Mau Tahu Cara Membuat Iklan yang Menarik? Simak!

Ditulis oleh Daniel Prasatyo

article thumbnail

Cara membuat iklan yang menarik sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan.

Tidak sedikit pengusaha yang ingin tahu cara membuat iklan yang menarik. Beberapa bisnis besar biasanya menyerahkan sepenuhnya proses ini pada agensi periklanan. Namun sebelum memasrahkan proses pembuatan iklan pada agensi, sudah selayaknya pebisnis mengetahui syarat iklan yang baik.

Nah, apa saja, sih, syarat membuat iklan dan bagaimana cara membuat iklan yang menarik? Simak sampai tuntas, ya!

Tentukan Tujuan Iklan

Sebelum mulai membuat konsep iklan untuk bisnismu, kamu perlu menentukan terlebih dahulu tujuan iklan tersebut. Tujuan yang berbeda akan membutuhkan pendekatan yang berbeda pula. 

Secara umum, ada 3 kategori utama tujuan iklan, yaitu iklan untuk brand awareness, untuk meningkatkan penjualan, dan untuk retensi pelanggan.

1. Iklan untuk Brand Awareness

Iklan untuk brand awareness ini sangat penting khususnya bagi bisnis yang mengutamakan loyalitas pelanggan. Agar kelak pelanggan bisa setia pada bisnismu, kamu harus menyajikan brand-mu sedemikian rupa sehingga terasa dekat.

Iklan yang bertujuan untuk brand awareness harus memenuhi syarat-syarat berikut ini:

  1. Menyasar target pasar yang jelas

Setiap bisnis sudah pasti punya target pasarnya tersendiri. Namun demikian, ketika kita berbicara tentang iklan, kita harus lebih detail dalam memilih segmen dari target pasar kita. 

Misalnya brand kamu adalah brand sepatu, yang membuat sepatu untuk semua umur, untuk semua situasi baik formal maupun informal. Kamu bisa mulai memilih untuk menyasar satu segmen pasar terlebih dahulu, contohnya sepatu formal pria.

Dengan menyasar satu segmen tertentu, kamu bisa menyesuaikan ragam bahasa yang akan kamu gunakan, cara kamu menggambarkan produk dan persona pengguna produkmu di dalam iklanmu.

Untuk segmen yang lain, kamu bisa menggunakan tone yang mirip, namun disesuaikan kembali dengan karakteristik segmen tersebut.

  1. Menawarkan solusi bagi pain point target pasar

Pain point adalah kesulitan, masalah, tantangan yang dihadapi calon konsumen dalam kehidupannya. Pain point ini kadang sangat kentara, kadang sama sekali tidak disadari oleh konsumen itu sendiri.

Kalau kita mau kembali ke produk sepatu tadi, secara sadar atau tidak, kita sendiri menghadapi beberapa pain point ketika kita mencari sepatu yang cocok untuk kita. Ini tidak terbatas pada desain dan pilihan warna saja.

Kita pasti pernah menemukan sepatu yang ukurannya pas dengan panjang kaki kita, tapi terlalu sempit untuk kaki kita yang lebar. Atau sebaliknya. Ini merupakan salah satu pain point yang bisa diubah menjadi keunggulan dari produk kita.

Contoh pain point lainnya, khususnya di era e-commerce adalah kerumitan ketika barang yang telah diterima tidak cocok atau tidak sesuai dengan ekspektasi pembeli. Kalau kamu bisa menjawab pain point ini dengan layanan penukaran barang secara cuma-cuma, misalnya, ini akan menjadi keunggulan tersendiri dari brand-mu.

Nah, carilah pain point calon pelangganmu yang bisa kamu tawari solusi.

  1. Brand positioning yang jelas

Brand positioning ini sangat penting, mengingat brand dan customer kelak akan memiliki hubungan yang erat. Ada brand yang memosisikan dirinya sebagai rekanan dari pelanggan, yang mendengarkan masukan dari pelanggan dan mempertimbangkannya dalam pengembangan produk maupun layanannya.

Ada juga brand yang memosisikan diri seakan-akan konsumen yang membutuhkan mereka. 

Penempatan brand ini akan berpengaruh kelak pada hubungan antara konsumen dan brand, termasuk pada harga produk atau layanan yang ditawarkan.

Kamu boleh saja memosisikan brand-mu sebagai brand eksklusif dengan harga mahal dan jumlah produk terbatas, yang mendorong konsumen untuk berlomba-lomba mendapatkan produkmu demi gengsi. Atau memosisikan diri sebagai brand yang ramah dan terjangkau, yang kelak mendorong konsumenmu untuk merekomendasikan produkmu ke orang-orang terdekatnya.

Dengan memperhatikan tiga poin di atas, kamu bisa mulai menyusun konsep iklan untuk brand awareness. 

2. Iklan untuk Meningkatkan Penjualan

Cara membuat iklan untuk meningkatkan penjualan tentunya agak berbeda dari cara membuat iklan yang menarik untuk brand awareness. Untuk membuat iklan ini, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Memperhatikan Kompetitor

Kompetitor merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan strategi pemasaran khususnya dalam membuat iklan. Kamu harus memperhatikan sepak terjang kompetitormu, mulai dari produk-produk yang mereka iklankan, sampai dengan cara mereka beriklan.

Hindari membuat iklan yang serupa dengan iklan kompetitormu. Apabila mereka mengiklankan produk yang serupa dengan yang akan kamu iklankan, coba gunakan pendekatan atau copywriting yang berbeda.

  1. Menawarkan Promosi yang Menarik

Untuk menarik calon pembeli dan pelangganmu agar melakukan transaksi di bisnismu, syarat iklan yang baik adalah menawarkan promosi yang memikat. Promosi ini dapat berupa potongan harga, special gift atau bonus yang bisa mereka peroleh setelah pembelian, atau misalnya bundling dengan produk lain milikmu.

  1. Dikemas secara Relevan

Salah satu syarat iklan yang menarik adalah memiliki relevansi dengan situasi saat ini. Tahun ajaran baru, hari raya, atau peristiwa apa pun yang bisa kamu jadikan kemasan iklanmu, akan menambah tingkat kemenarikannya.

Baca Juga: Memaksimalkan Digital Marketing dengan Engagement Rate

3. Iklan untuk Retensi Pelanggan

Syarat iklan yang baik untuk mempertahankan retensi pelanggan seyogianya mencakup unsur-unsur berikut ini:

  1. Melibatkan Pelanggan

Pelanggan akan semakin loyal ketika mereka merasa dilibatkan dan didengar. Minta mereka untuk menceritakan pengalaman mereka menggunakan produk atau layananmu, misalnya. 

  1. Menawarkan Sesuatu untuk Loyalitas Mereka

Program loyalti sudah terbukti akan menjamin kesetiaan pelanggan terhadap bisnismu. Buatlah iklan yang menawarkan sesuatu bagi loyalitas mereka, misalnya diskon untuk pembelian berikutnya dengan menunjukkan struk, atau tawarkan poin yang bisa ditukarkan dengan gift atau dikumpulkan untuk membeli produk lain milikmu.

Baca Juga: Mengenal Iklan Advertorial Dan Cara Membuatnya


Tentukan Kanal Iklan yang Tepat

Saat ini, ada banyak sekali kanal iklan yang bisa kamu gunakan. Tentunya kamu harus memilih kanal yang sesuai dengan segmen target pasar untuk iklanmu ini. Billboard akan efektif untuk menyasar segmen target pasar yang kemungkinan besar akan terjebak macet, misalnya. Print Ad akan cocok untuk target pasar yang mengonsumsi koran dan majalah.

Kanal iklan yang paling favorit saat ini memang kanal digital. Selain lebih murah, kamu bisa menyasar pasarmu dengan tingkat presisi yang tinggi. Kamu tinggal menentukan, target pasarmu lebih sering mengakses media sosial yang mana.

Tentukan Pesan Iklanmu

Setelah menentukan tujuan iklan dan kanalnya, langkah berikutnya adalah menentukan pesan utamamu. Sebuah iklan sebaiknya memuat satu pesan utama saja agar lebih mudah ditangkap oleh calon pelangganmu. 

Kamu bisa membuat iklan yang berfokus pada “Harga kami lebih murah dari yang lainnya”, atau “Kualitas kami nomor satu”, atau sejenisnya. Terlalu banyak pesan dalam satu iklan akan membuat iklan itu terlalu berat dan sangat tidak menarik.

Gunakan Desain yang Mencerminkan Brand-mu

Pernahkah kamu melihat iklan secara sepintas dan kamu langsung tahu brand-nya? Entah dari tone warnanya, gaya bahasanya, atau dari cara menyampaikan pesannya?

Agar iklanmu menarik, gunakan desain yang mencerminkan brandmu. 

Jangan Lupa Call to Action

Call to action adalah kunci dari semua iklan. Setelah calon konsumen kamu sajikan paparan tentang brand, produk, atau layanan yang kamu tawarkan, kamu perlu menyematkan call to action agar mereka tahu langkah berikutnya yang harus mereka lakukan.

Call to action ini dapat berupa, “Kunjungi toko kami sekarang juga”, atau “Beli sekarang!” atau “Pelajari lebih lanjut” atau “Daftar sekarang!” dan seterusnya. Apabila iklanmu berbentuk iklan digital, call to action ini dapat dipermudah dengan menyematkan tautan.

Pastikan tautan yang kamu sematkan berfungsi dengan baik dan dapat menampung traffic yang besar, ya.

Dari cara membuat iklan yang menarik di atas, kamu pastinya sudah mendapatkan gambaran mendasar yang perlu kamu pahami dalam pembuatan iklanmu berikutnya. Untuk eksekusinya, jangan ragu untuk libatkan orang-orang atau pihak ketiga yang bisa membantumu mewujudkannya.

Kalau kamu memilih untuk membuat iklan digital, kamu bisa juga menggunakan layanan majooAds dari majoo.id. Layanan ini memudahkanmu dalam membuat, mengelola, dan memantau kampanye iklanmu dengan harga yang sangat terjangkau. 

majooAds membantumu terlibat secara langsung dalam kampanye iklanmu. Kamu pun dapat dengan mudah memantau efektivitas iklanmu dari dashboard-nya, sehingga kamu bisa mendapatkan data yang cukup untuk membuat kampanye berikutnya yang lebih menarik dan efektif lagi. 

Kamu bisa tanya-tanya dulu, lho, sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan ini. Hubungi tim majooAds saja dulu sekarang juga dan cari tahu lebih jauh, agar majoo bisa membantu bisnismu semakin maju!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo