Begini Syarat, Dokumen, dan Cara Ekspor Barang yang Perlu Kamu Tahu!

Ditulis oleh Retna Kumalasari

article thumbnail


Tertarik untuk terjun di bidang ekspor impor barang? Jika, iya, tentu kamu harus mengetahui cara ekspor barang yang tepat, agar bisnis berjalan dengan lancar. 

Sebelum bisa melakukan ekspor barang, kamu perlu memiliki beberapa dokumen yang wajib disertakan saat akan mengirimkan barang ke luar negeri. 

Di bawah ini, kami sudah menyiapkan beberapa informasi terkait dokumen, persyaratan, dan cara ekspor barang ke luar negeri yang bisa kamu penuhi. Oleh karena itu, pastikan kamu membaca artikel ini sampai tuntas, ya!

Syarat untuk Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Terdapat tiga persyaratan ekspor yang penting untuk kamu pahami. Dengan memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut, barang yang tersebut bisa dikirimkan dengan lebih aman. Berikut adalah beberapa syarat yang mesti kamu penuhi, di antaranya adalah: 

  1. Dokumen Ekspor 

Syarat ekspor yang pertama adalah memenuhi dokumen-dokumen ekspor, seperti:

  • SIUP (Surat Izin Perdagangan) yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/ Kota.

  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dari Kantor Pelayanan Pajak.

  • NIK (Nomor Identitas Kepabeanan) yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai.

  • TDP (Tanda Daftar Perusahaan) yang didapatkan dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/ Kota.

  1. Dokumen Legalitas

Selain dokumen ekspor tersebut, ada juga dokumen legalitas yang harus disertakan, bersama dengan dokumen ekspor di atas, di antaranya:

  • Packing list yang dikeluarkan oleh penjual.

  • Invoice yang dibuat oleh penjual.

  • Bill of Lading yang dibuat oleh Shipping Company (jika melalui laut), atau Airway Bill (bila melalui udara).

  1. Dokumen Tambahan

Begitu pula dokumen-dokumen tambahan lainnya seperti:

  • PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) dari pihak penjual.

  • Shipping Instruction dari penjual kepada Shipping line.

  • Certificate of origin dari Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten/ Kota.

  • Certificate of analysis dari laboratorium.

  • Certificate of phytosanitary dari Badan Karantina untuk produk-produk tumbuhan.

  • Dokumen tambahan lainnya yang sesuai dengan permintaan pembeli.

Baca Juga: Ekspor Adalah: Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya

Majoo Capital

Cara Ekspor Barang ke Luar Negeri

Ada beberapa tahapan cara ekspor barang ke luar negeri yang bisa kamu lakukan. Langkah ini wajib kamu penuhi, baik untuk eksportir yang sudah berpengalaman maupun bagi pemula. 

  1. Melakukan perencanaan ekspor 

Cara ekspor barang yang bisa kamu lakukan pertama adalah melakukan tahap perencanaan dengan sangat detail. Ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan agar proses ekspor tidak terkendala satu dan lain hal, di antaranya:

  • Memastikan jenis produk yang akan diekspor.

  • Mencari tahu negara yang menjadi tujuan ekspor.

  • Melakukan pengemasan produk yang akan diekspor.

  • Menentukan jalur pengiriman barang, bisa melalui jalur darat maupun udara. 

  • Menentukan waktu pengiriman.

  • Melakukan Fumigasi atau bebas hama.

  • Menyiapkan Surat Keterangan Asal atau SKA.

  • Mempersiapkan surat pemberitahuan ekspor (PEB).

  1. Memiliki legalitas usaha 

Setelah melakukan perencanaan ekspor dengan matang, kamu juga perlu mempersiapkan dokumen legalitas usaha. Dokumen ini bisa ditunjukkan dengan beberapa berkas, seperti Surat Izin Perdagangan (SIUP), Nomor Identitas Kepabeanan (NIK), NPWP, dan juga Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Apabila kamu belum mendapatkan NIK, kamu bisa menggunakan jasa undername. Maksudnya adalah kamu akan melakukan kegiatan ekspor barang dengan menggunakan nama perusahaan lain yang telah terdaftar dan mendapatkan NIK.

  1. Mempersiapkan dokumen ekspor

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan pengiriman barang ke luar negeri. Ada baiknya, kamu melengkapi dokumen ekspor, dokumen legalitas, beserta dokumen tambahan seperti di atas, agar proses ekspor barang tidak terganggu.

  1. Melakukan pemberitahuan pabean

Tahapan selanjutnya adalah melakukan pemberitahuan pabean kepada pemerintah terkait melalui Bea Cukai, dengan memberikan seluruh dokumen PEB atau Pemberitahuan Ekspor Barang, dan dokumen kelengkapan lain seperti yang telah disampaikan sebelumnya.

  1. Menerima nota persetujuan ekspor

Jika proses permohonan ekspor ini sudah disetujui, nantinya kamu akan mendapatkan Nota Persetujuan Ekspor (NPE), yang diterbitkan oleh Bea Cukai.

Setelah mendapatkan NPE ini, maka barang yang akan kamu kirim sudah sah secara hukum, dan telah dianggap sebagai barang ekspor.

  1. Mengekspor barang

Setelah mengantongi NPE, langkah selanjutnya adalah melakukan stuffing dan mengirimkan barang menggunakan jasa transportasi, baik melalui darat, laut, maupun udara. Ada baiknya kamu telah mengasuransikan barang yang akan kamu kirim, guna meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi.

Apabila seluruh barang telah dikirim, kamu baru bisa mendapatkan pembayaran dari negara tujuan, sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya.

Baca Juga: Mengenal Apa yang Dimaksud Ekspor dan Eksportir

Manfaatkan media online untuk melakukan pemasaran produk yang lebih luas.

Cara Memasarkan Produk Ekspor

Memasarkan produk-produk lokal ke pasar internasional memang bukan perkara yang mudah. Namun, bukan tidak mungkin hal tersebut kamu lakukan, apabila kamu memahami cara memasarkan produk ekspor yang tepat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan, jika ingin produk-produkmu dilirik di pasar internasional.

Memasang Iklan Digital di Banyak Platform

Dengan semakin berkembangnya dunia digital, kamu bisa dengan mudah menjangkau siapapun yang ada di negara atau wilayah yang berbeda denganmu. Begitu pula dengan produk-produk usahamu.

Kini, ada banyak media digital yang bisa kamu manfaatkan untuk memasarkan produkmu, salah satunya dengan iklan digital. Bahkan, media digital seperti Facebook Ads atau Google Ads merupakan jenis iklan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. 

Tentunya, penggunaan iklan digital ini akan meningkatkan potensi penjualan produk ke seluruh dunia.

Promosi di Media Sosial

Tips selanjutnya adalah melakukan promosi produk melalui media sosial. Kamu bisa membuat akun media sosial resmi, yang menjelaskan tentang kelebihan dan keunggulan dari produk tersebut.

Media sosial ini tidak hanya digunakan untuk melakukan promosi produk saja, tapi kamu juga bisa menjalin connection dengan para audience, agar lebih tertarik dengan produk-produkmu.

Membuat Website Khusus untuk Bisnis

Selain membuat akun media sosial khusus untuk bisnis, kamu juga bisa membuat website resmi dari bisnis atau brand yang kamu bangun. Salah satu peran website resmi ini adalah sebagai bentuk identitas sebuah bisnis. 

Dengan begitu, brand atau produk yang kamu jual menjadi lebih terpercaya. Tak hanya itu, adanya website resmi ini juga bisa mempermudah konsumen yang ingin melakukan pembelian produk. Terlebih, jika website tersebut sudah didesain dengan fitur yang user friendly.

Memasarkan Produk di Marketplace Internasional

Kamu juga bisa memasarkan produk-produkmu melalui marketplace sekelas internasional, seperti eBay dan Amazon. Melakukan pemasaran produk melalui marketplace internasional juga bisa memperbesar peluang produk dilihat oleh pembeli internasional. 

Apalagi, marketplace tersebut juga sudah mempunyai kredibilitas di mata konsumennya. Jadi, bukan tidak mungkin produkmu ditemukan oleh pembeli di luar negeri melalui marketplace ini.

Mengirimkan Email Penawaran

Cara memasarkan produk ekspor yang tak kalah efektif adalah dengan membuat dan mengirimkan email marketing atau penawaran. Umumnya, email marketing ini akan berisi penawaran khusus dan informasi lain terkait produk unggulan perusahaan.

Optimalkan strategi ini dengan memberi variasi dalam isi dan konten dari email marketing tersebut. Dengan begitu, konsumen tidak akan merasa mendapatkan spam, atau informasi membosankan terkait produk yang ditawarkan.

Penutup

Itulah informasi yang perlu kamu ketahui tentang cara ekspor barang ke luar negeri. Jika dipahami dengan baik, informasi di atas bisa membantu membukakan peluang untuk menjadi pebisnis ekspor impor barang, lho!

Salah satu cara yang bisa dimanfaatkan untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas lagi adalah dengan memasarkannya di toko online. Namun, jika kamu masih kebingungan dengan sistem marketplace yang banyak beredar, kamu bisa menggunakan bantuan aplikasi toko online dari majoo.

Fitur ini akan mempermudah kamu mengelola multi akun di setiap marketplace, hanya dengan satu dashboard saja. Apalagi, aplikasi ini sudah terintegrasi ke semua penjualan online. Jadi, seluruh prosesnya bisa kamu jalankan dengan jauh lebih simpel, mudah, dan cepat.



Sumber Data: 

  1. https://bigevo.com/blog/detail/cara-memasarkan-produk-ke-luar-negeri

  2. https://store.sirclo.com/blog/cara-ekspor-barang/

  3. https://www.ocbcnisp.com/id/article/2023/03/30/cara-menjadi-eksportir-pemula

  4. https://www.idxchannel.com/economics/bagaimana-cara-ekspor-barang-ke-luar-negeri-bagi-pemula-ini-penjelasannya/all

  5. https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20220511125907-72-338113/mengenal-apa-itu-ekspor-impor-pengertian-tujuan-contohnya 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo