Begini Proses Pembuatan Uang Baru di Pabrik Peruri

Penulis Annisa Nur Indriyanti
13 March 2026

article thumbnail
Uang kertas yang digunakan masyarakat setiap hari ternyata melalui proses produksi yang panjang dan sangat ketat. Di Indonesia, pencetakan uang dilakukan oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau dikenal sebagai Peruri. Perusahaan milik negara ini bertugas memproduksi uang rupiah dengan standar keamanan tinggi agar tidak mudah dipalsukan.
 
Lalu, bagaimana proses pembuatan uang baru di pabrik Peruri? Berikut tahapan lengkapnya.
 
1. Perancangan Desain Uang
 
Tahap pertama dalam pembuatan uang adalah proses desain. Desain uang rupiah ditentukan oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral yang berwenang mengatur dan mengedarkan mata uang di Indonesia.
 
Desain tersebut biasanya memuat berbagai elemen penting seperti:
• Gambar pahlawan nasional
• Motif budaya Indonesia
• Warna khas tiap pecahan uang
• Lambang negara Garuda Pancasila
 
Selain itu, desain juga dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan untuk mencegah pemalsuan.
 
 
2. Pembuatan Kertas Khusus Uang
 
Tidak seperti kertas biasa, kertas uang memiliki bahan khusus yang lebih kuat dan tahan lama. Bahan ini umumnya berasal dari serat kapas sehingga lebih tahan terhadap lipatan dan tidak mudah rusak.
 
Pada tahap ini juga ditambahkan beberapa fitur keamanan seperti:
• Watermark (tanda air)
• Benang pengaman
• Serat berwarna yang hanya terlihat di bawah sinar tertentu
 
Fitur-fitur ini membantu masyarakat mengenali keaslian uang.
 
 
 
3. Proses Pencetakan Uang
 
Setelah kertas siap, proses selanjutnya adalah pencetakan. Di tahap ini, desain uang dicetak menggunakan mesin khusus berteknologi tinggi.
 
Teknik pencetakan uang biasanya melibatkan beberapa metode, antara lain:
• Offset printing untuk mencetak latar belakang
• Intaglio printing untuk menghasilkan tekstur timbul
• Letterpress printing untuk nomor seri uang
 
Tekstur timbul pada uang membantu masyarakat membedakan uang asli dengan yang palsu.
 
 
 
4. Penambahan Fitur Keamanan
 
Untuk mencegah pemalsuan, uang rupiah dilengkapi berbagai fitur keamanan canggih. Beberapa di antaranya meliputi:
• Gambar tersembunyi (latent image)
• Tinta berubah warna
• Microtext atau tulisan sangat kecil
• Elemen yang hanya terlihat dengan sinar ultraviolet
 
Fitur ini membuat uang lebih sulit ditiru oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
 
 
 
5. Proses Pemeriksaan Kualitas
 
Setelah dicetak, setiap lembar uang harus melalui tahap pemeriksaan kualitas. Mesin khusus akan memeriksa apakah terdapat cacat cetak, warna yang tidak sesuai, atau nomor seri yang bermasalah.
 
Uang yang tidak memenuhi standar akan langsung dimusnahkan agar tidak beredar di masyarakat.
 
 
 
6. Distribusi ke Bank Indonesia
 
Setelah lolos pemeriksaan kualitas, uang baru akan dikemas dan dikirim ke Bank Indonesia. Dari sana, uang kemudian didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia.
 
Biasanya, uang baru akan banyak beredar menjelang momen tertentu seperti Lebaran, ketika masyarakat membutuhkan uang pecahan baru untuk berbagai keperluan.
 
 
Kesimpulan
 
Proses pembuatan uang baru di Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap tahap mulai dari desain, pencetakan, hingga pemeriksaan kualitas dilakukan dengan standar keamanan tinggi.
 
Tujuannya adalah memastikan uang rupiah yang beredar di masyarakat memiliki kualitas baik serta sulit dipalsukan. Dengan proses yang ketat ini, kepercayaan masyarakat terhadap mata uang nasional dapat terus terjaga.

 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo