Cara Menghitung Pendapatan Operasional Perusahaan dengan Mudah dan Akurat

Penulis Annisa Nur Indriyanti
11 June 2025

article thumbnail
Dalam dunia bisnis, pendapatan operasional adalah salah satu indikator utama untuk mengukur kesehatan dan profitabilitas suatu perusahaan. Banyak pengusaha pemula hingga profesional keuangan perlu memahami cara menghitung pendapatan operasional agar bisa menilai kinerja usaha secara objektif.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh cara menghitung pendapatan operasional perusahaan.

Apa Itu Pendapatan Operasional?
Pendapatan operasional (Operating Income) adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan dari kegiatan operasional utamanya, sebelum dikurangi pajak dan beban bunga. Ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menjalankan bisnis intinya, tanpa melibatkan penghasilan non-operasional seperti investasi atau penjualan aset.

Pendapatan operasional juga dikenal dengan sebutan EBIT (Earnings Before Interest and Taxes).

Rumus Menghitung Pendapatan Operasional
Berikut adalah rumus dasar yang digunakan untuk menghitung pendapatan operasional:

java
Copy
Edit
Pendapatan Operasional = Pendapatan Kotor – Beban Operasional
atau secara lengkap:

java
Copy
Edit
Pendapatan Operasional = (Penjualan Bersih – Harga Pokok Penjualan) – Beban Operasional
Keterangan:

Penjualan Bersih: total penjualan setelah dikurangi retur dan diskon.

Harga Pokok Penjualan (HPP): biaya langsung untuk memproduksi barang/jasa.

Beban Operasional: termasuk gaji karyawan, sewa, listrik, pemasaran, dan biaya administrasi.

Contoh Cara Menghitung Pendapatan Operasional
Misalkan sebuah perusahaan memiliki data sebagai berikut dalam satu periode:

Penjualan Bersih: Rp1.000.000.000

Harga Pokok Penjualan (HPP): Rp600.000.000

Beban Operasional: Rp250.000.000

Langkah-langkah:

Hitung Laba Kotor:
Rp1.000.000.000 – Rp600.000.000 = Rp400.000.000

Hitung Pendapatan Operasional:
Rp400.000.000 – Rp250.000.000 = Rp150.000.000

Jadi, pendapatan operasional perusahaan tersebut adalah Rp150 juta.

Mengapa Pendapatan Operasional Penting?
 Mengukur efisiensi operasional bisnis

 Digunakan untuk analisis profitabilitas perusahaan

 Menjadi indikator dalam valuasi saham dan investasi

 Membantu manajemen membuat keputusan strategis

Tips Meningkatkan Pendapatan Operasional
Efisiensi Biaya Operasional: Kurangi biaya tanpa menurunkan kualitas produk.

Tingkatkan Penjualan: Fokus pada strategi pemasaran dan ekspansi pasar.

Automasi dan Teknologi: Gunakan sistem untuk menghemat waktu dan tenaga kerja.

Evaluasi Supplier dan Mitra: Negosiasikan harga terbaik untuk bahan baku atau layanan.


Kesimpulan
Memahami cara menghitung pendapatan operasional perusahaan sangat penting bagi pelaku usaha dan tim keuangan untuk menilai performa bisnis secara akurat. Dengan data ini, Anda bisa mengambil keputusan tepat untuk pertumbuhan dan efisiensi jangka panjang.

Jangan lupa untuk melakukan evaluasi berkala dan memperbaiki strategi operasional agar bisnis Anda terus berkembang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo