Cari Inspirasi Cabang baru dari Contoh Perjanjian Franchise!

Ditulis oleh Ajar Pamungkas

article thumbnail

Meski tak sedang berniat untuk menggarap usaha waralaba, tak ada salahnya juga, kok, untuk melihat-lihat beragam contoh perjanjian franchise. Pasalnya, bisnis-bisnis waralaba semacam ini sebenarnya bisa menjadi inspirasi yang menarik untuk diterapkan ketika bermaksud untuk mengembangkan bisnis atau membuka cabang baru, sekalipun sistemnya mungkin tidak berbentuk waralaba.

Ada banyak sekali keunggulan yang dimiliki oleh sistem waralaba yang sebenarnya bisa ditiru saat kita ingin mengembangkan bisnis atau mendirikan cabang usaha baru di tempat lain. Salah satu keunggulan tersebut adalah adanya branding yang sudah jadi, sehingga pelaku usaha yang ikut dalam sistem waralaba tidak perlu benar-benar memulai dari nol.

Sebenarnya, ketika kita melakukan ekspansi pun branding ini tentu sudah mulai terbangun, kan? Oleh karena itu, sebagian penerapan sistem waralaba sebenarnya bisa diimplementasikan pula dalam bisnis yang tengah dijalankan. Bedanya, dalam sistem waralaba, pengelola gerai dengan pemilik branding menjadi pihak yang berdiri sendiri saja.

Baca Juga: Yuk, Pahami Syarat Franchise yang Wajib Kamu Penuhi, di Sini!

Mengambil Inspirasi dari Contoh Perjanjian Franchise

Untuk mengambil inspirasi dari contoh perjanjian franchise, perlu ada pemahaman terlebih dahulu bahwa sistem ini membutuhkan beberapa persiapan yang perlu dilakukan dan juga aturan-aturan tertentu yang harus dipatuhi.

Secara umum, praktik waralaba yang baik dilakukan antara kedua belah pihak dengan menyepakati ketentuan-ketentuan tertentu. Umumnya, franchisor atau pemegang merek akan menawarkan paket usaha sementara franchisee atau penerima bisnis waralaba akan menawarkan tempat usahanya.

Dengan kata lain, kita bisa membedakan kedua belah pihak ini menjadi pemilik merek dan paket usaha serta pihak kedua merupakan pemilik sekaligus pengelola tempat usaha. Dengan skema yang demikian, kedua belah pihak bisa sama-sama mendapatkan keuntungan.

Franchisor sebagai pihak pertama bisa menghapus biaya sewa tempat yang umumnya memakan anggaran paling besar, sementara franchisee sebagai pihak kedua tidak perlu membangun bisnisnya dari nol, tetapi cukup menjalankan paket usaha yang telah disediakan pihak pertama.

Perjanjian yang disepakati akan diawali dengan menjelaskan identitas kedua belah pihak yang bekerja sama dalam sistem waralaba ini, kemudian diikuti dengan hak serta kewajiban tiap-tiap pihak, mulai dari sistem pengelolaan usaha, royalti yang harus dibayarkan, penunjukan pihak kedua sebagai pengelola, dan batasan usaha yang boleh dilakukan oleh pihak kedua.

  • Inspirasi Contoh Perjanjian Franchise Makanan

Saat mengambil inspirasi dari contoh perjanjian franchise makanan, hal yang perlu diperhatikan adalah standar kualitas rasa dari makanan yang disajikan. Jika kita perhatikan dengan baik, dalam sistem waralaba rasa makanan di gerai yang satu akan persis sama dengan gerai yang lain, sekalipun tukang masak untuk kedua gerai tersebut berbeda.

Standardisasi kualitas serta rasa makanan ini menjadi penting untuk memastikan setiap gerai waralaba memiliki kesempatan yang sama untuk menarik perhatian pelanggan, sekaligus menjaga nama baik pemilik merek karena pelanggan akan tetap menemukan kelezatan yang sama di setiap gerai.

Saat melakukan ekspansi dengan mendirikan cabang baru, pelaku usaha sebenarnya bisa meniru standardisasi yang sudah pasti akan tercantum dalam contoh perjanjian franchise makanan ini. Dengan memastikan adanya standar kualitas dan layanan yang sama di setiap cabang, tujuan ekspansi pun bisa dicapai dengan mudah.

Ingat selalu bahwa ekspansi biasanya dilakukan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Tentu akan sia-sia apabila pelanggan lebih memilih untuk makan di cabang utama karena ada perbedaan kualitas dan layanan, kan, sekalipun cabang yang baru dibuka sebenarnya lebih dekat? Oleh karena itu, pastikan adanya standar yang sama di setiap cabang, ya!

  • Inspirasi Contoh Perjanjian Franchise Restoran

Masih tentang makanan, tak hanya soal standardisasi kualitas dan rasa makanan saja yang harus dijaga. Jika kita lihat contoh perjanjian franchise restoran, kita akan menemukan bahwa segala sesuatu yang ada di restoran waralaba harus persis sama dengan gerai yang dikelola oleh franchisor atau pemilik merek.

Kita bisa menerapkan sistem yang serupa ketika mencoba untuk membangun cabang baru sebagai bentuk ekspansi yang ingin dilakukan. Mulai dari desain interior, warna cat yang digunakan, penempatan ornamen dan juga tata letak keseluruhan, pastikan agar cabang yang dibangun bisa semirip mungkin dengan cabang utama.

Bukan hanya sekadar penampilan saja, lho, ketika pelanggan menemukan suasana yang serupa di setiap cabang, pelanggan pun bisa memahami bahwa setiap cabang memang digarap secara serius, sehingga pelanggan pun bisa tenang karena akan mendapatkan kualitas layanan yang serupa pula di restoran cabang dengan yang mereka temui di cabang utama.

Pastikan detail sekecil apa pun terlihat semirip mungkin dengan cabang utama. Dalam contoh perjanjian franchise restoran, misalnya saja, buku menu dan juga pernak-pernik lainnya pun diatur agar tampak seragam di setiap gerai waralaba. Jikapun ada perbedaan, biasanya tidak akan terlihat terlalu mencolok karena bisa jadi perbedaan kecil ini akan menjadi bahan keluhan pelanggan.

Baca Juga: Inilah Cara Memilih Franchise yang Baik!

Ada banyak inspirasi menarik yang bisa ditiru dari contoh perjanjian franchise restoran maupun kafe.

  • Inspirasi Contoh Perjanjian Franchise Minuman

Contoh Perjanjian Franchise Minuman

Berbeda dengan waralaba restoran, contoh perjanjian franchise minuman umumnya tidak terlalu ketat mengatur tempat. Di beberapa restoran waralaba, contohnya saja, terdapat aturan untuk luas tanah dan bangunan minimum yang memenuhi syarat untuk masuk dalam sistem waralaba.

Karena produk yang diurus tidak sekompleks restoran, kebutuhan tempat untuk gerai waralaba minuman juga tidak serepot restoran. Terkadang, gerai waralaba minuman bahkan bisa dibuat dengan sederhana sekali. Selama kualitas rasa minuman yang disajikan tetap sama, stand kecil pun sudah memenuhi syarat untuk masuk dalam jaringan waralaba dan paket usaha yang ditawarkan.

Sistem ini bisa kita adopsi saat ingin melakukan ekspansi. Luas tanah dan bangunan dan cabang baru tidak perlu persis sama dengan cabang utama jika memang ekspansi yang dilakukan hanya sebagian saja. Jika produk yang ingin kita sajikan di gerai cabang hanya produk-produk kecil, tetapi banyak disuka, cabang tersebut dapat dibranding dengan merek yang sama, hanya saja tersaji dalam bentuk ‘ekspress’.

Jika dalam contoh perjanjian franchise minuman pemilik tempat usaha tak bisa dengan bebas menyajikan bentuk ekspress dari waralaba yang diikuti, untuk ekspansi bisnis sendiri tentu sah-sah saja, dong! Terlebih jika tujuan ekspansi tersebut memang untuk menjangkau pasar di daerah lokasi cabang, membuat stand yang menarik seperti gerai waralaba minuman bisa menjadi pilihan.

  • Inspirasi Contoh Perjanjian Franchise Kopi

Salah satu cara untuk menjaga kualitas rasa gerai waralaba adalah dengan menyediakan bahan baku dari satu sumber saja seperti dalam contoh perjanjian franchise kopi kekinian.

Ketika bahan baku di setiap cabang didatangkan dari tempat yang berbeda-beda, pelaku usaha pun akan kesulitan untuk mengontrol kualitas serta rasa kopi yang disajikan, terlebih untuk kopi-kopi kekinian yang terkadang menawarkan varian rasa yang unik.

Untuk memastikan kualitas layanan di gerai cabang tak jauh berbeda dengan yang bisa ditemukan oleh pelanggan di gerai utama, kita bisa meniru untuk memasok bahan baku untuk seluruh cabang dari satu sumber saja.

Di beberapa situasi, cara ini mungkin akan terlalu membebani keuangan bisnis. Bukan tidak mungkin, persediaan bahan baku di gerai yang satu sudah mulai menipis sementara gerai yang lain masih berlebih. Mengelola stok persediaan bahan baku secara tepat dan akurat menjadi sesuatu yang penting untuk memastikan tingkat kepuasan pelanggan tidak terjun bebas karena kehabisan menu yang ingin dibeli.

Jika kita lihat contoh perjanjian franchise kopi, perkara yang satu ini bahkan sampai dibuat ketentuannya secara khusus, lho!

  • Inspirasi Contoh Perjanjian Franchise Thai Tea

Contoh Perjanjian Franchise Thai Tea

Apabila bisnis yang kita kelola merupakan bisnis yang spesifik, misalnya saja seperti contoh perjanjian franchise thai tea, bukan tidak mungkin kita perlu memberikan pelatihan kepada staf yang nantinya akan ditempatkan di gerai cabang.

Banyak pelaku usaha yang terjebak dengan perkara yang satu ini. Karena fokus pada ekspansi yang dilakukan, lowongan pekerjaan untuk karyawan di gerai cabang pun dilakukan secara menyeluruh, sebagai akibatnya dibutuhkan waktu dan upaya yang lebih untuk melatih karyawan baru tersebut agar bisa menyajikan produk sesuai dengan standar kualitas yang dimiliki.

Nah, agar bisa dengan mudah melewati tantangan ini, kita bisa meniru contoh perjanjian franchise thai tea yang kerap mencantumkan klausul adanya pelatihan agar karyawan di gerai yang baru bisa menyajikan produk dan layanan yang sesuai dengan standar.

Mengirimkan karyawan dari cabang utama selama beberapa bulan ke gerai cabang bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan cara ini, pengelolaan operasional gerai cabang bisa dipastikan tetap aman, dan karyawan yang dikirim ke gerai cabang pun bisa lebih merasa diapresiasi kapabilitasnya.

Tak perlu bingung bagaimana cara mengelola cabang usaha yang tersebar di banyak tempat. Dengan aplikasi majoo, pelaku usaha dapat mengelola seluruh tempat usahanya hanya dengan membuka dasbor majoo yang bisa diakses dari handphone maupun laptop, kapan pun dibutuhkan, di mana pun pelaku usaha berada. Jadi, jangan menunggu terlalu lama, segera gunakan aplikasi majoo!


Sumber Data:

https://www.localstartupfest.id/surat/contoh-surat-perjanjian-franchise-thai-tea/ 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo