• majoo blog
  • Tips
  • 4 Tips Memaksimalkan Iklan Digital untuk Menghadapi Wabah Corona

4 Tips Memaksimalkan Iklan Digital untuk Menghadapi Wabah Corona

Manfaatkan iklan digital di media sosial untuk meningkatkan penjualan kala wabah corona

Di tengah pandemi COVID-19, iklan digital terasa seperti angin segar yang dapat membantu para pelaku usaha untuk dapat memastikan bisnisnya terus berjalan. Dengan memasang iklan, pelaku usaha dapat tetap memasarkan produk meski pelanggan setianya tetap berada di rumah untuk mengikuti imbauan serta aturan pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19. Namun, agar hasil yang bisa didapatkan dengan memasang iklan bisa lebih efektif lagi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai beriklan di platform-platform digital.

1. Memilih platform paling tepat bagi pelanggan setia

Pembatasan aktivitas yang diterapkan untuk menghindari dampak terburuk wabah corona membuat orang tak banyak keluar rumah. Itulah mengapa memasang iklan di platform digital merupakan ide cemerlang karena kebanyakan dari mereka justru menghabiskan waktu di media-media sosial serta platform digital selama melakukan swakarantina.

Meski demikian, kamu juga perlu mengetahui platform mana yang paling banyak digunakan pelangganmu untuk melewatkan waktu. Mereka yang berusia tua, misalnya, akan lebih banyak bermain di Facebook, sementara anak-anak muda lebih menggemari Instagram atau Twitter. Pilih platform yang sesuai dengan karakteristik pelanggan yang kamu targetkan agar iklan yang dipasang tidak sia-sia.


2. Menentukan segmen untuk iklan yang ingin dipasang

Kebanyakan platform digital kini juga sudah dilengkapi dengan fitur analitik, sehingga kamu dapat menyesuaikan sendiri sasaran iklan yang ingin dipasang. Misalnya saja, jika selama ini produk yang kamu pasarkan lebih banyak dibeli oleh segmen usia tertentu, kamu bisa memilih agar iklan yang kamu pasang hanya ditampilkan di akun media sosial pengguna dengan segmen usia tersebut.

Selain usia, kamu juga bisa menyesuaikan segmen iklan berdasarkan pekerjaan pelanggan potensial. Kenali segmen terbaik untuk produk yang ingin kamu pasarkan agar capaian iklan yang dipasang bisa lebih maksimal. Jika kamu ingin memasarkan peralatan memasak, pilih agar iklanmu ditampilkan untuk ibu rumah tangga atau koki yang lebih potensial untuk melakukan pembelian.

3. Mengatur anggaran untuk pemasangan iklan

Berbeda dengan media-media iklan konvensional, harga untuk iklan yang dipasang di media digital tidak tetap. Kamu dapat menentukan sendiri anggaran iklanmu dengan mengatur durasi penayangan. Model anggaran semacam ini tentunya akan sangat membantu dalam menghadapi wabah corona di mana kamu harus memastikan bahwa setiap pengeluaran dapat seefektif mungkin.

Tak perlu memasang iklan setiap saat yang tentunya akan membuat biaya membengkak, padahal kamu juga harus berhemat hingga pandemi ini segera berlalu. Atur agar iklan ditayangkan di waktu yang sesuai dengan segmen pelangganmu. Jika pasar yang kamu targetkan adalah ibu rumah tangga, contohnya saja, pilih waktu penayangan di siang menjelang sore hari, atau ketika pekerjaan rumah umumnya sudah diselesaikan dan ibu rumah tangga yang kamu sasar memiliki waktu luang untuk bersantai. Anggaran untuk iklan pun bisa tetap efisien di tengah pandemi ini.

Iklan digital memiliki fleksibilitas yang mempermudah pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan di kala wabah corona

4. Jadikan iklan untuk menyorot promo di tengah wabah corona

Menjelang momen-momen lebaran seperti sekarang ini, kamu mungkin ingin mengeluarkan promo yang berhubungan dengan bulan puasa. Mulai dari mengeluarkan hampers lebaran, parsel, atau potongan harga khusus bulan puasa. Atau, bisa juga kamu meningkatkan penjualan dengan melakukan bundling produk yang dipasarkan menjadi program sedekah untuk kurir pesan-antar, khususnya bagi pembeli yang memesan secara online untuk mengikuti imbauan berdiam di rumah. Gunakan iklan di platform digital untuk memberikan highlight pada program-program serta promo menarik tersebut.

Berbeda dengan konten reguler, iklan atau konten berbayar akan diposisikan pada titik-titik strategis yang menarik perhatian pengguna media sosial. Dengan demikian, jangkauan promo yang kamu luncurkan pun akan semakin luas, dan potensi penjualan produk juga dapat ditingkatkan. Sayang, kan, jika sudah merancang promo yang menarik, tetapi pelangganmu tidak mengetahuinya karena mereka tak bisa keluar rumah? Memasang iklan akan memastikan promo yang sudah kamu buat tidak tenggelam di antara posting-posting media sosial lainnya. 

Sebagai seorang pelaku usaha, tak ada salahnya untuk mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk memastikan bisnis tidak harus gulung tikar karena adanya wabah corona. Manfaatkan iklan digital agar angka penjualan dapat terselamatkan. Gunakan aplikasi POS seperti majoo untuk membantu menganalisis perilaku transaksi sebelumnya sehingga kamu bisa menyesuaikan capaian iklan yang efisien, memanfaatkan momen, dan meningkatkan angka penjualan.

Related Article

Penyesuaian Jam Operasional Bisnis dalam Menghadapi Hari Raya Idulfitri

Libur Lebaran hampir tiba, agar proses bisnis tetap lancar dan hak karyawan terpenuhi, kamu perlu menyesuaikan jam operasional.

Hari Raya Lebaran di Tengah Krisis, Ikuti Tips Menyiapkan Bisnis Berikut Ini

Hari raya Idulfitri tahun ini sedikit berbeda karena kita akan melaluinya di tengah krisis. Bagi para pengusaha, hal ini berarti dibutuhkan strategi khusus untuk menyiapkan bisnis menjelang Lebaran.

Tips Pengiriman Barang di Bulan Ramadhan yang Aman dan Teratur

Agar tingkat kepuasan pelanggan bisa terus dijaga agar tetap tinggi, ada sejumlah tips pengiriman barang yang bisa dilakukan oleh setiap pelaku usaha.

Kiat-Kiat Memanfaatkan Instagram untuk Menjaga Tingkat Retensi Pelanggan

Untuk menjaga tingkat retensi pelanggan, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan. Salah satunya dengan memanfaatkan Instagram. Bagaimana caranya?

Pakai majoo sekarang

Tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu

Coba Gratis Hubungi Sales
instagram Klik untuk follow majoo.indonesia Banyak inspirasi harian wirausaha dan games seru ×
Whatsapp