Mengenal Apa Itu Persentase Keuntungan?
Dalam bisnis, kelebihan harga jual dari harga beli disebut keuntungan. Dalam istilah akuntansi, keuntungan disebut laba kotor (gross profit). Disebut laba kotor karena selisih harga ual dan harga beli belum dikurangi beban operasional.
Persentase keuntungan dalam bisnis adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar laba (keuntungan) yang diperoleh dari hasil penjualan dibandingkan dengan biaya atau modal yang dikeluarkan.
Baca juga: Keuntungan adalah Tujuan Utama Pengusaha. Apa Benar?
Urgensi Menghitung Persentase Keuntungan dalam Bisnis
Menghitung persentase keuntungan bisnis penting untuk memberikan gambaran yang jelas tentang seberapa efisien bisnis Anda menghasilkan laba.
Berikut beberapa urgensi utama dari menghitung persentase keuntungan:
1. Persentase keuntungan menunjukkan apakah bisnis menghasilkan laba yang sebanding dengan modal dan risiko yang dikeluarkan.
2. Mengetahui persentase keuntungan membantu pemilik bisnis untuk mengambil keputusan, seperti menaikkan harga, menekan biaya, atau mengubah strategi pemasaran.
3. Pemilik bisnis juga bisa mengevaluasi efisiensi operasional melalui persentase keuntungan.
4. Persentase keuntungan bisa digunakan untuk membandingkan kinerja antara berbagai produk, layanan, atau cabang usaha. Produk dengan margin kecil mungkin perlu dievaluasi atau ditinggalkan.
5. Pemilik bisnis dapat menarik investor dengan persentase keuntungan. Investor biasanya tertarik pada bisnis yang memiliki persentase keuntungan yang stabil dan tinggi karena menunjukkan potensi pertumbuhan dan kemampuan bayar.
6. Perhitungan persentase keuntungan dapat menjadi dasar dalam membuat proyeksi keuangan, menentukan target penjualan, dan menyusun anggaran di masa depan.
7. Persentase keuntungan juga bisa mengukur daya saing bisnis kamu. Jika margin jauh di bawah rata-rata industri, bisa jadi bisnis Anda kurang kompetitif atau efisiensi masih rendah.
Rumus Menghitung Persentase Keuntungan
Untung menghitung persentase untung, perlu diketahui nilai untung (laba) tersebih dahulu. Cara menghitung laba adalah sebagai berikut:
Laba= Total Penjualan − Harga Pokok Penjualan (HPP)
- Total Penjualan: Jumlah uang yang diterima dari penjualan produk/jasa.
- Harga Pokok Penjualan (HPP): Biaya langsung untuk memproduksi atau membeli barang yang dijual.
Menghitung besar persentase untung, gunakan rumus berikut:
a. Berdasarkan harga pokok/harga beli:
Persentase keuntungan = (laba/harga beli) x 100%
b. Berdasarkan harga jual:
Persentase keuntungan = (laba/harga jual) x 100%
Contoh Menghitung dengan Rumus Persentase Keuntungan
Contoh 1:
Seseorang ingin menjual kue lapis legit. Ia menjual satu loyang lapis legit seharga Rp500.000. Sementara modal yang ia gunakan untuk membuat satu loyang lapis legit adalah Rp400.000.
Langkah pertama, hitunglah keuntungan dari penjualan satu loyang lapis legit dengan rumus:
Keuntungan = Harga Jual - Harga Pokok
Keuntungan = 500.000 - 400.0000
Keuntungan = 100.000
Langkah kedua, menghitung persentase keuntungan berdasarkan harga pokok dan harga jual.
a. Berdasarkan harga pokok:
Persentase Keuntungan = (laba/harga pokok) x 100%
= (150.000/400.000) x 100%
= 37%
b. Berdasarkan harga jual:
Persentase keuntungan = (laba/harga jual) x 100%
= (150.000/500.000) x 100%
= 30%
Jika dihitung berdasarkan harga pokok, persentase keuntungan adalah 37% dan berdasarkan harga jual, persentase keuntungannya sebesar 30%.
Kesimpulan
Persentase keuntungan merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa besar laba (keuntungan) yang diperoleh dari hasil penjualan dibandingkan dengan biaya atau modal yang dikeluarkan. Persentase ini sangat penting karena membantu pemilik bisnis menilai efisiensi dan profitabilitas usaha mereka.