Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Mempertahankan Pelanggan Bisnis Ritel, Simak 5 Tips Ini

    Mempertahankan Pelanggan Bisnis Ritel, Simak 5 Tips Ini

    Pusat perbelanjaan tampak sepi pengunjung

    Biasanya, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinantikan oleh sebagian pemilik bisnis ritel. Sebab perubahan perilaku konsumen pada bulan Ramadhan serta menjelang Idulfitri, dapat membuat omzet melesat.

    Sayangnya, tahun ini akan sangat berbeda. Beberapa waktu lalu, WHO telah menetapkan status COVID-19 sebagai pandemi, pemerintah Indonesia pun mengimbau masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial dan tinggal di rumah saja.

    Seketika para pengusaha langsung merasakan dampak dari kebijakan tersebut, salah satunya para pemilik usaha ritel. Pengunjung pusat perbelanjaan menurun drastis. Konsumsi masyarakat fokus pada kebutuhan pokok, produk kebersihan, serta obat-obatan atau suplemen kesehatan. Sektor lain hampir seluruhnya sepi pelanggan.

    Hal tersebut terjadi karena pendapatan sebagian masyarakat juga menurun. Ditambah dengan ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir, membuat konsumen lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.

    Sebagai pemilik bisnis ritel, kamu tentu tidak dapat berdiam diri jika ingin bisnismu tetap bertahan. Kamu perlu melakukan langkah-langkah khusus untuk mempertahankan pelanggan di tengah situasi yang serba tidak pasti ini.

    1. Memaksimalkan penjualan online

    Karena interaksi di ruang publik dibatasi, maka konsumen pasti mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan mereka. Berbelanja secara online menjadi pilihan. Maka, bila selama ini kamu fokus pada gerai fisik, saatnya alihkan fokus pada penjualan online.

    Pastikan pelanggan mengetahui bahwa kamu mempunyai toko online serta dorong mereka untuk berbelanja di sana.

     

    Petugas pengantaran akan mengantar paket pesanan

    2. Program promosi

    Tampaknya cukup banyak pelaku bisnis ritel yang segera mengambil langkah ini, begitu menyadari situasi memburuk. Harus diakui, program promosi memang cara paling mudah untuk menstimulasi penjualan, sekaligus mempertahankan pelanggan.

    Banyak sekali program promosi yang mungkin kamu terapkan. Potongan harga, gratis ongkos kirim, bundling produk, merupakan beberapa contoh saja.

    Bahkan kamu juga dapat menerapkan program promosi sambil mengajak konsumen beramal. Seperti bundling ‘beli 1 gratis 1’, tetapi produk gratis diberikan kepada orang lain yang membutuhkan, misalnya.

    3. Berkonsentrasi pada penjualan produk yang paling diminati

    Pandemi ini jelas mengganggu alur pasokan barang, sehingga kamu perlu menyiasatinya dengan fokus pada produk-produk yang paling diminati pasar. Dengan memaksimalkan penjualan produk yang paling laku, kelangkaan produk atau kenaikan harga dapat tertutupi, sebab penjualan maksimal.

    Namun, perlu diingat strategi ini tidak berlaku untuk penjualan produk-produk yang sangat dibutuhkan pada situasi pandemi ini, seperti masker, hand sanitizer, serta kebutuhan pokok. Para pemilik usaha ritel yang menjual barang-barang tersebut, justru perlu turut menjaga ketersediaan produk dengan membatasi penjualan. Tujuannya, agar tidak ada penimbunan serta harga produk di pasaran tetap stabil.

    4. Negosiasi dengan pemasok

    Seperti pembahasan pada poin sebelumnya, saat ini banyak produk yang terganggu alur pengadaannya, barang langka dan harganya melangit. Ketersediaan stok atau inventori yang tidak menentu, akan memperburuk penjualan dan membuat kamu kesulitan mempertahankan pelanggan.

    Oleh sebab itu, segera lakukan negosiasi dengan pemasok. Pastikan alur logistik tetap terjaga serta mintalah keringanan dalam hal pembayaran. Apabila dibutuhkan, tinjau berbagai kesepakatan lain yang dapat meringankan dan memudahkan kedua belah pihak.

    5. Bersiap-siap untuk pemulihan

    Memang benar situasi saat ini sangatlah tidak menentu. Akan tetapi, semua badai pasti akan berlalu. Meski belum diketahui secara pasti, namun akan ada masa situasi menjadi normal kembali.

    Nah, fokus untuk mempertahankan pelanggan bukan hanya dilakukan di tengah pandemi ini, melainkan hingga nanti saat wabah ini berakhir. Jadi, tak ada salahnya bila kamu sudah mulai memikirkan tentang gebrakan apa yang akan diberikan oleh bisnis milikmu untuk terus mampu menggaet pelanggan.

    Terakhir, berupaya mempertahankan bisnis tentu merupakan insting setiap pemilik usaha. Akan tetapi, perlu diingat bahwa di situasi saat ini keselamatan dan kesehatan perlu menjadi prioritas utama.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Meningkatkan Brand Exposure Online Shop Tanpa Gagal
    Brand exposure merupakan salah satu kegiatan dalam hal branding. Bagaimana cara meningkatkan brand exposure pada online shop?
    Wajib Tahu, 5 Trik Agar Bisnismu Gak Ambruk di Tengah Jalan!
    Memulai sebuah bisnis membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Tapi ngomongin soal mengelola bisnis? Wah, ini sudah another level sih!
    Ingin Mulai Bisnis Kuliner? Ini 5 Perlengkapan yang Wajib Kamu Punya!
    Bisnis kuliner belakangan makin jadi primadona, apalagi di tengah populernya platform penjualan online.
    5 Trik Tingkatkan Jualan Laris di eCommerce, Anti Gagal!
    Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi usaha dengan coba berjualan di marketplace, majoo punya beberapa tips ampuh yang bisa kamu coba. Yuk, simak!