Barber Sip: Bisnis Maju Dengan Utamakan Kepuasan Pelanggan

Ditulis oleh Nisa Destiana

article thumbnail

Barber Sip, bisnis pangkas rambut milik Rahmat yang dibangun berkat kejelian melihat peluang.

Kepuasan pelanggan atau customer satisfaction merupakan hal penting dalam bisnis karena menggambarkan konsumen menyukai produk dan pelayanannmu. Customer satisfaction bisa meningkatkan retensi konsumen, meningkatkan value bisnis, serta membentuk citra brand yang kuat.

Peran penting customer satisfaction berlaku di semua bisnis, termasuk bisnis barbershop. Tampaknya, sebagai pemilik bisnis pangkas rambut Barber Sip, Rahmat sangat menyadarinya.

Sebelum bercerita tentang kemajuan Barber Sip yang sangat mengutamakan kepuasan pelanggan, mari kita mulai dari kisah awal berdirinya bisnis ini.

Jeli Melihat Peluang

Inspirasi atau ide bisnis sebetulnya bisa datang dari mana saja, asal kamu mau mengobservasi lingkungan. Observasi tersebut akan melahirkan kejelian dalam melihat peluang seperti yang terjadi pada Rahmat. 

Semasa sekolah, Rahmat dan teman-temannya sering nongkrong di sebuah barbershop. Selama nongkrong di sana, Rahmat mengamati bahwa peluang bisnis pangkas rambut ternyata cukup bagus.

Dari sisi pangsa pasar, konsumen potensial untuk bisnis pangkas rambut relatif besar dalam pandangan Rahmat. Pasalnya, beberapa waktu sekali, hampir semua orang perlu memotong rambutnya.

Prinsip Rahmat, selama rambut masih tumbuh, bisnis pangkas rambut akan tetap berkembang. Opsi subtitusi pun belum ada untuk pangkas rambut. Memang orang bisa memotong rambut sendiri. Akan tetapi, potong rambut sendiri belum bisa disebut pengganti jasa pangkas rambut. 

Ada banyak faktor yang membuatnya demikian, mulai dari hanya segelintir orang yang bisa melakukannya hingga keterampilan potong rambut yang kemungkinan besar berbeda dengan kapster.

Karena itu, pada 2016, Rahmat memutuskan untuk membuka gerai pangkas rambut dengan bantuan temannya. Ternyata, pada saat yang sama, tempat barber yang sering menjadi lokasi nongkrong Rahmat akan dijual.

Rahmat membeli tempat pangkas rambut tersebut dan membukanya kembali dengan nama, brand, serta konsep yang berbeda. Dari kejelian menangkap peluang, Barber Sip akhirnya terbentuk.

 

 Bisnis makin maju bila kepuasan pelanggan terjaga.

Kepuasan Pelanggan sebagai Core Bisnis

Kepuasan pelanggan merupakan konsep penting yang perlu dipahami dan dijalani oleh pemilik bisnis. 

Sepintas konsep ini mungkin terdengar sederhana. Tak sedikit yang mengaitkannya hanya dengan pemberian garansi. Padahal, customer satisfaction sebetulnya lebih dari sekadar urusan garansi atau jaminan pelayanan, tetapi melibatkan keseluruhan pengalaman konsumen.

Memahami hal tersebut, Rahmat berusaha memastikan agar Barber Sip bisa selalu memberikan pelayanan terbaik untuk para konsumennya. 

Barber Sip melayani pemotongan rambut dengan penggunaan produk-produk berkualitas. Tempat yang nyaman pun menjadi perhatian agar konsumen makin puas.

Lebih dari itu, Rahmat juga memastikan kapster yang melayani konsumen di Barber Sip adalah kapster-kapster berpengalaman serta terampil. 

Menariknya, dengan layanan optimal, Barber Sip menawarkan harga yang sangat kompetitif. Tempat pangkas rambut ini mengeklaim harga yang mereka tawarkan 50% lebih ekonomis bila dibandingkan dengan kualitas layanan serupa di pasaran.

Sebut saja, untuk layanan potong rambut premium umumnya konsumen perlu mengeluarkan biaya sebesar 60 ribu rupiah. Di Barber Sip, konsumen hanya akan perlu menghabiskan 35 ribu rupiah saja untuk memperoleh kualitas layanan serupa.

Sejak awal, Rahmat memang ingin konsumen merasa layanan yang diperoleh jauh lebih tinggi daripada nilai uang yang dikeluarkan. 

Pemilik usaha yang satu ini tampaknya benar-benar menjadikan customer satisfaction sebagai core bisnisnya. Tidak heran bila bisnis ini mampu bertahan lebih dari lima tahun dan sudah membuka cabang. Ya, kini Barber Sip telah memiliki dua cabang.

Persoalan umum yang dihadapi oleh bisnis dengan banyak cabang ialah kualitas layanan yang tidak stabil. Sebagai pemilik, Rahmat selalu mengupayakan kualitas layanan di semua cabangnya tetap terjaga.

Baca juga: Apa Itu Customer Experience? Simak Pengertian dan Contohnya!

Barbershop Makin Maju Berkat Aplikasi majoo

Dalam kurun enam tahun menjalankan bisnis pangkas rambut, baru setahun terakhir Rahmat mulai memanfaatkan aplikasi point of sale (POS) dalam bisnisnya. Rahmat memilih majoo untuk pengelolaan bisnisnya.

majoo adalah aplikasi wirausaha yang akan membantu para pemilik usaha agar bisa mengelola bisnisnya secara efektif dan efisien. Hadir dengan fitur lengkap, mulai dari kasir online hingga manajemen karyawan, pemilik usaha bisa menjalankan bisnis lebih mudah dengan menggunakan majoo.

Bagi Rahmat sendiri, dari sekian banyak fitur yang ditawarkan oleh majoo, fitur laporan penjualan merupakan salah satu yang paling mempermudah pengelolaan bisnisnya.

Melalui laporan penjualan, pemilik usaha bisa melihat penjualan secara real time dan menganalisis layanan dengan penjualan terbaik, jam yang paling banyak pengunjung, dan lain-lain. Insightful, bukan?

Tak hanya itu, bisnis pangkas rambut umumnya ada pembagian komisi kepada kapster untuk setiap konsumen yang dilayani. Biasanya, pemilik jadi harus menghitung secara manual pembagian komisi tersebut. 

Namun, kamu tidak perlu melakukannya lagi jika sudah menggunakan majoo sebab ada fitur komisi. Yuk, pakai majoo sekarang dan jadikan bisnis barbershop-mu makin berkembang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo