Apa Itu Rumus ROA? Ini Fungsi, Cara Menghitung dan Contohnya

Penulis Annisa Nur Indriyanti
23 September 2025

article thumbnail

Dalam dunia bisnis dan keuangan, ada banyak indikator yang bisa digunakan untuk menilai kesehatan sebuah perusahaan. Salah satu indikator yang cukup populer adalah ROA (Return on Assets). Untuk memahami lebih jauh, penting bagi kita mengetahui apa itu ROA (Return on Assets)?, bagaimana fungsi dan tujuan menghitung ROA, serta tentu saja bagaimana menggunakan rumus ROA untuk mengevaluasi kinerja usaha.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang Rumus ROA, fungsi, cara menghitung, hingga contoh penerapannya. Dengan memahami hal ini, pemilik bisnis dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan dan mengelola aset perusahaan.

Apa Itu ROA (Return on Assets)?

ROA (Return on Assets) adalah salah satu rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif sebuah perusahaan dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba. Dalam kata lain, ROA menunjukkan seberapa besar keuntungan yang diperoleh perusahaan dari setiap rupiah aset yang dimilikinya.

Misalnya, jika sebuah perusahaan memiliki ROA sebesar 10%, artinya setiap Rp100 aset yang dimiliki mampu menghasilkan Rp10 keuntungan bersih.

ROA sering dijadikan tolok ukur oleh investor, pemegang saham, maupun manajemen perusahaan untuk mengetahui efisiensi penggunaan aset. Semakin tinggi nilai ROA, semakin baik perusahaan dalam mengelola asetnya untuk menciptakan profit.

Fungsi dan Tujuan Menghitung ROA

Menghitung ROA bukan sekadar formalitas dalam laporan keuangan, melainkan memiliki beberapa fungsi penting:

  1. Mengukur Efisiensi Penggunaan Aset

ROA menunjukkan apakah aset perusahaan benar-benar digunakan secara optimal untuk menghasilkan keuntungan.

  1. Membandingkan Kinerja Perusahaan

Dengan menghitung ROA, kita bisa membandingkan kinerja perusahaan dengan kompetitor di industri yang sama.

  1. Membantu Investor dalam Pengambilan Keputusan

Investor biasanya tertarik dengan perusahaan yang mampu menghasilkan laba tinggi dari aset yang relatif kecil. ROA yang tinggi memberikan sinyal positif bagi calon investor.

  1. Mendukung Perencanaan Bisnis

Pemilik usaha bisa menjadikan ROA sebagai indikator untuk menyusun strategi jangka panjang. Jika ROA menurun, mungkin ada aset yang tidak produktif atau biaya operasional yang terlalu tinggi.

Dengan kata lain, fungsi dan tujuan menghitung ROA adalah agar bisnis dapat lebih terarah, efisien, dan menarik di mata investor.

Rumus ROA dan Penjelasannya

Setelah memahami definisi dan fungsi, kini saatnya kita masuk ke inti pembahasan: Rumus ROA. Secara sederhana, rumus yang digunakan adalah:

ROA = Laba Bersih / Total Aset x 100%

Mari kita uraikan komponen-komponen dalam rumus tersebut:

  • Laba Bersih (Net Income): Keuntungan akhir setelah dikurangi semua biaya, termasuk pajak dan bunga.

  • Total Aset: Jumlah seluruh aset yang dimiliki perusahaan, baik aset lancar maupun aset tetap.

  • Hasil perhitungan biasanya ditampilkan dalam bentuk persentase (%).

Penjelasan:

  • Jika hasil ROA tinggi, berarti perusahaan berhasil memaksimalkan penggunaan aset untuk menghasilkan keuntungan.

  • Jika hasil ROA rendah, perusahaan mungkin memiliki aset besar namun tidak dimanfaatkan secara produktif.


Contoh Perhitungan Rumus ROA

Agar lebih mudah dipahami, mari kita lihat contoh sederhana perhitungan Rumus ROA.

Contoh Kasus:

Sebuah perusahaan memiliki laba bersih sebesar Rp500 juta pada akhir tahun. Sementara itu, total aset perusahaan tercatat sebesar Rp5 miliar. Menggunakan rumus:

ROA = Rp500.000.000 / Rp5.000.000.000 x 100%

ROA = 0,1 x 100%

ROA = 10%

Artinya, perusahaan mampu menghasilkan laba sebesar 10% dari total aset yang dimilikinya.

Jika dibandingkan dengan perusahaan lain yang memiliki ROA lebih rendah, misalnya 5%, maka perusahaan ini lebih efisien dalam mengelola asetnya.

Faktor yang Mempengaruhi ROA

Nilai ROA suatu perusahaan tidak muncul begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Efisiensi operasional: Semakin efisien perusahaan dalam mengendalikan biaya, semakin tinggi pula ROA.

  • Manajemen aset: Aset yang menganggur atau tidak produktif akan menurunkan ROA.

  • Jenis industri: Setiap industri memiliki karakteristik yang berbeda. Misalnya, perusahaan teknologi cenderung memiliki ROA lebih tinggi dibandingkan perusahaan manufaktur yang membutuhkan aset fisik besar.

  • Strategi keuangan: Bagaimana perusahaan mengelola utang dan modal juga memengaruhi nilai ROA.

Kelebihan dan Keterbatasan ROA

Seperti indikator keuangan lainnya, ROA juga memiliki kelebihan dan keterbatasan.

Kelebihan:

  1. Memberikan gambaran cepat mengenai efisiensi perusahaan.

  2. Bisa digunakan sebagai pembanding antar perusahaan.

  3. Membantu manajemen mengambil keputusan strategis.

Keterbatasan:

  1. Tidak memperhitungkan struktur modal perusahaan.

  2. Bisa berbeda interpretasi antar industri.

  3. Nilai aset yang terus berubah (misalnya karena depresiasi) dapat memengaruhi hasil perhitungan.

Pentingnya Memahami Rumus ROA untuk Pemilik Usaha

Bagi pemilik bisnis, terutama UMKM, memahami Rumus ROA bukan hanya relevan bagi perusahaan besar, tetapi juga penting untuk usaha skala kecil dan menengah. Dengan mengetahui nilai ROA, pemilik usaha bisa:

  • Menilai apakah investasi pada aset baru benar-benar menguntungkan.

  • Mengendalikan biaya agar keuntungan tetap optimal.

  • Membuat strategi pertumbuhan yang lebih realistis.

Misalnya, seorang pemilik restoran bisa menilai apakah pembelian peralatan baru memberikan dampak nyata terhadap peningkatan laba. Jika tidak, berarti ROA bisa menurun dan keputusan tersebut harus dievaluasi kembali.

Menghitung ROA memang penting, tapi sering kali pemilik bisnis kesulitan dalam menyusun laporan keuangan yang rapi dan akurat. Di sinilah teknologi bisa membantu.

Aplikasi seperti majoo hadir untuk memudahkan Anda dalam mengelola keuangan, mencatat transaksi, hingga membuat laporan bisnis secara otomatis. Dengan dukungan majoo, Anda bisa lebih mudah memantau Rumus ROA, laba bersih, serta efisiensi aset usaha Anda.

Jangan biarkan bisnis berjalan tanpa arah. Mulai gunakan majoo sekarang juga, dan kelola usaha Anda dengan lebih cerdas, efektif, dan menguntungkan




Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo