Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Fitur
    • Jurnal Pembalik: Intip Pengertian, Fungsi, serta Contohnya

    Jurnal Pembalik: Intip Pengertian, Fungsi, serta Contohnya


    Jurnal pembalik dibuat untuk mencegah adanya akun ganda pada neraca.


    Bukan rahasia lagi, kemungkinan besar kamu membutuhkan jurnal-jurnal dalam membuat laporan keuangan. Jurnal-jurnal tersebut ada yang bersifat wajib dibuat demi pengaturan keuangan yang baik, ada juga yang bersifat opsional. 


    Salah satu jurnal yang sifatnya tidak wajib dibuat adalah jurnal pembalik. Namun, tentu saja akan lebih baik bagi keteraturan manajemen keuangan jika jurnal ini dibuat. 


    Nah, di artikel ini kamu akan menemukan penjelasan, mulai dari pengertian hingga cara membuat jurnal pembalik. Pastikan kamu menyimak artikel ini sampai selesai, sebab di akhir artikel terdapat contoh jurnal pembalik. 

    Pengertian jurnal pembalik

    Reverse entry atau jurnal pembalik adalah jurnal yang digunakan untuk membalikkan jurnal penyesuaian serta membentuk akun neraca. Tujuan utamanya, mencegah timbulnya akun ganda 


    Sementara itu, pembuatan jurnal yang satu ini biasanya dilakukan pada awal periode baru supaya muncul analisis nyata yang up to date. Dengan kata lain, reverse entry  berfungsi untuk membalik jurnal penyesuaian yang telah dibuat pada periode sebelumnya.


    Sekali lagi, berdasarkan konsep akuntansi, jurnal ini bersifat opsional. Kamu boleh membuatnya atau tidak, tetapi pengelolaan keuangan akan lebih rinci bila jurnal tersebut dibuat. 

    Fungsi Jurnal Pembalik

    Bila bersifat opsional, sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya untuk apa membuat reverse entry? Tentu saja jurnal pembalik dibuat atas dasar fungsi-fungsi tertentu. Berikut ini beberapa fungsi dari reverse entry.

    1. Membuat pencatatan transaksi lebih mudah

    Pertama, jurnal ini membuat proses pencatatan transaksi menjadi lebih mudah, terlebih pencatatan neraca yang disusun pada awal periode baru. 

     

    Akan tetapi, tidak semua neraca bisa dibuatkan reverse entry. Karena itu, kamu perlu memperhatikan subjudul berikutnya yaitu akun yang dapat dibuat reverse entry. Sebagai catatan, akun-akun tersebut hanyalah yang berkaitan dengan jurnal penyesuaian atau adjusting entry. 

    2. Membantu menyederhanakan jurnal penyesuaian

    Penyusunan reverse entry dapat membuat proses penyusunan jurnal penyesuaian menjadi lebih sederhana, terutama jurnal yang kamu susun untuk pada periode berikutnya. 


    Apabila komponen atau ayat-ayat jurnal penyesuaian jumlahnya cukup banyak, proses penyederhanaan ini terbilang penting. Dengan pemetaan pembukuan, reset jurnal penyesuaian pun akan lebih mudah. 

    3. Mencegah terjadinya kesalahan dalam pembuatan jurnal penyesuaian

    Terakhir, tetapi tidak kalah penting, reverse entry juga membantu untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pembuatan jurnal penyesuaian. 


    Kesalahan yang yang mungkin terjadi, misalnya pencatatan jurnal ganda dan adanya pengakuan double untuk akun biaya serta pendapatan.


    Tidak semua akun dapat dibuatkan sistem jurnal pembalik.

    Akun yang bisa menerapkan jurnal pembalik

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tidak semua akun jurnal penyesuaian bisa menggunakan jurnal pembalik. Biasanya, akun yang menggunakan reverse entry hanyalah yang berpotensi memunculkan data saldo baru, tetapi  masih belum terlihat pada neraca.


    Selain itu, memang ada akun jurnal penyesuaian lain yang boleh menerapkan sistem reverse entry. Agar kamu dapat gambaran yang lebih jelas, mari simak rincian akunnya di bawah ini!

    1. Akun beban yang masih harus dibayarkan

    Salah satu akun penyesuaian yang dapat menggunakan reverse entry adalah akun beban yang masih harus dibayarkan. Bagaimana maksudnya?


    Jadi, bila bisnis kamu mempunyai biaya atau beban yang masih harus dikeluarkan pada periode tertentu, itulah yang dimaksud dengan akun beban yang masih harus dibayarkan. 


    Catatan beban tersebut masih mungkin muncul dalam pencatatan beban pada periode selanjutnya. 

    2. Beban yang khusus dibayar di muka

    Apabila bisnis telah membayarkan biaya tertentu di muka, tetapi transaksinya belum tercatat di dalam neraca, inilah yang disebut dengan akun beban yang khusus dibayar di muka. 


    Sehubungan dengan itu, tidak ada catatan beban pada periode tersebut. Kasus ini sering terjadi ketika setiap beban yang dibayarkan oleh perusahaan uangnya diambilkan dari pengeluaran yang dianggarkan pada periode tertentu.

    3. Akun pendapatan yang masih akan diterima perusahaan

    Akun yang harus dibuatkan jurnal ini selanjutnya adalah akun pendapatan yang masih akan diterima perusahaan. Maksudnya, penghasilan tersebut sudah diterima oleh bisnis, tetapi masih belum tercatat sebagai pendapatan usaha.

    4. Pendapatan diterima di awal

    Kamu juga bisa membuatkan reverse entry untuk pendapatan perusahaan yang diterima pada awal transaksi. Meskipun laporannya masih belum ditunjukkan pada pelanggan.

    5. Beban pemakaian atas perlengkapan

    Kadang-kadang perusahaan memasukkan peralatan-peralatan operasional sebagai beban. Bila akun ini dicatat di dalam jurnal penyesuaian, kamu perlu membuatkan reverse entry bagi akun tersebut. 

    Contoh jurnal pembalik

    Setelah mengetahui pengertian, fungsi, serta akun yang membutuhkan reverse entry, sebagian dari kamu mungkin mulai penasaran, bagaimana sih cara membuat jurnal pembalik?


    Tidak perlu khawatir sebab berikut ini akan dijelaskan tentang contoh jurnal pembalik pada bisnis. Langsung saja kita simak penjelasannya.

    1. Untuk beban dibayar di muka

    Pada 1 Desember 2019, ada beban sewa yang dibayar di muka sebesar Rp750.000, maka jurnal pembalik dan jurnal penyesuaiannya dibuat sebagai berikut:


    Jurnal (1 Desember 2019)

    Beban sewa Rp750.000

    Kas Rp750.000


    Jurnal Penyesuaian (31 Desember 2019)

    Biaya sewa di bayar di muka Rp500.000

    Beban sewa Rp500.000


    Jurnal Pembalik

    Beban sewa Rp750.000

    Sewa di bayar di muka Rp750.000


    2. Pendapatan diterima di muka

    Misalnya, pada 1 Desember 2019 perusahaan mendapatkan pendapatan sewa sebesar Rp1.500.000. Maka jurnalnya adalah sebagai berikut ini.


    Jurnal (1 Desember 2019)

    Kas Rp1.500.000

    Pendapatan sewa di muka Rp1.500.000


    Jurnal Penyesuaian (31 Desember 2019)

    Pendapatan sewa Rp1.000.000

    Sewa diterima di muka Rp1.000.000


    Jurnal pembalik

    Sewa diterima di muka Rp1.000.000

    Pendapatan sewa Rp1.000.000


    3. Beban yang belum dibayar

    Jika pada 31 Desember 2019 ada gaji yang belum dibayar dengan dana berikut:

    Gaji Karyawan pemasaran sebesar Rp1.750.000

    Gaji Karyawan kantor sebesar Rp1.500.000


    Jika beban tersebut akan dibayarkan pada tanggal 1 Januari 2020, maka jurnal penyesuaian sebagai berikut:


    Jurnal Penyesuaian (31 Desember 2019)

    Beban gaji pemasaran Rp1.750.000

    Beban gaji kantor Rp1.500.000

    Beban utang gaji Rp3.250.000


    Jurnal pembalik (1 Januari 2020)

    Utang gaji Rp3.250.000

    Beban gaji pegawai pemasaran Rp1.750.000

    Beban gaji pegawai kantor Rp1.500.000


    Jurnal

    Beban gaji pegawai bagian pemasaran Rp1.750.000

    Beban gaji karyawan bagian kantor Rp1.500.000

    Kas Rp3.250.000


    4. Pendapatan yang belum diterima

    Pada 1 Mei dan 1 November 2019, perusahaan mendapatkan pendapatan bunga sebesar Rp600.000. Maka ayat jurnal pada tahun 31 Desember 2019 adalah seperti di bawah ini.

    Jurnal

    Piutang bunga Rp600.000

    Pendapatan bunga Rp600.000


    Jurnal pembalik (1 Januari 2020)

    Kas Rp600.000

    Piutang bunga Rp600.000


    Kesimpulan

    Demikian penjelasan singkat tentang jurnal pembalik atau reverse entry. Karena sifatnya yang opsional, jurnal ini bisa dibuat ataupun tidak. 


    Sebagai catatan, hal yang sangat krusial adalah laporan keuangan dan neraca perusahaan harus dibuat dengan sangat detail serta sistematis. 


    Apabila kamu memutuskan untuk membuat reverse entry, pastikan pembuatan jurnal opsional ini dibuat dengan baik serta tidak mengganggu jurnal-jurnal yang wajib.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    10 Karakter Wirausaha untuk Meraih Kesuksesan Bisnis
    Menjadi seorang wirausahawan membutuhkan karakter wirausaha yang kuat agar bisa menjalankan bisnis dengan lancar sampai bisa meraih kesuksesan besar.
    Macam-Macam E-Wallet, Definisi, Kelebihan, dan Kekurangannya
    E-Wallet adalah suatu layanan elektronik yang berfungsi sebagai tempat menampung dana dan instrumen pembayaran digital untuk memudahkan segala transaksi.
    Vendor adalah: Jenis-Jenis Vendor dan Fungsinya dalam Bisnis
    Apa itu vendor? Tentu banyak yang sudah bisa menjawab. Namun, ada berapa jenis vendor dan apa saja fungsinya di dalam bisnis? Nah, simak artikel berikut!
    Pre Order adalah: Pengertian, Sistem, hingga Keuntungannya
    Pre order adalah aktivitas jual beli antara customer dan seller, yang mana customer memesanan dan membayar produk di awal, dengan estimasi waktu tertentu.