Batas Aman Mengonsumsi Makanan Setelah Expired Date, Perlu Diketahui!

Penulis Annisa Nur Indriyanti
02 October 2025

article thumbnail

Dalam setiap kemasan makanan dan minuman, kita akan menemukan tanggal batas toleransi makanan kadaluarsa yang berupa Exp. Date, Best Before, atau Use By.


Tanggal-tanggal ini seringkali menjadi satu-satunya pedoman kita dalam menentukan apakah sebuah makanan masih layak dikonsumsi atau harus dibuang.


Namun, seberapa absolutkah tanggal kadaluarsa itu? Apakah sebutir telur yang melewati best before-nya satu hari benar-benar sudah menjadi racun, atau sebotol saus yang melewati use by-nya sepekan sudah tak bisa lagi dimakan? Mari kita bahas.


Apa Itu Tanggal Kadaluarsa pada Makanan


Batas toleransi makanan kadaluarsa merupakan tanggal kadaluarsa berupa label yang tertera pada makanan. Label ini menunjukkan batas waktu di mana suatu produk masih dianggap aman dan berkualitas untuk dikonsumsi. 


Label yang memuat tanggal  kadaluarsa pada makanan ini berfungsi sebagai panduan bagi konsumen untuk mengetahui kapan suatu produk sudah tidak layak dimakan, baik dari segi keamanan maupun kualitasnya.


Di Indonesia sendiri, ada dua jenis label utama yang sering ditemui, yakni Baik Digunakan Sebelum (Best Before) dan Tanggal Kadaluarsa (Expired Date).


Sebagai konsumen, penting untuk selalu memeriksa kedua jenis label ini saat membeli dan menyimpan makanan. Memahami perbedaan antara keduanya dapat membantu kita menjadi konsumen yang lebih bijak, menjaga kesehatan, dan mengurangi pemborosan makanan.


Perbedaan Best Before vs Expired Date


Seperti yang disinggung di atas, ada dua jenis label utama dalam menentukan batas toleransi makanan, yakni Best Before dan Expired Date. Kedua label ini memiliki perbedaan yang dilihat dari segi fungsi dan makanan yang dilabeli. Berikut penjelasan lengkapnya:


  1. Baik Digunakan Sebelum (Best Before)


Label ini lebih merujuk pada kualitas produk, bukan keamanannya. Tanggal ini menunjukkan batas waktu di mana produk tersebut masih berada pada kondisi terbaiknya dari segi rasa, tekstur, aroma, dan nutrisi.

Setelah tanggal ini, produk mungkin akan mengalami penurunan kualitas (misalnya biskuit menjadi kurang renyah atau rasa rempah berkurang), tetapi masih aman untuk dikonsumsi selama kemasannya utuh dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti berjamur, berbau aneh, atau berubah warna.


Contoh Produk: Makanan kering seperti biskuit, sereal, mi instan, atau makanan kaleng.


  1. Tanggal Kadaluarsa (Expired Date)


Label ini adalah tanggal yang paling penting dan berkaitan erat dengan keamanan produk. Tanggal ini menunjukkan batas waktu terakhir di mana produk aman untuk dikonsumsi. Melewati tanggal ini, risiko pertumbuhan bakteri patogen (bakteri penyebab penyakit) menjadi sangat tinggi, meskipun produk terlihat dan berbau normal.


Jika mengkonsumsi makanan atau minuman yang melewati batas tanggal ini, produk tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi dan sebaiknya dibuang untuk menghindari risiko keracunan makanan.


Contoh Produk: Makanan yang sangat mudah rusak seperti daging segar, produk susu, keju, atau makanan siap saji.


Makanan yang Masih Aman Dikonsumsi Setelah Expired Date


Batas toleransi makanan kadaluarsa bisa fleksibel, tergantung dengan produk itu sendiri. Faktanya, tidak semua makanan yang melewati tanggal yang tertera di kemasan harus langsung dibuang. 


Label Best Before berkaitan dengan kualitas, bukan keamanan. Makanan dengan label ini biasanya masih aman untuk dimakan setelah tanggal yang tertera, meskipun rasa, tekstur, atau nutrisinya mungkin sudah sedikit menurun.


Berikut contoh makanan yang  masih aman dikonsumsi jika melewati tanggal kadaluarsa:


  1. Makanan Kering: Biskuit, sereal, pasta kering, atau mi instan. Meskipun mungkin tidak serenyah atau sekenyal sebelumnya, makanan ini aman selama tidak ada tanda-tanda kerusakan seperti bau apek, jamur, atau perubahan warna.

  2. Makanan Kaleng: Selama kemasan kaleng tidak penyok, berkarat, atau menggembung, isinya masih aman dikonsumsi. Makanan kaleng memiliki masa simpan yang sangat panjang karena proses sterilisasi saat pengemasannya.

  3. Bumbu dan Rempah Kering: Bubuk cabai, lada, atau rempah-rempah lain. Setelah tanggal Best Before, mereka mungkin kehilangan sedikit aroma dan rasanya, tetapi tidak akan membahayakan kesehatan.

  4. Madu: Madu tidak memiliki tanggal kedaluwarsa yang sebenarnya karena kadar gula dan kelembapannya yang rendah. Jika mengkristal, cukup rendam wadahnya dalam air hangat.

  5. Keju Keras: Keju seperti Parmesan atau Cheddar dapat bertahan lama. Jika muncul sedikit jamur pada permukaannya, cukup potong bagian yang berjamur tersebut, dan sisa keju masih aman untuk dikonsumsi.

  6. Cokelat dan Permen Keras: Gula dalam permen dan cokelat membuatnya tahan lama. Permen keras tidak akan menjadi tidak aman, meskipun mungkin menjadi lengket. Cokelat mungkin akan muncul lapisan putih (disebut blooming) karena lemaknya naik ke permukaan, tapi ini tidak berbahaya.


Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Lewat Tanggal


Batas toleransi makanan kadaluarsa memang bisa fleksibel, tetapi ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi setelah melewati tanggal kadaluarsanya.


Jika makanan-makanan ini dikonsumsi setelah tanggal kadaluarsa, bisa berpotensi menyebabkan keracunan makanan karena adanya bakteri berbahaya.


Makanan yang tidak boleh dikonsumsi setelah lewat tanggal kadaluarsa di antaranya adalah daging dan ikan segar, susu pasteurisasi, yogurt, dan produk olahan susu lainnya, Makanan siap saji (misalnya, salad kemasan atau sandwich).


Tips Aman Menyimpan Makanan Agar Tahan Lebih Lama


Batas toleransi makanan kadaluarsa bisa diakali dengan cara penyimpanan makanan yang baik dan benar. langkah pertama kali yang perlu dilakukan adalah memahami tanggal kadaluarsa produk.


Usahakan, jangan membeli produk yang tanggal kadaluarsanya sudah dekat jika berniat membelinya untuk stok makanan di rumah. Lebih baik, beli makanan yang kadaluarsanya cepat untuk dikonsumsi di hari yang sama.


Bila memerlukan penyimpanan, ada beberapa tips yang harus dilakukan. Menurut Chef Devina yang dikutip dari InsertLive, menyimpan makanan di kulkas menjadi solusi memperlambat proses makanan basi atau tercemar bakteri.


Menurut Chef Devina, untuk membuat bahan makanan tersebut tahan lama di kulkas, perlu mengetahui lebih dahulu jenis bahan makanan tersebut. Perlu pula mengetahui bahwa setiap bahan makanan memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda.


Kenali dulu bahan makanan tersebut, adi untuk mau penyimpanannya apakah mau mungkin 2-3 hari atau mau lebih lama kan bisa masuk freezer. Contoh kalau misalnya bahan-bahan yang cukup sensitif terhadap suhu itu, misalnya produk-produk susu, lalu daging yang dimarinasi, itu ditaruh di bagian kulkas paling dingin.


Sedangkan untuk bahan makanan yang tidak sensitif, misalnya minuman-minuman kemasan bisa cukup ditaruh di bagian pintu karena area itu yang paling tidak terlalu dingin.


Tak jarang bahan makanan yang dimasukkan ke dalam kulkas terlupa oleh kita. Misal, kita tak tahu sudah berapa lama menyimpan bahan makanan tersebut hingga masa kadaluarsanya terlewat.

Cara yang harus diperhatikan adalah dengan melakukan perencanaan yang jelas sebelum menyimpan. Memilih wadah yang transparan dan menyusunnya sesuai dengan tanggal menyimpan juga bisa memudahkan.



Kesimpulan


Batas toleransi makanan kadaluarsa merupakan tanggal kadaluarsa berupa label yang tertera pada makanan. Label ini menjadi penunjang yang penting untuk menunjukkan batas waktu di mana suatu produk masih dianggap aman dan berkualitas untuk dikonsumsi. .


Sedangkan untuk menunjang bisnis agar berjalan secara efektif, mendapatkan pencatatan laporan keuangan dalam perusahaan dengan aplikasi keuangan seperti majoo bisa menjadi solusi yang memudahkan. Aplikasi ini membantu pelaku bisnis dalam mencatat pengeluaran, memantau arus kas, dan merencanakan anggaran dengan lebih efisien.


Dengan menggunakan majoo, kalian bisa fokus mengembangkan usaha tanpa khawatir bingung dalam mengelola keuangan. Yuk mulai mengelola keuangan atau bisnis kalian dengan majoo.


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo