10 Jenis-Jenis Kopi di Cafe, Temukan Favoritmu!

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Apa saja jenis-jenis kopi di cafe?

  

Beberapa tahun belakangan ini, bisnis kopi telah menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Pasalnya, kopi merupakan minuman yang digemari dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang dewasa.

Ketersediaan beragam pilihan minuman kopi memungkinkan setiap orang menikmati kopi sesuai dengan selera masing-masing. Saat ini, kedai kopi dapat dengan mudah ditemukan di berbagai lokasi, mulai dari kedai sederhana di pinggir jalan hingga coffee shop dengan desain modern dan Instagramable.

Bagi kamu pecinta kopi, tidak perlu khawatir lagi saat ingin menikmati secangkir kopi, karena bisa menikmati kopi kapan saja. Bahkan jika kamu tidak ingin keluar rumah untuk pergi ke coffee shop, kamu dapat menggunakan layanan pemesanan secara online dan kopi favoritmu akan diantarkan ke tempatmu.

Tak herang, dong, jika minuman kopi menjadi bisnis yang menjanjikan. Bagi kamu yang ingin merintis bisnis kopi, kamu perlu mengetahui jenis-jenis kopi di cafe yang banyak menjadi favorit konsumen.

Adanya berbagai jenis kopi yang wajib ada di dalam menu coffee shop sehingga nantinya dapat meningkatkan profit penjualan, karena konsumen dapat memilih jenis kopi kesukaan mereka.

Berikut ini terdapat 10 jenis-jenis kopi di cafe yang wajib ada dalam bisnis kopi kamu. Perhatikan dengan baik, ya! 

Baca juga: Bisnis Kopi Kekinian: Industri yang Sedang Berkembang

Jenis-Jenis Kopi di Cafe

Di kafe, terdapat beragam jenis kopi yang bisa kamu nikmati. Berikut adalah beberapa jenis pilihan kopi di cafe, antara lain: 

1.    Espresso

Minuman coffee based ini dihasilkan dari memaksimalkan rasa dan aroma kopi dengan mengalirkan air panas di bawah tekanan tinggi melalui bubuk kopi yang sangat halus. Espresso sering digunakan sebagai based banyak minuman kopi yang disajikan di kedai kopi atau coffee shop.

2.    Cappuccino

Cappuccino merupakan jenis kopi di cafe yang berasal dari Italia dan terbuat dari espresso dan busa susu (foam). Minuman ini telah ada sejak tahun 1930-an. Namun, pada masa itu, cappuccino disajikan dengan krim kocok, bukan dengan foam susu.

Di negara Italia, cappuccino disajikan dalam cangkir berukuran kecil dan dipanaskan terlebih dahulu. Untuk menciptakan cappuccino yang sempurna, proporsi foam susunya harus lebih banyak daripada takaran espresso. 

3.    Latte

Latte sebenarnya memiliki komposisi yang mirip dengan cappuccino karena mengombinasikan kopi dengan susu. Namun, perbedaannya terletak pada rasa yang lebih kuat dari susu yang memberikan kesan creamy dan lebih kaya rasa dibandingkan cappuccino.

Cara menyajikan latte yaitu dengan menuang espresso dicampur dengan susu hangat, kemudian di atasnya ditambahkan froth atau buih susu. Terkadang, latte juga diberi tambahan simple syrup untuk memberikan sentuhan manis. Berbeda dengan cappuccino yang lebih sering disajikan dalam cangkir kecil, latte biasanya disajikan dalam cangkir yang ukurannya lebih lebar. 

4.    Macchiato

Asal kata macchiatosendiri yaitu ‘berbintik’. Oleh karena itu, macchiato dapat diartikan sebagai kopi dengan tambahan sedikit susu. Perbedaan membuat macchiato dan latte bisa dilihat dari penuangan espresso dan buih susunya.

Jika pembuatan latte, espresso dituangkan terlebih dahulu, sedangkan pada macchiato, buih susu yang dituangkan terlebih dahulu. Biasanya, banyak kedai kopi juga menambahkan sirup karamel ke dalam minuman macchiato untuk memberikan rasa yang lebih manis dan creamy

5.    Americano

Americano adalah salah satu dari berbagai jenis-jenis kopi di cafe yang dibuat dengan menambahkan air panas ke dalam espresso. Minuman ini memberikan rasa yang kuat, mirip dengan kopi yang diseduh secara tradisional.

Untuk membuat americano, langkah pertama adalah menuangkan air panas ke dalam cangkir hingga dua per tiga penuh. Kemudian, tambahkan satu shot espresso ke dalamnya. Penikmat kopi tak perlu mengaduk minuman ini karena minuman ini menghasilkan lapisan krema atau buih yang lembut dari espresso. 

6.    Mocha

Mocha adalah jenis kopi dari campuran espresso, susu steamed, cokelat, dan terkadang ditambahkan whipped cream di atasnya. Mocha memiliki rasa kopi yang kaya dengan sentuhan manis dari cokelat. 

7.    Flat White

Minuman kopi satu ini  sangat populer di Australia dan Selandia Baru. Flat white adalah satu dari berbagai jenis-jenis kopi di cafe yang terbuat dari campuran espresso dan susu dengan tekstur yang berbeda.

Pada umumnya, barista akan menggunakan sedikit lebih sedikit susu dibandingkan pada minuman latte. Rasa dan tekstur flat white bisa bervariasi tergantung dari coffee shop atau negara yang kamu kunjungi, lho! Setiap tempat memiliki cara sendiri dalam menyajikan flat white sehingga memiliki rasa dan tekstur yang unik.

Namun, secara umum, ada dua variasi flat white yang sering ditemukan, yaitu tanpa foam dan dengan foam. Varian tanpa foam lebih umum dijumpai di berbagai coffee shop, di mana espresso dicampur dengan susu yang sudah dipanaskan. 

Sementara itu, varian dengan foam adalah variasi kopi yang biasanya disajikan di coffee shop khusus. Mengapa demikian, nih? Pasalnya untuk membuat flat white dengan foam diperlukan keterampilan khusus yang tidak dimiliki oleh semua barista. Barista yang ahli dalam menyajikan flat white dengan foam harus mampu menghasilkan micro foam dengan tekstur yang sangat halus. 

8.    Frappuccino

Minuman kopi satu ini dibuat dari campuran espresso, susu, es, gula, dan liquid aditif lainnya, misalnya sirup rasa atau whipped cream di atasnya. Frappuccino biasanya disajikan dingin dan menyegarkan. 

9.    Affogato

Affogato adalah salah satu jenis kopi di cafe yang wajib ada dalam bisnis kopi kamu. Namanya affogato yang berasal dari bahasa Italia dan memiliki arti ‘tenggelam’.

Minuman ini disajikan dengan tambahan satu scoop es krim vanilla yang membuat espresso seolah-olah ‘tenggelam’ di dalamnya. Menu ini termasuk salah satu minuman kopi yang paling mudah untuk disajikan. 

10.    Cold Brew

Satu jenis minuman kopi terakhir yang perlu kamu kenal adalah cold brew. Cold brew merupakan minuman kopi yang disajikan dalam keadaan dingin atau dengan es. Ciri khas cold brew adalah teksturnya yang lembut karena dihasilkan dari proses penyeduhan kopi yang baru digiling menggunakan air dingin.

Dalam proses pembuatan cold brew, kopi yang digiling tersebut direndam dalam air dingin dan disimpan semalaman di dalam kulkas. Keesokan harinya, hasil rendaman dapat disaring dan langsung diminum, atau jika terlalu pekat, bisa diencerkan dengan air sesuai selera, ya.

Tentu saja, masih banyak jenis kopi lainnya yang dapat kamu temukan di cafe, seperti lungo, ristretto, dan masih banyak lagi. Setiap jenis kopi memiliki karakteristik dan keunikan sendiri dalam hal rasa, aroma, dan tampilan. Jadi, eksplorasi lebih lanjut dan temukan yang paling cocok dengan selera kamu, ya. 


Aplikasi wirausaha

Cara Memilih Biji Kopi yang Baik

Biji kopi yang berkualitas tinggi akan menghasilkan cita rasa yang nikmat. Kini, kopi sudah menjadi minuman harian yang terkenal di seluruh dunia. Minum kopi sudah menjadi kebiasaan dan life style bagi banyak orang, terutama di zaman bisnis kedai kopi yang semakin pesat.

Agar kamu tak salah memilih biji kopi yang baik, berikut ini tipsnya, ya. 

1.    Periksa tanggal roasting biji kopi

Biji kopi yang masih segar atau sering disebut green beans, akan memberikan cita rasa yang enak. Biji kopi segar memiliki aroma dan rasa alami yang manis. Pastikan kamu memilih biji kopi segar yang bisa dikonsumsi dalam waktu 3 minggu setelah proses sangrai.

Biji kopi yang sudah melewati 3 minggu akan terlihat pudar, datar, menyusut, dan berdebu. Kualitas biji kopi seperti itu tidak sebaik biji kopi yang masih segar. 

2.    Aroma yang khas adalah tanda biji kopi yang baik

Biji kopi yang bagus akan memiliki aroma yang kuat dan khas karena masih segar. Biji kopi dengan aroma yang tidak terlalu kuat atau kurang khas, besar kemungkinan biji kopi tersebut sudah tidak segar lagi. 

3.    Warna biji kopi mencerminkan kualitasnya

Perhatikan warna biji kopi karena warna tersebut mencerminkan kualitas dari biji kopi. Biji kopi yang belum di-roasting dan warnanya coklat gelap atau memiliki bintik hitam biasanya biji kopi tersebut rusak Warna biji kopi coklat gelap atau bintik hitam bisa jadi tanda adanya pertumbuhan jamur yang menghasilkan racun seperti aflatoksin. 

4.    Fisik biji kopi harus dalam kondisi baik

Kualitas biji kopi juga dapat dilihat dari penampilannya. Biji kopi yang baik akan memiliki warna hijau yang seragam dan tidak ada celah atau kerusakan.

Kamu dapat menggunakan metode penyortiran biji kopi dengan toleransi kerusakan maksimal 4% menggunakan standar specialty grade, artinya dari setiap 100 kg biji kopi hijau, kerusakan yang dapat diterima tidak boleh melebihi 4 kg. 

5.    Pilihlah biji kopi sesuai selera

Terdapat dua jenis pilihan biji kopi yaitu arabika dan robusta. Kedua jenis biji kopi ini memiliki aroma dan cita rasa yang berbeda dan khas. Arabika memiliki rasa yang cenderung asam dan lembut, sementara robusta memiliki rasa yang lebih pahit dan kuat.

Jadi, pilihlah biji kopi yang sesuai dengan seleramu, ya. 

Baca Juga: Meningkatkan Omzet Bisnis Kopi dengan Strategi Yang Tepat

Kesimpulan

Itulah 10 jenis -jenis kopi di cafe yang perlu kamu ketahui jika kamu ingin terjun ke dunia bisnis kopi. Dari kesepuluh jenis-jenis kopi di cafe tersebut, manakah yang menjadi favorit kamu?

Apa pun produk kopinya, pastikan kamu selalu menjaga cita rasa dan kualitasnya agar semakin banyak pelanggan yang datang ke coffee shop milikmu. Kesalahan dalam memilih biji kopi juga perlu kamu perhatikan agar hasil dari kopi buatanmu tetap nikmat ketika diminum, ya.

Jika kamu membutuhkan tambahan modal usaha, jangan khawatir! Ada solusinya, kok!

Kini ada aplikasi majoo yang merupakan aplikasi Point of Sales. majoo menawarkan fitur bernama majoo capital yang dapat membantu kamu mendapatkan modal untuk memulai usaha. majoo capital akan memberikan pinjaman modal usaha untuk bisnismu hingga Rp2 miliar. Tidak hanya sampai di situ, bunga pinjaman yang ditawarkan pun cukup rendah dan juga proses pengajuan super mudah jika bisnismu dinilai layak.

Jadi, mengapa harus menunda?

Yuk, kembangkan bisnismu bersama majoo sekarang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo