Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Saatnya Mempertahankan Penjualan sambil Tetap #salingjaga

    Ada banyak masyarakat yang terdampak oleh pandemi ini secara ekonomi, donasimu akan meringankan mereka

    Semakin hari kasus positif COVID-19 semakin bertambah. Imbauan untuk tetap di rumah saja, tentu masih berlanjut. Bahkan banyak masyarakat yang menyatakan mulai bosan karena harus terus melakukan swakarantina. Namun, sebetulnya beruntung sekali bila persoalan kita terkait swakarantina hanyalah rasa bosan. Sebab tak sedikit yang harus kehilangan pendapatan seketika karena adanya pembatasan sosial ini.

    Tak dipungkiri, pembatasan sosial dan swakarantina mengubah perilaku belanja konsumen, bahkan pola aktivitas secara keseluruhan. Sehingga banyak sektor yang terdampak.

    Kampanye #salingjaga, promosi penjualan dan bantu sesama

    Menyadari kondisi sulit ini, banyak pihak menginisiasi berbagai kegiatan sosial serta kampanye untuk sama-sama bertahan di tengah pandemi ini. Mulai dari penggalangan dana untuk membantu penyediaan masker bagi tenaga medis, menjahit APD bersama, hingga pembagian sembako bagi masyarakat yang terdampak wabah ini secara finansial.

    Di antara sekian banyak gerakan yang ada, #salingjaga salah satunya. Digagas oleh Haidar Bagir, CEO Mizan, dan Alissa Wahid, putri mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Salah satu yang disuarakan melalui kampanye tersebut adalah mengajak masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi pekerja informal dan warga lain yang terdampak wabah virus corona ini.

    Hingga awal April lalu, Mizan sendiri menyisihkan 10% dari penjualan buku mereka untuk disumbangkan dalam gerakan #salingjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran pun terus diserukan melalui kanal media sosial, baik akun resmi Mizan, maupun akun pribadi Alissa Wahid dan Haidar Bagir. Inisiatif ini pun ternyata disambut baik oleh banyak pihak. Cukup banyak figur publik yang turut mengkampanyekan gerakan ini.

    Sebagai pemilik usaha, kamu pun dapat turut mengambil peran. Tidak harus menyalurkan donasi melalui platform pengumpulan dana yang digagas pihak lain, gerakan #salingjaga sebetulnya bisa kamu mulai di lingkup terdekat bisnismu.

    Ada banyak sekali yang dapat dilakukan. Bagi kamu pemilik usaha clothing, langkah sederhana untuk turut menjaga lingkungan sekitar adalah dengan menambahkan produk masker kain dalam jenis produk yang kamu jual.

    Melalui kanal media sosial, berikanlah informasi yang dapat dipercaya terkait pentingnya menggunakan masker kain kepada para konsumen. Lalu, gunakanlah bahan yang benar-benar sesuai dengan anjuran institusi kesehatan yang berwenang. Ajak konsumen untuk membiasakan memakai masker kain saat harus keluar rumah. Harapannya, dengan memahami urgensi memakai masker, konsumen akan berbelanja produk masker yang kamu tawarkan.

    Langkah-langkah serupa dapat dilakukan oleh bisnis lain. Bagi para pemilik restoran atau kafe misalnya, dapat memasukkan produk baru berupa jamu dalam menu milikmu. Sebelum memutuskan untuk menjual jamu jenis tertentu, lakukan riset mendalam terkait bahan yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh. Ingat, pilih sumber-sumber informasi yang dapat dipercaya ya!

    Ajaklah masyarakat memulai kebiasaan yang dapat menghindarkan mereka dari virus corona!

    Selama ini, mungkin tidak banyak orang yang terbiasa minum jamu untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun, daya tahan tubuh yang baik merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi ini. Maka, berikanlah edukasi yang menyeluruh kepada para konsumen tentang manfaat dari jamu yang kamu jual, agar mereka mau memulai kebiasaan baru, yaitu meminum jamu untuk menjaga daya tahan tubuh. 

    Meski terasa seperti hanya memasarkan produk, sebetulnya tanpa disadari kamu sedang turut berperan dalam upaya menjaga lingkungan sekitar. Apalagi jika dari setiap penjualan, kamu bisa menyisihkan bantuan seperti yang dilakukan oleh Mizan. Atau kamu bisa membagikan satu produk gratis untuk setiap penjualan yang tercipta. Setiap satu masker terjual misalnya, kamu berikan satu masker gratis untuk yang membutuhkan.

    Situasi sulit ini sungguh dapat dilalui, kalau kita semua bersedia #salingjaga!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Menilik Kaitan Barista Cakep dengan Penjualan Coffee Shop
    Barista yang cakep mungkin jadi salah satu alasan konsumen datang ke coffee shop. Namun, hal ini bukanlah satu-satunya cara meningkatkan penjualan.
    Ide Promosi Tahun Baru sebagai Customer Loyalty Program
    Memberikan promosi tahun baru adalah hal yang sudah biasa dilakukan pebisnis. Bagaimana bila ide tersebut digabungkan dengan customer loyalty program?
    dr. Tirta, Sosok di Balik Cemerlangnya Bisnis Shoes and Care
    Tahukah kamu, dr. Tirta mengawali bisnis Shoes and Care dari sepetak kamar kos? Kini usaha tersebut sudah meraup omzet miliaran rupiah.
    Bikin Konten Bisnis untuk Tingkatkan Omzet Usaha? Hayuk!
    Konten bisnis seperti apa yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan omzet usaha? Platform apa yang sebaiknya dipilih untuk melakukannya?