Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Produk UMKM Mampu Bersaing dengan Brand Besar? Ini Tipsnya!

    Produk UMKM Mampu Bersaing dengan Brand Besar? Ini Tipsnya!



    UMKM adalah bidang usaha yang sedang banyak diminati oleh para pelaku bisnis di Indonesia. Banyak alasan yang menjadi faktor pendukungnya, antara lain, ingin memajukan produk lokal, mengurangi pemakaian produk impor, dan masih banyak lagi.


    Namun, banyak diminati bukan berarti UMKM terhindar dari yang namanya persaingan bisnis. Kamu tahu, bisnis baik besar maupun kecil akan selalu ada persaingan di dalamnya. 


    Produk hasil dari UMKM pun masih dipandang sebelah mata oleh beberapa pihak. Banyak yang menganggap produk dari brand ternama lebih bisa memuaskan kebutuhan konsumen. Padahal ini tidak selamanya benar. 


    Ada beberapa tips bagi para pegiat bisnis UMKM agar usahanya mampu bersaing dengan produk-produk dari brand ternama tersebut. Apa saja tipsnya? 


    1. Memahami Kompetitor

    Mengetahui dan mengenali siapa kompetitor usahamu akan membuatmu paham kelebihan dan kekurangan dari produk yang mereka tawarkan. Kelebihan yang ada pada kompetitor sebaiknya kamu terapkan juga dalam usahamu, sebaliknya kekurangan yang terlihat pada mereka sebisa mungkin kamu hindari. 


    Kamu juga bisa mencari tahu informasi lain, seperti harga yang mereka tetapkan, produk yang paling diunggulkan, promosi yang sedang dilakukan, sampai ke peralatan produksi yang mereka gunakan. 


    2. Kenali Kebutuhan Konsumen

    Untuk mampu bertahan dalam persaingan bisnis, usahamu selayaknya mampu melayani konsumen dengan baik. Salah satunya dengan mengetahui kebutuhan dan kebiasaan para konsumen dalam membeli produk. 


    Dengan mengetahui dua hal ini, secara tidak langsung kamu bisa merangkul konsumen menjadi lebih erat, sehingga konsumen bisa menjadi lebih loyal dan nyaman. 


    Misalnya, kamu punya usaha produksi kue dan roti homemade. Carilah informasi kue dan roti apa yang sedang digemari masyarakat. Ketahui pula kebiasaan mereka dalam membeli, seperti jam berapa biasanya mereka menginginkan roti atau pada hari perayaan seperti apa, jadi untuk waktu-waktu tersebut kamu bisa menyediakan stok roti lebih banyak. 



    3. Mengembangkan Produk

    Hal inilah yang menjadi dasar utama bagi UMKM mampu bersaing dengan brand ternama. Sebagai pelaku bisnis, kamu tidak boleh takut untuk berinovasi dengan produk yang kamu tawarkan. 


    Ciptakan produk yang unik, kreatif, menarik, dan inovatif untuk bisa mendatangkan minat masyarakat. Tapi bukan hanya itu, kualitas produk yang baik pun dibutuhkan agar calon konsumen bisa berubah status menjadi pelanggan tetap. 


    4. Aktif Berpromosi

    Bagaimana caranya produk UMKM bisa dikenal oleh masyarakat tanpa adanya promosi? Untuk itulah, keaktifan pemiliknya dalam berpromosi amat diperlukan. 


    Promosi bisa dilakukan dengan banyak cara. Kamu bisa mengiklankan produkmu di beberapa media, bisa juga dengan cara rajin mengikuti event pameran UMKM yang sering diadakan di berbagai daerah. 


    Pameran bisa menjadi ajang untuk mengenalkan produk UMKM sekaligus menjaring konsumen sebanyak-banyaknya demi meraih keuntungan dalam bisnis. Dengan adanya pameran, produkmu bisa semakin banyak dikenal masyarakat. Semakin banyak dikenal, maka akan semakin baik. Peluang untuk mampu bersaing dengan brand ternama semakin besar pula. 


    5. Memaksimalkan Digital Marketing

    Saat ini, banyak konsumen yang lebih nyaman bila berbelanja atau membeli sesuatu dalam lingkup yang lebih privat, tanpa dilihat banyak orang. Itulah alasan kenapa keberadaan marketplace di internet semakin menjamur. 


    Kamu semestinya memanfaatkan hal ini sebagai cara untuk mampu menghadapi persaingan bisnis. Lakukan pemasaran produkmu melalui berbagai platform digital seperti blog, website, berbagai media sosial, juga marketplace yang ada di internet. 


    Pasanglah foto produk yang menarik, lakukan interaksi dengan konsumen sebanyak mungkin. Selain bisa digunakan sebagai media promosi yang efisien, pemasaran secara digital ini juga bisa menghemat biaya. Kamu tidak perlu mencetak brosur atau banner, tidak perlu juga membayar biaya pasang iklan di media cetak yang terkenal mahal. Efektif dan efisien, bukan? 


    6. Observasi dan Survei Pasar

    Cara lain agar  mampu berkembang dan bertahan dalam persaingan bisnis yaitu dengan melakukan observasi dan survei akan minat masyarakat pada produk yang kamu hasilkan. 


    Dari hasil penjualan selama ini, kamu bisa mengetahui mana produk yang paling diminati dan mana yang tidak. Setelahnya kamu bisa menentukan langkah apa yang akan diambil dalam bisnismu. 

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    5 Trik Tingkatkan Jualan Laris di eCommerce, Anti Gagal!
    Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi usaha dengan coba berjualan di marketplace, majoo punya beberapa tips ampuh yang bisa kamu coba. Yuk, simak!
    5 Cara Mudah Dapatkan Modal untuk Pengembangan Bisnis
    Dibandingkan dengan pengajuan modal konvensional melalui bank, pendanaan online lebih unggul dari segi kepraktisan.
    5 Taktik Jitu Memulai Bisnis Kuliner Online
    Apakah kamu tertarik memulai bisnis kuliner online? Kami siapkan lima taktik jitu untuk kamu simak!
    5 Alasan Mengapa Kamu Wajib Jualan di Instagram dan Tiktok Sekarang Juga!
    5 alasan mengapa bisnis kamu harus mencoba strategi pemasaran digital marketing platform Instagram dan Tiktok sekarang juga.