Cara Membuat Spanduk yang Menarik plus Tips dan Trik!

Ditulis oleh Daniel Prasatyo

article thumbnail

Kamu bisa membuat spanduk online, sekarang. Praktis, kan?

Spanduk masih menjadi media yang mudah dan murah untuk menarik perhatian calon konsumen. Dengan penempatan yang strategis, desain yang memikat, dan pesan yang singkat, spanduk bisa diandalkan sebagai alat promosi.

Apakah kamu sudah tahu cara membuat spanduk? Pembuatan spanduk dulu dan sekarang sudah cukup berbeda, khususnya dari segi jenis dan kualitas bahan. Tidak hanya itu, desain dan bentuknya pun kini semakin bervariasi.

Nah, kalau kamu mau tahu lebih jauh tentang spanduk, cara membuat spanduk yang menarik dan cara membuat spanduk online, simak artikel ini sampai tuntas, ya!

Baca  Juga: Kenali Perbedaan Brosur, Pamflet, dan Leaflet

Spanduk: Jenis dan Fungsinya

Spanduk, yang juga dikenal sebagai banner, dapat dikategorikan ke dalam tiga jenis utama. Kategori ini didasarkan pada cara pembuatannya.

1. Spanduk Sablon

Salah satu cara membuat sablon adalah dengan teknik sablon. Teknik sablon ini dilakukan dengan menggunakan beberapa screen film yang jumlahnya tergantung pada banyaknya warna yang digunakan. Kalau spandukmu menggunakan tiga warna, setidaknya akan ada tiga screen film.

Cara membuat spanduk sablon ini adalah dengan mengaplikasikan cat warna pada screen film yang ditekan pada kain spanduk. Setelah kering, warna berikutnya akan diaplikasikan dengan menggunakan screen film yang berbeda. Begitu seterusnya hingga semua warna selesai diaplikasikan.

Kesulitan dalam pembuatan spanduk dengan metode sablon ini adalah memastikan masing-masing lapisan warnanya tertumpuk secara presisi. Karena biasanya dilakukan secara manual, tidak jarang ada human error yang menyebabkan warna-warnanya tidak tertumpuk dengan sempurna.

2. Spanduk Spray

Pembuatan spanduk spray dilakukan dengan menggunakan cat semprot. Sama halnya seperti spanduk sablon, masing-masing warna akan menggunakan screen yang berbeda. Perbedaannya, screen film pada spanduk sablon lebih detail dibandingkan dengan screen yang digunakan pada spanduk spray.

Karena spanduk spray tidak sedetail spanduk sablon, biasanya spanduk jenis ini hanya digunakan ketika desainnya tidak rumit atau hanya perlu satu warna saja. 

3. Spanduk Printing

Jenis spanduk ketiga yang paling populer saat ini adalah spanduk printing. Tingkat ketelitian dan kualitasnya akan sangat bergantung pada jenis mesin printing yang digunakan. Tidak hanya itu, karena mesin printing ini dioperasikan menggunakan komputer, kamu bisa membuat desainnya secara digital dan langsung dicetak pada bahan spanduk.

Biasanya, spanduk printing ini menggunakan bahan khusus yang tahan air dan tidak berpori, sehingga hasil cetakannya bisa jelas dan rata.

Lalu, apa saja sebenarnya fungsi dan kegunaan spanduk?

Spanduk biasanya digunakan sebagai penarik perhatian orang-orang yang lewat terhadap apa pun yang ingin kamu sampaikan. Diskon akhir tahun misalnya, sangat lazim menggunakan spanduk. Biasanya kamu akan melihat spanduk dengan warna mencolok dengan tulisan ‘SALE’ atau ‘OBRAL’ dalam warna yang kontras.

Kamu mungkin juga sudah pernah melihat spanduk yang tidak digantung, tetapi berdiri secara vertikal. Spanduk vertikal yang berbentuk X-Banner atau roll-banner ini biasanya ditempatkan di tempat-tempat yang berukuran terbatas, dan digunakan untuk mempromosikan produk atau layanan terbaru.

Untuk menghemat anggaran, tidak jarang event-event gratis yang diselenggarakan di tempat umum menggunakan spanduk printing sebagai background panggung dengan dimeriahkan jajaran x-banner dari para sponsor.

Baca Juga: Ketahui Definisi Spanduk, Contoh serta Manfaatnya

Langkah-Langkah Membuat Spanduk

Kalau kamu hendak membuat spanduk, berikut ini langkah-langkah membuat spanduk, termasuk beberapa tips dan triknya.

1. Tentukan Tujuan Pembuatan Spanduk

Menentukan tujuan pembuatan spanduk adalah langkah pertama yang harus kamu lakukan. Apakah spanduk ini sebagai pengganti papan nama tokomu sementara yang permanen belum selesai? Atau spanduk ini untuk mengumumkan diskon besar-besaran?

Kamu juga perlu mempertimbangkan tempat spanduk ini akan dipasang. Kalau dipasang di dalam ruangan, kamu perlu memperhatikan ukuran spanduk ini – jangan sampai spanduknya terlalu besar dan malah menutupi barang daganganmu, atau mempersulit ruang gerak pelanggan.

Spanduk spray dan sablon juga mungkin kurang indah kalau dipasang di dalam ruangan. Karena spanduk ini akan dilihat dalam jarak yang cukup dekat, kualitas spanduk spray dan sablon yang kurang detail akan menimbulkan kesan murah. Apalagi di bawah sorotan lampu.

Lain halnya bila kamu akan memasang spanduk ini di pinggir jalan. X-banner akan dengan mudah tertiup angin. Spanduk spray dan sablon malah lebih cocok.

Baca Juga: Banner Adalah? Apa Saja Jenis dan Contohnya?

2. Mulai Mendesain Spanduk

Kalau kamu tidak percaya diri untuk membuat desain spanduk sendiri, serahkan saja pada yang profesional. Sampaikan kepada mereka spanduk seperti apa yang kamu inginkan, desainnya bagaimana, dan mereka bisa memberimu beberapa alternatif desain.

Kabar baiknya, saat ini sudah banyak platform desain yang bisa kamu akses secara gratis di internet. Kamu bisa membuat spanduk online dengan menggunakan Canva, misalnya. Ada sejumlah templat yang bisa kamu jadikan rujukan, yang bisa kamu modifikasi sampai kamu puas dengan desain yang kamu buat.

Bagi kamu yang sudah piawai dalam membuat desain, aplikasi-aplikasi desain pun sudah semakin canggih sekarang. Kamu bahkan bisa memastikan warna yang kamu inginkan dapat diwujudkan oleh mesin printing spanduk.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam membuat desain spanduk yang menarik. Yang pertama, biasanya orang hanya melihat spanduk secara sekilas ketika sedang berjalan. Kamu sendiri tahu betapa banyaknya spanduk yang kita lihat setiap hari, sehingga pada akhirnya kita terbiasa untuk mengabaikannya. Agar calon konsumenmu tidak mengabaikan spandukmu, pastikan warnanya mencolok, atau beri penekanan pada pesan utama yang ingin kamu sampaikan. 

Contoh mudahnya, kalau kamu ingin mempromosikan diskon di tokomu, pasang besar-besar angka diskonnya, misalnya “75%”. Atau kalau ada beberapa tingkatan diskon, pasang tulisan “DISKON”.

Yang kedua, jangan sampaikan terlalu banyak pesan dalam spandukmu. Kalau kamu ingin mengiklankan produk lipstik, kamu tidak perlu memasang foto seorang model seluruh tubuh. Cukup bibirnya saja. Kecuali, kalau kamu menggunakan model yang terkenal seperti aktris atau influencer, gunakan wajah mereka. 

3. Memilih Pembuat Spanduk

Langkah berikutnya adalah menghubungi pembuat spanduk langgananmu, atau yang direkomendasikan oleh orang yang kamu percaya. Kalau ini kali pertama kamu menggunakan jasa mereka, jangan sungkan untuk banyak bertanya tentang proses dan durasi waktu pembuatannya sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa mereka.

Minta saran dari mereka mengenai material yang paling cocok untuk spandukmu, yang sesuai dengan tujuan dan tempat spanduk itu nanti dipasang.

Beberapa pembuat spanduk akan berusaha menawarkan material yang termahal yang mereka punya kepadamu. Di sinilah pentingnya kamu melakukan uji banding dengan pembuat spanduk lainnya. Bandingkanlah tawaran dari masing-masing pembuat spanduk, termasuk dengan hasil risetmu sendiri di internet. 

Tanyakan kepada mereka juga tentang garansi atau jaminan apabila hasilnya tidak sesuai dengan pesananmu, baik dari segi kualitas maupun dari waktu penyelesaian. Apakah mereka akan membuat ulang, atau memberi kompensasi kalau ada keterlambatan, diskusikan sebelum melakukan pemesanan.

Kalau kamu sudah mantap dengan satu pembuat spanduk, buatlah pesanan dan tunggu hasilnya.

4. Periksa Hasilnya

Setelah spandukmu selesai, pastikan untuk memeriksa hasilnya di tempat. Perhatikan setiap detail, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Apakah materialnya seperti yang kamu pesan? Bagaimana dengan warnanya? Apakah desainnya sesuai dengan desain yang kamu mau? Bagaimana dengan kualitas kaki x-banner-nya?

Keluhan-keluhan semacam itu biasanya tidak akan dilayani kalau kamu baru memeriksanya setelah spanduk pesananmu kamu bawa pulang. Oleh karena itu, pada saat kamu mengambil pesananan spandukmu, segera periksa semuanya di tempat.

Kalau mereka mengirim pesananmu ke rumah atau tokomu, minta mereka untuk menyaksikanmu memeriksa hasilnya.

majoo Ads

Bagian yang menarik dari membuat spanduk online dengan menggunakan platform seperti Canva, misalnya, adalah kamu bisa menggunakan desain spandukmu sebagai banner atau materi promosi lainnya di media sosial dan di website-mu. Ini akan mendukung brand recognition, karena calon konsumenmu melihat spanduk dengan desain yang sama secara offline dan online.

Kamu juga bisa menggunakan banner digital yang desainnya sama persis dengan spandukmu untuk memasang iklan atau konten berbayar. Seperti yang sudah kita ketahui, iklan di media sosial bisa menjangkau pangsa pasar yang presisi dan luas.

majoo pun bisa membantumu mengelola ads dan membuat konten iklan untuk bisnismu lewat layanan majooAds. Dengan biaya yang terjangkau dan bisa dikustomisasi, kamu bisa menyerahkan pembuatan konten media sosial pada majoo Ads. Kamu hanya perlu duduk tenang menyaksikan iklanmu menjaring konsumen-konsumen baru lewat kampanye iklan bersama majoo Ads.

Tunggu apa lagi? Coba majoo sekarang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo