29–31 Desember 2025 menjadi momentum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengandalkan teknologi dalam menjaga kelangsungan bisnis. Di tengah periode akhir tahun yang identik dengan libur dan mobilitas tinggi, aplikasi majoo hadir sebagai solusi agar pemilik usaha tetap dapat memantau dan mengelola operasional bisnis tanpa harus datang langsung ke toko.

Melalui aplikasi majoo, pelaku UMKM dapat mengakses data penjualan, memantau transaksi secara real-time, mengecek stok barang, hingga melihat laporan keuangan hanya melalui smartphone atau perangkat digital lainnya. Kemudahan ini memungkinkan pemilik bisnis tetap memiliki kontrol penuh terhadap usahanya, meskipun bekerja dari lokasi berbeda selama periode WFA.

Founder & CEO majoo, Adi Wahyu Rahadi, mengatakan bahwa fleksibilitas kerja yang diterapkan di akhir tahun seharusnya tidak menjadi hambatan bagi UMKM untuk menjalankan bisnis secara optimal.

“Kebijakan WFA 29–31 Desember memberikan fleksibilitas bagi banyak orang, termasuk pemilik UMKM. Dengan aplikasi majoo, pelaku usaha tidak perlu khawatir karena seluruh data bisnis bisa dipantau secara real-time, kapan saja dan dari mana saja,” ujar Adi Wahyu Rahadi, Founder & CEO majoo.

Menurut Adi, tantangan utama UMKM selama periode libur dan WFA adalah menjaga konsistensi operasional serta meminimalkan risiko kehilangan kontrol atas transaksi dan stok. Digitalisasi menjadi kunci agar bisnis tetap berjalan stabil meski pemilik usaha tidak berada di lokasi.

“Kami melihat banyak UMKM yang sebelumnya harus selalu hadir di toko untuk memastikan operasional berjalan. Melalui majoo, proses tersebut bisa disederhanakan. Pemilik bisnis tetap bisa mengambil keputusan berbasis data meskipun tidak berada di tempat,” tambahnya.

Aplikasi majoo dirancang sebagai solusi manajemen bisnis yang terintegrasi, mulai dari kasir digital (POS), manajemen inventori, pencatatan pelanggan, hingga laporan keuangan. Seluruh fitur tersebut saling terhubung, sehingga membantu UMKM mendapatkan gambaran menyeluruh tentang performa usaha mereka.

Selama periode WFA dan libur akhir tahun, pelaku usaha kerap menghadapi lonjakan transaksi, perubahan jam operasional, atau keterbatasan tenaga kerja. Dengan sistem digital, data transaksi tetap tercatat rapi dan dapat dipantau secara transparan. Hal ini membantu pemilik usaha mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan meningkatkan efisiensi kerja tim di lapangan.

Adi menegaskan bahwa peran teknologi tidak hanya sebatas alat bantu, tetapi juga sebagai fondasi penting bagi UMKM untuk naik kelas.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. UMKM yang mampu beradaptasi dengan teknologi akan lebih siap menghadapi perubahan, baik itu kebijakan WFA, libur panjang, maupun dinamika pasar lainnya,” jelas Adi.

Selain memudahkan pemantauan operasional, majoo juga membantu UMKM dalam perencanaan bisnis. Laporan penjualan dan keuangan yang tersaji secara otomatis memungkinkan pemilik usaha melakukan evaluasi performa, bahkan saat berada di luar kota atau menjalani liburan akhir tahun.

majoo Indonesia secara konsisten mendorong adopsi teknologi di kalangan UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing bisnis lokal. Dengan pendekatan yang praktis dan mudah digunakan, majoo menargetkan agar semakin banyak pelaku UMKM dapat mengelola usahanya secara profesional tanpa harus bergantung pada proses manual.

“Melalui majoo, kami ingin UMKM tetap produktif dan tenang, termasuk di momen WFA dan libur akhir tahun. Fokus kami adalah memberikan solusi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari pelaku usaha,” tutup Adi.

Dengan dukungan teknologi yang tepat, kebijakan WFA 29–31 Desember tidak lagi menjadi tantangan bagi UMKM. Sebaliknya, momen ini dapat dimanfaatkan sebagai bukti bahwa bisnis tetap dapat berjalan lancar, efisien, dan terkontrol berkat pemanfaatan aplikasi majoo.

Apapun bisnismu bisa majoo!

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo