majoo Berbagi, Bergandeng Tangan Melawan Pandemi

Beberapa bulan terakhir merupakan masa sulit. Pandemi COVID-19 membuat dunia terasa sangat kisruh. Beberapa dari kamu mungkin harus menjalani isolasi, pembatasan sosial, bekerja dari rumah, atau memandu anak belajar dari rumah. Apa pun itu, kondisinya tidak mudah.

 

Tantangan dalam bentuk berbeda dengan tekanan serupa juga dirasakan oleh bisnis. Banyak bisnis yang mengalami penurunan omzet hingga terpaksa tutup. Tidak berhenti sampai di sana, para tenaga kesehatan pun menghadapi tantangan yang sama sekali tidak mudah. Dengan kata lain, wabah ini menghantam semua orang.

 

Setiap orang berusaha menjaga kesehatan dan berharap dapat dirawat dengan baik bila akhirnya terdampak virus corona. Ironisnya, para tenaga kesehatan yang memberikan perawatan justru tidak memperoleh perlindungan yang semestinya. Seperti kita ketahui, logistik untuk perlindungan para tenaga kesehatan jumlahnya terbatas.

 

Di tengah situasi sulit ini, ada baiknya setiap kita ambil bagian untuk berkontribusi. Itulah langkah yang diambil oleh majoo melalui program majoo Berbagi. Sejak April 2020, majoo menyisihkan Rp100.000 dari setiap paket langganan majoo 12 bulan untuk didonasikan. Donasi ini diberikan kepada para tenaga kesehatan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD), masker medis, dan hand sanitizer.  

 

Terima kasih kepada para donatur majoo Berbagi

Program majoo Berbagi memang diinisiasi oleh majoo sebagai bentuk kepedulian kepada para tenaga kesehatan yang berjuang sangat keras selama pandemi COVID-19 ini.  Harapannya, kebutuhan perlindungan diri untuk tenaga kesehatan dapat tercukupi. Namun, program ini sungguh tidak akan berjalan tanpa kebaikan hati para donatur.

 

Berkat kontribusi dari para donatur, dalam periode April-September 2020, 140 APD dan 10 liter hand sanitizer telah berhasil didistribusikan ke berbagai rumah sakit. Fokus awal distribusi donasi ditujukan ke beberapa pusat pemeriksaan COVID-19 yaitu RSUD Pasar Rebo dan RSUD Pasar Minggu.

 

Meski Jakarta menjadi episentrum COVID-19, tetapi donasi tidak hanya disalurkan di area Jakarta saja. majoo juga mendistribusikan donasi ke RSIA Bunda Aisyah Tasikmalaya, RS St. Elisabeth Semarang, RS Lavalette Malang, RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, serta RSUD Siti Fatimah Palembang.

 

Berbahagia sekali dapat sedikit berbagi, walau majoo menyadari keterbatasan logistik bukanlah satu-satunya persoalan. Di berita harian, kita dapat menyaksikan kabar tentang para tenaga kesehatan yang berjuang melayani pasien yang terus bertambah. Sebagai orang awam, tidak banyak yang dapat kita lakukan untuk meringankan beban tersebut. Namun, bukan berarti kita tidak dapat menunjukkan dukungan. 



Seperti dukungan yang ditunjukkan oleh D’Cendes, Chick n Roll, Dvasco Caffe, dan Baso Stadion. Melalui majoo Berbagi, merchant tersebut mengirimkan tanda kasih berupa paket makanan untuk para tenaga kesehatan. Mungkin bukan sesuatu yang luar biasa, tetapi diharapkan dapat menambah semangat dan menghangatkan hati para tenaga kesehatan yang berjuang di luar sana.

 

Kini, donasi yang terkumpul seluruhnya telah didistribusikan. Namun, bukan berarti program ini akan berhenti. Seperti kita tahu, pandemi masih belum mereda. Jadi, program ini masih akan berjalan. Maka, bagi kamu yang ingin turut serta memberikan bantuan, dapat membaca selengkapnya dalam tautan ini.

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

majoo Berbagi

Mengusung program majoo Berbagi, majoo mendonasikan APD (Alat Pelindung Diri) kepada tenaga kesehatan. Ini merupakan bentuk kepedulian majoo kepada para pahlawan yang berjuang di garis terdepan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

majoo Berbagi, Bergandeng Tangan Melawan Pandemi

majoo berinisiatif memberikan sedikit kontribusi dalam menanggulangi pandemi COVID-19 melalui program majoo Berbagi.

majoo x merchant berbagi

Membawa spirit yang sama, majoo berbagi kali ini menggandeng merchant majoo untuk ikut saling berbagi dan membantu di masa sulit seperti pandemi yang belum juga usai ini.
Whatsapp