Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Executive Summary adalah: Arti, Cara Membuat, dan Contohnya

    Executive Summary adalah: Arti, Cara Membuat, dan Contohnya

    Executive summary adalah ringkasan rencana bisnis yang ditulis untuk menarik minat investor.

    Executive summary adalah hal yang perlu kamu perhatikan saat membangun suatu bisnis. Biasanya, executive summary menjadi bagian dari business plan sehingga pemilik usaha perlu mengetahui cara membuatnya.

    Lalu, apa yang dimaksud dengan executive summary atau ringkasan eksekutif? Simak pembahasan tentang arti, cara membuat, serta contoh executive summary berikut ini!

    Baca juga: Mengenal Pengertian Business Plan dan Manfaat Urgensinya

    Apa Itu Executive Summary?

    Executive summary adalah ringkasan singkat atau poin-poin penting dari dokumen rencana bisnis. Umumnya, ringkasan ini dibuat untuk diberikan kepada calon investor atau pemberi modal. 

    Namun, tidak tertutup kemungkinan executive summary ditulis untuk menjelaskan mengenai hasil survei, studi kasus, sampai rencana proyek. 

    Lalu, apa tujuan ringkasan eksekutif? Tujuan dibuatnya ringkasan eksekutif atau executive summary ialah supaya pihak terkait yang ditargetkan membaca rencana bisnis bisa mengetahui gambaran bisnis secara singkat atau memahami inti bisnis.

    Dalam ringkasan eksekutif, biasanya terdapat informasi yang menggambarkan strategi bisnis, target pasar, produk, serta rencana anggaran secara singkat.

    Executive summary perlu dibuat semenarik mungkin agar investor berminat mengetahui lebih lanjut terkait bisnis yang direncanakan. Investor tentu ingin mengetahui secara jelas aliran uang modal yang mungkin dikucurkan dan menilai potensi keuntungan dari investasi tersebut. 

    Mengingat investor umumnya tidak memiliki banyak waktu luang, executive summary penting dibuat oleh para pebisnis yang ingin mendapatkan modal dari investor. 

    Selain itu, kemungkinan besar investor tidak hanya menerima satu atau dua proposal rencana bisnis. Mungkin ada banyak calon pemilik usaha yang mengajukan pendanaan kepada investor tersebut.

    Pada situasi tersebut, peran executive summary dibutuhkan. Harapannya, investor dapat melihat potensi dari visi serta rencana bisnismu melalui penjelasan yang singkat, padat, dan jelas.

    Dengan begitu, calon investor akan memberikan respons lebih lanjut sehingga kamu diberi kesempatan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana bisnis tersebut. 

    Berkesempatan menjelaskan secara langsung merupakan poin penting dalam pengajuan modal bisnis. Melalui kesempatan tersebut, harapannya peluang pebisnis memperoleh modal dari investor lebih besar. 

    Berhubung persaingan dengan pebisnis lain kemungkinan ketat, executive summary perlu dibuat sangat menarik agar peluang menjelaskan bisnismu secara rinci dan langsung kepada investor meningkat.

    Nah, beberapa dari kamu mungkin ada yang bertanya, jadi executive summary apakah sama dengan abstrak? Ringkasan eksekutif berbeda dari sebuah abstrak. 

    Abstrak menyediakan kilas pandang dan orientasi bagi pembaca, sedangkan ringkasan eksekutif memberikan ikhtisar untuk pembaca. Abstrak lebih umum ditulis dalam bidang akademis. Sementara itu, ringkasan eksekutif banyak digunakan untuk tujuan bisnis.

    Cara Membuat Executive Summary

    Sebelum membahas cara membuat executive summary, kamu perlu mengetahui jenisnya terlebih dahulu. Terdapat dua jenis ringkasan eksekutif yang lazim ditulis, yaitu executive summary untuk rencana bisnis dan rencana proyek.

    Executive Summary untuk Business Plan

    Nah, kita akan secara spesifik membahas cara membuat executive summary untuk business plan terlebih dahulu. Meskipun tidak ada ketentuan pasti terkait tata cara penulisan ringkasan eksekutif, terdapat beberapa poin penting yang perlu kamu cantumkan dalam executive summary.

    Apa saja poin-poin penting tersebut? Mari simak pembahasan di bawah ini!

    • Pernyataan Pembuka

    Apabila dibuat analogi, pernyataan pembuka ibarat hook. Tujuan penulisannya ialah memberikan alasan bagi investor untuk membaca executive summary lebih lanjut atau sampai selesai.

    Karena itu, pernyataan pembuka perlu ditulis dengan cermat. Rangkaian pernyataan pembuka atau opening statement perlu dibuat secara jelas, padat, serta bernada optimis. Namun, pada saat bersamaan, pernyataan pembuka juga harus cukup realistis. 

    Sebut saja, menunjukkan secara jelas peluang bisnis yang ada secara positif sambil mengakui tantangan yang menyertainya. Akan tetapi, tutup pernyataan dengan strategi bernada optimis yang bisa meyakinkan investor bahwa kamu memiliki kapabilitas menjalankan bisnis.

    • Deskripsi Bisnis

    Selanjutnya, kamu perlu menuliskan deskripsi singkat dari bisnis yang kamu rencanakan. Mulai dari nama, visi, misi, hingga penjelasan singkat tentang produk atau jasa yang akan kamu jual. 

    Di bagian ini, kamu juga dapat menuliskan solusi yang ingin bisnismu tawarkan untuk menyelesaikan persoalan konsumen. 

    • Segmentasi Pasar

    Setelah menjelaskan deskripsi bisnis, selanjutnya kamu perlu menuliskan segmen atau kelompok calon pembeli yang ditargetkan. 

    Baca juga: Memahami Segmentasi Pasar Agar Bisnis Lebih Maju

    • Strategi Bisnis

    Selanjutnya, tuliskan strategi atau model bisnis yang akan kamu lakukan. Tentunya strategi yang kamu rencanakan harus realistis dan dapat tercapai.

    Di dalam bagian strategi bisnis, kamu dapat menjelaskan mengenai cara bisnis akan berjalan dan bersaing dengan kompetitor di pasar. 

    Penulisan strategi bisnis dalam executive summary kadang cukup tricky sebab bisa sangat teknis. Namun, kamu tetap perlu mengupayakan penulisannya tetap padat dan jelas sambil tetap detail.

    • Proyeksi Bisnis

    Tak hanya strategi, tetapi kamu juga perlu menuliskan rencana ke depannya sesudah target tercapai. Proyeksi bisnis tersebut dapat berupa ekspansi pasar, diversifikasi produk, dan lain-lain. 

    • Kondisi Finansial

    Informasi finansial juga harus dituliskan secara singkat agar investor mengetahui jumlah modal yang akan mereka keluarkan. 

    Informasi finansial umumnya berisi catatan pendapatan dan pengeluaran secara detail. Namun, poin yang dicantumkan cukup hal-hal esensial saja, seperti keuntungan, jumlah penjualan, gaji karyawan, serta modal yang dimiliki oleh bisnis. 

    Executive Summary untuk Rencana Proyek

    Sampai sini, beberapa dari kamu mungkin bertanya, bagaimana dengan cara membuat executive summary untuk rencana proyek atau project plan?

    • Permasalahan

    Tahap pertama dalam penulisan ringkasan eksekutif untuk rencana proyek ialah menuliskan permasalahan yang ingin kamu selesaikan. Kamu dapat menuliskan latar belakang atau mencantumkan hasil penelitian yang sudah dilakukan.

    • Solusi

    Setelah memaparkan permasalahan, kamu menawarkan solusi-solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang telah dipaparkan sebelumnya. Tentunya, solusi yang kamu ajukan harusl realistis dan dapat tercapai. 

    • Manfaat Proyek

    Selain menawarkan solusi, kamu juga perlu mencantumkan manfaat proyek dalam executive summary untuk rencana proyek. Manfaat tersebut dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang. 

    • Kesimpulan

    Kesimpulan berisi pernyataan penutup berupa alasan-alasan yang membuat rencana proyek tersebut layak untuk dilaksanakan. 

    Idealnya, executive summary bernada optimis, tetapi harus tetap realistis. 

    Tips Membuat Executive Summary

    Pada poin sebelumnya, kamu telah mengetahui cara membuat executive summary. Lalu, adakah tips membuat executive summary yang baik? Tentu ada. 

    Setidaknya, ada tiga tips yang bisa kamu terapkan saat membuat ringkasan eksekutif. Berikut ini pembahasannya.

    • Dituliskan secara Padat

    Sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu meringkas, executive summary memang perlu ditulis sepadat mungkin. Idealnya, kamu tidak menulis ringkasan eksekutif secara bertele-tele.

    Upayakan menulis ringkasan eksekutif dengan simpel, tetapi maksudnya tersampaikan dan tetap mudah dimengerti.

    Sebagai contoh, ketika kamu menuliskan rencana bisnis, kamu tidak perlu menulis sejarah, filosofi, dan hal-hal yang kurang berkaitan dengan tujuan executive summary

    • Penggunaan Bahasa

    Kadang ada pemilik bisnis yang berusaha meyakinkan investor dengan menggunakan bahasa-bahasa teknis yang belum tentu dimengerti oleh investor. Maka dari itu, kamu perlu mencermati penggunaan bahasa.

    Sebaiknya, kamu tidak menggunakan istilah-istilah teknis yang mungkin hanya dimengerti oleh orang tertentu saja. Pilihlah istilah-istilah yang umum untuk meminimalkan risiko salah paham. 

    • Penggunaan Kalimat yang Bernada Positif

    Executive summary sebaiknya menggunakan kalimat-kalimat positif yang bernada optimis supaya investor tidak ragu dengan potensi bisnismu.

    Perlu dipahami, kalimat optimis tidak sama dengan memohon. Bunyi ringkasan eksekutif yang terkesan memohon kepada calon investor dapat memberikan citra kurang baik, bahkan berisiko membuatmu tidak memperoleh pendanaan.

    Contoh Executive Summary

    Untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang ringkasan eksekutif, coba perhatikan contoh executive summary.


    EXECUTIVE SUMMARY OJEK.CO

    Ojek adalah salah satu alat transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat. Selain karena lebih terjangkau, ojek merupakan transportasi yang fleksibel karena ukurannya lebih kecil dibanding alat transportasi lain. 

    Namun, permasalahannya ojek hanya dapat ditemui di titik-titik tertentu. Di sisi lain, masyarakat saat ini sudah terbiasa beraktivitas dengan menggunakan smartphone

    Jadi, OJEK.CO ingin menawarkan kemudahan dengan cara mendatangi lokasi pengguna yang ingin dijemput dan diantarkan ke tempat tertentu hanya dengan memesan melalui smartphone

    Profil Perusahaan

    Nama               : OJEK.CO

    Bidang Usaha  : Transportasi

    Alamat              : Jalan Bangka No. 7, Jakarta Selatan

    Email                : [email protected]

    No. Telepon      : 0812-xxxx-xxxx

    Website            : OJEK.co.id

    Model Bisnis

    OJEK.CO adalah aplikasi yang digunakan untuk memesan ojek secara online. Jadi, baik konsumen maupun pengemudi ojek saling terhubung melalui jaringan internet. Di aplikasi tersebut, para pengemudi dapat mengetahui letak dan tujuan konsumen yang ingin menggunakan jasa ojek. 

    Target Pengguna

    Pria/Wanita

    Usia 17-50 tahun

    Tinggal di Perkotaan

    Pengguna smartphone

    Proyeksi Bisnis

    Selain ojek berbasis online, aplikasi ini diharapkan akan berkembang ke bidang-bidang lain, misalnya pengantaran makanan dan sewa kendaraan. 

    Keuangan

    Biaya Pengembangan Aplikasi : Rp1.000.000.000

    Biaya karyawan                        : Rp100.000.000

    Biaya Promosi                          : Rp500.000.000

    Proyeksi Keuntungan

    Target Konsumen                    : 1000 pengguna/bulan

    Tarif ojek                                 : minimum Rp15.000

    Target Transaksi per hari       : 500 pesanan

    = Rp15.000 x 500

    = Rp7.500.000 per hari

    = Rp7.500.000 x 30 

    = 225.000.000 per bulan

    = 225.000.000 x 12

    = 2.700.000.000 per tahun

     

     

    Itulah penjelasan terkait executive summary. Semoga kamu sudah tidak bingung lagi dan bisa segera memperoleh pendanaan untuk bisnismu.

    Apabila bisnismu sudah berjalan, kelola secara efektif dan efisien dengan aplikasi POS lengkap, ya!

    Pertanyaan Terkait

    • Tujuan dibuatnya ringkasan eksekutif atau executive summary ialah supaya pihak terkait yang ditargetkan membaca rencana bisnis bisa mengetahui gambaran bisnis secara singkat atau memahami inti bisnis.
    • Ringkasan eksekutif berbeda dari sebuah abstrak. Abstrak menyediakan kilas pandang dan orientasi bagi pembaca, sedangkan ringkasan eksekutif memberikan ikhtisar untuk pembaca. Abstrak lebih umum ditulis dalam bidang akademis. Sementara itu, ringkasan eksekutif banyak digunakan untuk tujuan bisnis.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.