Buka Usaha Nail Art, Ini Estimasi Modal Awal dan Biaya Operasionalnya

Penulis Annisa Nur Indriyanti
14 January 2026

article thumbnail
Usaha nail art terus menunjukkan tren positif hingga 2026. Tingginya minat perawatan kuku, khususnya di kalangan perempuan muda dan pekerja urban, membuat bisnis ini semakin menjanjikan. Bahkan, usaha nail art bisa dimulai dari skala kecil dengan modal yang relatif terjangkau.
 
Lalu, berapa modal usaha nail art yang dibutuhkan? Simak estimasi modal awal, biaya operasional, hingga potensi keuntungannya berikut ini.
 
 
Estimasi Modal Awal Usaha Nail Art
 
Modal awal usaha nail art bisa disesuaikan dengan konsep bisnis, apakah home service, rumahan, atau studio kecil.
 
1. Peralatan Utama Nail Art
 
Berikut estimasi biaya peralatan dasar nail art:
• Meja nail art & kursi pelanggan: Rp1.500.000 – Rp3.000.000
• Kursi nail artist: Rp500.000 – Rp1.000.000
• UV/LED nail lamp: Rp300.000 – Rp800.000
• Nail drill electric: Rp400.000 – Rp1.200.000
• Set alat manicure & pedicure: Rp300.000 – Rp700.000
 
Total peralatan utama: Rp3.000.000 – Rp6.500.000
 
 
2. Bahan dan Produk Nail Art
 
Bahan habis pakai juga perlu diperhitungkan sejak awal:
• Kuteks gel & reguler: Rp500.000 – Rp1.500.000
• Base coat, top coat, builder gel: Rp400.000 – Rp1.000.000
• Nail art brush & dotting tools: Rp200.000 – Rp500.000
• Aksesoris nail art (glitter, sticker, stone): Rp300.000 – Rp800.000
• Cairan remover, cleanser, cuticle oil: Rp200.000 – Rp500.000
 
Total bahan awal: Rp1.600.000 – Rp4.300.000
 
 
3. Sewa Tempat (Opsional)
 
Jika tidak dilakukan di rumah:
• Sewa ruangan kecil / booth: Rp1.000.000 – Rp3.000.000 per bulan
 
 
Total Estimasi Modal Awal Usaha Nail Art
 
Skala Usaha Estimasi Modal
Home service Rp4.000.000 – Rp7.000.000
Rumahan Rp6.000.000 – Rp10.000.000
Studio kecil Rp9.000.000 – Rp15.000.000
 
 
 
Biaya Operasional Usaha Nail Art per Bulan
 
Selain modal awal, pelaku usaha juga perlu menyiapkan biaya operasional rutin.
 
Rincian Biaya Operasional:
• Bahan habis pakai: Rp500.000 – Rp1.500.000
• Listrik & air: Rp200.000 – Rp400.000
• Sewa tempat (jika ada): Rp1.000.000 – Rp3.000.000
• Internet & promosi online: Rp200.000 – Rp500.000
• Perawatan alat & refill produk: Rp300.000 – Rp700.000
 
Total biaya operasional: Rp1.200.000 – Rp6.000.000 per bulan
 
 
Potensi Keuntungan Usaha Nail Art
 
Harga jasa nail art di pasaran sangat bervariasi:
• Manicure basic: Rp50.000 – Rp100.000
• Gel polish: Rp150.000 – Rp300.000
• Nail art full design: Rp300.000 – Rp600.000
 
Jika melayani 2–4 pelanggan per hari dengan rata-rata transaksi Rp150.000:
• Omzet harian: Rp300.000 – Rp600.000
• Omzet bulanan: Rp9.000.000 – Rp18.000.000
 
Dengan manajemen biaya yang baik, margin keuntungan usaha nail art bisa mencapai 40–60%.
 
 
Tips Agar Usaha Nail Art Cepat Berkembang
• Bangun portofolio di Instagram & TikTok
• Gunakan konsep booking online
• Tawarkan promo opening & paket member
• Ikuti tren nail art Korea & Jepang
• Jaga kebersihan dan sterilisasi alat
 
 
Kesimpulan
 
Usaha nail art merupakan peluang bisnis menjanjikan di 2026 dengan modal fleksibel dan potensi cuan tinggi. Dengan modal mulai dari Rp4 jutaan, pelaku usaha sudah bisa memulai bisnis ini dari rumah atau secara home service.
 
Kunci sukses usaha nail art terletak pada kualitas layanan, konsistensi, dan strategi pemasaran digital

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo