Apa Itu Cash Conversion? Pengertian, Rumus, dan Contohnya dalam Bisnis

Penulis Annisa Nur Indriyanti
23 February 2026

article thumbnail
Dalam dunia bisnis, pengelolaan arus kas menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kelangsungan usaha. Salah satu konsep yang sering digunakan untuk mengukur efisiensi pengelolaan kas adalah cash conversion. Lalu, apa itu cash conversion dan mengapa penting bagi bisnis?
 
Artikel ini akan membahas pengertian cash conversion, rumus, manfaat, serta contoh penerapannya dalam bisnis.
 
 
Apa Itu Cash Conversion?
 
Cash conversion adalah proses perubahan investasi bisnis—seperti persediaan barang dan piutang—menjadi uang tunai. Cash conversion menunjukkan seberapa cepat sebuah bisnis dapat mengubah modal kerja menjadi kas yang siap digunakan kembali.
 
Semakin cepat cash conversion terjadi, semakin sehat kondisi keuangan bisnis karena uang bisa diputar kembali untuk operasional atau pengembangan usaha.
 
Cash conversion biasanya diukur menggunakan Cash Conversion Cycle (CCC) atau siklus konversi kas.
 
 
 
Apa Itu Cash Conversion Cycle?
 
Cash Conversion Cycle (CCC) adalah ukuran waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk mengubah investasi dalam persediaan dan piutang menjadi uang tunai dari penjualan.
 
Cash Conversion Cycle membantu bisnis memahami:
• Berapa lama uang tertahan dalam persediaan
• Berapa lama pelanggan membayar tagihan
• Berapa lama bisnis membayar supplier
 
Semakin pendek siklusnya, semakin efisien pengelolaan kas perusahaan.
 
 
 
Rumus Cash Conversion Cycle
 
Rumus Cash Conversion Cycle adalah:
 
CCC = DIO + DSO − DPO
 
Keterangan:
• DIO (Days Inventory Outstanding)
Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menjual persediaan.
• DSO (Days Sales Outstanding)
Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menerima pembayaran dari pelanggan.
• DPO (Days Payable Outstanding)
Rata-rata waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk membayar pemasok.
 
 
 
Contoh Perhitungan Cash Conversion
 
Misalnya sebuah bisnis memiliki data berikut:
• DIO = 40 hari
• DSO = 20 hari
• DPO = 25 hari
 
Maka:
 
CCC = 40 + 20 − 25
CCC = 35 hari
 
Artinya, bisnis membutuhkan waktu 35 hari untuk mengubah modal menjadi uang tunai kembali.
 
 
Fungsi Cash Conversion dalam Bisnis
 
Cash conversion memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:
 
1. Mengukur Kesehatan Keuangan Bisnis
 
Cash conversion membantu mengetahui apakah arus kas bisnis berjalan lancar atau tidak.
 
Jika cash conversion terlalu lama, bisnis bisa mengalami kekurangan kas.
 
2. Membantu Perencanaan Keuangan
 
Dengan memahami cash conversion, pemilik bisnis dapat:
• Mengatur stok barang
• Mengelola pembayaran
• Mengontrol pengeluaran
 
3. Meningkatkan Efisiensi Operasional
 
Cash conversion membantu bisnis menemukan masalah seperti:
• Stok terlalu banyak
• Penjualan lambat
• Pembayaran pelanggan terlambat
 
 
Manfaat Cash Conversion bagi UMKM
 
Konsep cash conversion sangat penting terutama bagi UMKM karena modal biasanya terbatas.
 
Berikut manfaatnya:
 
1. Mempercepat Perputaran Modal
 
Dengan cash conversion yang baik, bisnis bisa:
• Membeli stok lebih cepat
• Menambah produk baru
• Meningkatkan penjualan
 
2. Mengurangi Risiko Kekurangan Kas
 
Cash conversion yang cepat membantu bisnis tetap memiliki uang untuk:
• Membayar gaji
• Membayar supplier
• Menjalankan operasional
 
3. Membantu Pengambilan Keputusan
 
Cash conversion dapat menjadi dasar keputusan seperti:
• Menambah stok
• Memberi kredit ke pelanggan
• Menunda pembelian
 
 
 
Cara Meningkatkan Cash Conversion
 
Berikut beberapa cara mempercepat cash conversion:
 
1. Mengurangi Stok Berlebih
 
Terlalu banyak stok membuat uang tertahan dalam bentuk barang.
 
Tipsnya:
• Hitung kebutuhan stok
• Pantau penjualan
• Hindari overstock
 
 
 
2. Mempercepat Pembayaran Pelanggan
 
Beberapa cara yang bisa dilakukan:
• Memberikan batas waktu pembayaran
• Mengirim pengingat tagihan
• Memberikan diskon pembayaran cepat
 
 
 
3. Mengatur Pembayaran ke Supplier
 
Bisnis dapat mengatur pembayaran agar tidak terlalu cepat.
 
Contohnya:
• Negosiasi tempo pembayaran
• Membayar sesuai jatuh tempo
 
 
4. Menggunakan Sistem Keuangan Digital
 
Sistem digital membantu memantau:
• Penjualan
• Stok
• Piutang
• Arus kas
 
Dengan pencatatan yang rapi, cash conversion bisa dikontrol lebih baik.
 
 
Perbedaan Cash Conversion dan Arus Kas
 
Banyak orang mengira cash conversion sama dengan arus kas, padahal keduanya berbeda.
 
Cash Conversion
• Mengukur kecepatan perputaran uang
• Fokus pada efisiensi modal kerja
 
Arus Kas
• Mengukur uang masuk dan keluar
• Fokus pada kondisi kas saat ini
 
Keduanya saling berkaitan dan sama-sama penting dalam bisnis.
 
 
 
Kesimpulan
 
Cash conversion adalah proses perubahan modal kerja menjadi uang tunai yang dapat digunakan kembali dalam bisnis. Dengan memahami cash conversion, pemilik usaha dapat mengelola keuangan dengan lebih efisien.
 
Cash conversion yang cepat membantu bisnis memiliki arus kas yang sehat, mempercepat perputaran modal, dan mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo