Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Aplikasi majoo: Mengelola Bisnis Digital dalam Satu Gerai

    Aplikasi majoo: Mengelola Bisnis Digital dalam Satu Gerai


    Mengelola bisnis digital di banyak platform sekaligus dapat dilakukan dengan aplikasi majoo.

    Mengelola bisnis digital di lebih dari satu platform dalam waktu yang bersamaan? Dengan situasi bisnis sekarang yang masih terkendala oleh efek pandemi COVID-19, mendorong adanya transaksi di banyak platform digital sekaligus memang bisa menjadi solusi untuk terus meningkatkan angka penjualan dan membuat bisnis tetap bertahan meski dalam keadaan pandemi.

    Pun demikian, jika tidak dilakukan dengan tepat dan sesuai, mengelola bisnis di lebih dari satu platform bisa jadi justru menimbulkan kebingungan yang berujung pada kerugian bisnis. Tentunya ini menjadi kontraproduktif dari tujuan awalnya, bukan?

    Jadi, apa saja yang bisa dilakukan untuk membuat pengelolaan bisnis menjadi lebih efektif meski dilakukan di lebih dari satu platform dalam satu waktu?

    1. Ciptakan Sistem yang Saling Terintegrasi

    Permasalahan utama yang sangat mungkin terjadi saat mengelola bisnis di beberapa platform sekaligus adalah munculnya kerancuan akibat sistem yang tidak saling terintegrasi; khususnya jika bisnis yang dikelola hanya satu, tetapi dipasarkan melalui berbagai platform.

    Sebagai contoh, untuk kasus demikian, kerap terjadi masalah dengan penyediaan stok. Ketika di awal disediakan seratus item yang siap untuk dipasarkan, kemudian produk tersebut terjual 30 item di platform A, 40 item di platform B, dan 50 item di platform C, bagian gudang atau penyimpanan stok akan bingung karena dari 100 item yang disediakan terdapat pemesanan hingga 120 item karena tidak ada sistem yang terintegrasi antara ketiga platform yang digunakan.

    Beberapa pelaku usaha umumnya menyiasati potensi masalah ini dengan melakukan plotting atau penempatan stok yang berbeda-beda di setiap platform yang dipilih untuk berjualan. Misalnya saja, dengan 100 item yang tersedia, pelaku usaha memilih untuk menjual hanya 30 item di platform A, 30 di platform B, dan 40 di platform C.

    Dengan cara tersebut, pemesanan yang melebihi stok tidak akan terjadi. Hanya saja, sistem ini memberikan batasan pada platform yang memang banyak digunakan pelanggan. Jika platform C memiliki 50 pelanggan potensial, artinya ada 10 penjualan yang tidak terealisasikan karena stok di platform C hanya dipatok sebesar 10 item saja.

    1. Atur Tenaga Kerja secara Sesuai Kebutuhan

    Apakah jika kamu ingin memasarkan produkmu di beberapa platform digital sekaligus, kamu perlu mempekerjakan beberapa admin untuk memastikan lancarnya proses penjualan? Belum tentu.

    Sebelum terburu-buru memutuskan, coba cari tahu terlebih dahulu seperti apa arus transaksi yang ditawarkan oleh platform pilihanmu, kemudian cocokkan kembali dengan produk yang ingin kamu jual. Apakah memang benar beban kerja dari admin yang akan mengelola gerai digital tersebut terlalu besar sehingga tenaga kerjanya perlu ditambah, atau sesungguhnya masih bisa ditangani oleh satu admin saja.

    Kamu bisa mencoba mengukur-ukur hal ini melalui informasi yang disediakan oleh setiap platform itu sendiri. Umumnya, mereka mencantumkan informasi terkait berapa banyak pengguna yang terdaftar dalam platform tersebut sebagai konsumen dan seberapa tinggi tingkat transaksi yang dilakukan setiap harinya.

    Mengelola bisnis digital di beberapa platform dapat mendorong angka penjualan.

    Untuk memperoleh pendapatan sebesar-besarnya, mengurangi beban pengeluaran menjadi penting, termasuk pos-pos pengeluaran yang ditujukan untuk mempekerjakan karyawan. Karenanya, penting untuk menghitung terlebih dahulu kebutuhan tenaga kerja tersebut dan tidak secara asal mempekerjakan karyawan.

    Saat menjalankan operasional bisnis di beberapa platform digital sekaligus, tenaga kerja dapat dimaksimalkan dengan mengatur shift kerja. Sehingga sebenarnya tidak perlu secara penuh membuka transaksi 24 jam penuh selama tujuh hari, tetapi diatur di jam-jam yang memang ramai saja.

    1. Perhatikan Gaya Berjualan di Setiap Platform

    Setiap platform memiliki target audiens masing-masing, sehingga untuk memastikan penjualan dapat tetap maksimal di setiap platform, memberikan pelayanan yang sesuai dengan karakter dari setiap target audiens pun menjadi penting untuk dipastikan.

    Jika sebelumnya kebutuhan tenaga kerja dapat memengaruhi seberapa banyak karyawan yang akan dipekerjakan, gaya komunikasi dengan setiap audiens yang ditarget juga dapat memengaruhi.

    Coba lihat terlebih dahulu bagaimana gaya berkomunikasi dari karyawan yang kamu pekerjakan, apakah bisa fleksibel dan menyesuaikan dengan setiap gaya komunikasi yang berbeda-beda di setiap platform atau gaya komunikasinya dengan pelanggan cenderung strict dan sulit untuk diubah? Apabila gaya komunikasinya memang tidak fleksibel, tak ada salahnya untuk mempekerjakan tenaga kerja tambahan yang gaya komunikasinya lebih sesuai dengan platform yang ingin dipilih.

    Tentu saja, penting juga untuk mencari tahu apakah ada perbedaan antara komunikasi yang dilakukan di satu platform dengan platform lain. Apabila cenderung sama atau tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh, mungkin kamu juga tak perlu mempekerjakan tenaga kerja tambahan. Namun, jika segmen audiens yang ditarget di setiap platform berbeda jauh, jangan ragu untuk mencari tenaga kerja tambahan sesuai dengan kebutuhannya.

    Selanjutnya, kamu dapat memanfaatkan aplikasi majoo untuk mempermudah mengelola bisnis digital di banyak platform secara bersamaaan. Dengan sistem aplikasi majoo yang saling terintegrasi, kamu tak perlu takut akan ada pemesanan ganda atau ketidakcocokan stok karena operasional bisnis dilakukan di banyak tempat sekaligus.

    Yuk, pakai aplikasi majoo sekarang!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    5 Trik Tingkatkan Jualan Laris di eCommerce, Anti Gagal!
    Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi usaha dengan coba berjualan di marketplace, majoo punya beberapa tips ampuh yang bisa kamu coba. Yuk, simak!
    5 Cara Mudah Dapatkan Modal untuk Pengembangan Bisnis
    Dibandingkan dengan pengajuan modal konvensional melalui bank, pendanaan online lebih unggul dari segi kepraktisan.
    5 Taktik Jitu Memulai Bisnis Kuliner Online
    Apakah kamu tertarik memulai bisnis kuliner online? Kami siapkan lima taktik jitu untuk kamu simak!
    5 Alasan Mengapa Kamu Wajib Jualan di Instagram dan Tiktok Sekarang Juga!
    5 alasan mengapa bisnis kamu harus mencoba strategi pemasaran digital marketing platform Instagram dan Tiktok sekarang juga.