6 Ciri Pengusaha yang Bisnisnya Bertahan Lama Meski Banyak Krisis

Penulis Annisa Nur Indriyanti
24 April 2026

article thumbnail
Di tengah ketidakpastian ekonomi, tidak semua bisnis mampu bertahan. Banyak usaha tumbang saat menghadapi krisis, mulai dari perubahan pasar hingga tekanan finansial. Namun, ada juga pengusaha yang justru mampu menjaga bisnisnya tetap stabil bahkan berkembang. Apa rahasianya?
 
Artikel ini akan membahas ciri-ciri pengusaha yang mampu mempertahankan bisnis dalam berbagai kondisi, lengkap dengan penjelasan yang relevan untuk diterapkan.
 
 
1. Adaptif terhadap Perubahan
 
Pengusaha yang tangguh tidak kaku dalam menjalankan bisnis. Mereka cepat membaca perubahan tren, perilaku konsumen, hingga kondisi pasar.
 
Saat krisis terjadi, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama. Misalnya, beralih ke digital, mengubah strategi pemasaran, atau menyesuaikan produk dengan kebutuhan terbaru.
 
 
2. Memiliki Manajemen Keuangan yang Disiplin
 
Bisnis yang bertahan lama hampir selalu didukung oleh pengelolaan keuangan yang baik. Pengusaha yang disiplin akan:
• Memisahkan keuangan pribadi dan bisnis
• Mengontrol pengeluaran
• Menyisihkan dana darurat
 
Manajemen keuangan yang sehat membantu bisnis tetap berjalan meski pemasukan menurun.
 
 
3. Fokus pada Nilai dan Kualitas
 
Pengusaha yang sukses tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek. Mereka lebih fokus pada kualitas produk atau layanan yang diberikan.
 
Dengan menjaga kualitas, kepercayaan pelanggan tetap terjaga, sehingga bisnis memiliki fondasi yang kuat untuk bertahan dalam jangka panjang.
 
 
4. Memiliki Mindset Jangka Panjang
 
Salah satu ciri penting pengusaha yang bertahan lama adalah berpikir jauh ke depan. Mereka tidak mudah panik saat menghadapi penurunan sementara.
 
Sebaliknya, mereka melihat krisis sebagai bagian dari siklus bisnis dan tetap konsisten menjalankan strategi jangka panjang.
 
 
5. Mampu Mengelola Risiko
 
Setiap bisnis pasti memiliki risiko. Pengusaha yang berpengalaman akan:
• Mengantisipasi kemungkinan terburuk
• Menyiapkan strategi cadangan
• Tidak mengambil keputusan secara impulsif
 
Kemampuan ini membuat bisnis lebih siap menghadapi situasi tak terduga.
 
 
6. Memiliki Relasi dan Jaringan yang Kuat
 
Jaringan bisnis yang luas dapat menjadi penyelamat di masa sulit. Relasi dengan supplier, pelanggan, hingga mitra bisnis membantu menjaga stabilitas usaha.
 
Selain itu, jaringan juga membuka peluang kolaborasi yang bisa memperkuat bisnis saat kondisi tidak menentu.
 
 
Kesimpulan
 
Bertahan di tengah krisis bukan soal keberuntungan, melainkan hasil dari strategi dan karakter pengusaha itu sendiri. Dengan sikap adaptif, manajemen keuangan yang baik, fokus pada kualitas, serta kemampuan mengelola risiko, bisnis memiliki peluang lebih besar untuk tetap eksis.
 
Ciri-ciri pengusaha yang tangguh ini bisa menjadi acuan bagi siapa saja yang ingin membangun usaha berkelanjutan. Dengan menerapkannya secara konsisten, peluang untuk bertahan bahkan berkembang di tengah krisis akan semakin besar.

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo