Mengenal Contoh Surat Izin Ekspor dan Cara Mengurusnya

Ditulis oleh Dini N. Rizeki

article thumbnail

Jika kamu tertarik atau memiliki rencana ekspansi bisnis dengan ekspor, kamu harus tahu dulu berbagai hal terkait contoh surat izin ekspor. Sederhananya, saat ingin mengirim barang dalam bentuk ekspor, surat izin ekspor adalah hal yang wajib kamu miliki.

Izin ekspor adalah persetujuan resmi yang diberikan oleh pemerintah suatu negara kepada perusahaan atau individu untuk mengirimkan barang atau komoditas tertentu keluar dari wilayah negara tersebut ke negara lain. Jadi, jika kamu ingin melakukan tindakan ekspor, kamu perlu mengajukan contoh surat izin ekspor tersebut agar bisa disetujui oleh pemerintah.

Izin ekspor biasanya diberikan setelah melalui proses evaluasi dan verifikasi terhadap berbagai aspek. Termasuk jenis barang yang akan diekspor, tujuan ekspor, jumlah barang yang akan diekspor, negara tujuan ekspor. Selain itu juga memastikan bahwa ekspor tersebut sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Baca Juga: Apa Itu Ekspor? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Mengapa Perlu Ada Izin Ekspor?

Mengapa keberadaan izin ekspor ini sangat penting? Ada beberapa alasan yang menjadi landasannya, yaitu:

  • Pemerintah ingin memastikan bahwa barang-barang yang diekspor tidak membahayakan keamanan nasional atau stabilitas ekonomi.

  • Beberapa negara mungkin ingin memantau ekspor sumber daya alam atau barang-barang yang terbatas agar tidak merusak lingkungan atau menguras sumber daya secara berlebihan.

  • Izin ekspor berguna sebagai alat untuk memberlakukan sanksi atau embargo terhadap negara atau pihak tertentu. Negara dapat melarang ekspor barang-barang tertentu ke negara yang sedang dalam konflik atau melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

  • Pemerintah bisa memberikan izin ekspor dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap industri domestik. Terlalu banyak ekspor barang tertentu bisa mengganggu ketersediaan dalam negeri dan harga.

  • Izin ekspor juga dapat digunakan untuk mengatur penerimaan pendapatan negara melalui pengenaan pajak atau biaya ekspor.

Apa itu Surat Izin Ekspor?

Surat izin ekspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah atau otoritas yang berwenang dalam sebuah negara kepada perusahaan atau individu yang ingin melakukan ekspor barang ke negara lain. Surat ini mengindikasikan bahwa ekspor tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Mengenal Apa yang Dimaksud Ekspor dan Eksportir

Bagaimana cara mengurus surat izin ekspor?

Beberapa informasi yang biasanya ada di dalam contoh surat izin ekspor adalah:

  • Identifikasi pihak yang terlibat, yaitu nama dan alamat perusahaan atau individu yang diberikan izin untuk melakukan ekspor.

  • Deskripsi barang, yaitu rincian jenis barang yang diizinkan untuk diekspor.Bisa berupa deskripsi fisik, kode barang, jumlah, dan spesifikasi lainnya yang relevan.

  • Tujuan ekspor, maksudnya adalah negara tujuan ekspor atau alamat penerima barang di negara tujuan.

  • Jangka waktu, biasanya contoh surat izin ekspor juga mencantumkan tanggal berlaku izin ekspor. Ada batas waktu tertentu ekspor harus dilakukan sesuai dengan izin tersebut.

  • Persyaratan tambahan, terkadang, surat izin ekspor juga dapat mencantumkan persyaratan tambahan yang harus dipenuhi oleh eksportir. Seperti penggunaan kemasan khusus, pelabelan, atau persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh otoritas.

  • Tanda tangan dan stempel, surat izin ekspor biasanya akan memiliki tanda tangan dan stempel resmi dari pihak berwenang yang mengeluarkan izin tersebut. 

Surat izin ekspor berfungsi untuk memastikan bahwa kegiatan ekspor yang dilakukan sudah sesuai dengan regulasi pemerintah dan tujuan ekspor yang diizinkan. Eksportir harus mematuhi ketentuan yang ada dalam surat izin ekspor dan beroperasi dalam batas waktu yang ditetapkan. Jika ada perubahan dalam rincian ekspor, biasanya diperlukan proses perubahan atau perpanjangan surat izin ekspor.

Baca Juga: Begini Syarat, Dokumen, dan Cara Ekspor Barang yang Perlu Kamu Tahu!

Syarat Izin Ekspor

Untuk dapat melakukan kegiatan ekspor, tentu saja kamu dan bisnismu harus tahu mengenai berbagai syarat izin ekspor. Syarat utamanya adalah kamu bisa tergolong dalam perusahaan ekspor yang qualified

Dengan kata lain, bisnismu dinilai sudah memenuhi semua ketentuan yang menjadi syarat perusahaan eksportir. Berbagai syarat izin ekspor tersebut antara lain adalah:

1. Bisnis berupa badan hukum, dalam bentuk:

  • CV (Commanditaire Vennotschap)

  • Firma

  • PT (Perseroan Terbatas)

  • Persero (Perusahaan Perseroan)

  • Perum (Perusahaan Umum)

  • Perjan (Perusahaan Jawatan)

  • Koperasi

2. Ada NPWP (Nomor Wajib Pajak)

3 Memiliki salah satu izin resmi yang dirilis oleh pihak pemerintah, misalnya:

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang dikeluarkan oleh pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan

  • Surat Izin Industri yang juga dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan 

  • Surat Izin Usaha penanaman modal, baik untuk dalam negeri atau asing. Umumnya surat izin ini dikeluarkan secara resmi oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Nantinya, bisnismu akan dimasukkan ke salah satu dari dua jenis perusahaan eksportir, yaitu:

  • Eksportir Produsen, yaitu perusahaan atau individu yang melakukan ekspor barang yang mereka produksi sendiri. Mereka memiliki izin ekspor berdasarkan kepemilikan izin usaha industri, NPWP, dan memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh otoritas pemerintah. 

  • Eksportir Bukan Produsen, yaitu perusahaan atau individu yang tidak memproduksi barang yang diekspor, tetapi mereka memiliki izin untuk melakukan ekspor. Mereka memperoleh izin ekspor dengan memenuhi persyaratan seperti izin usaha perdagangan, NPWP, dan kriteria lain yang ditetapkan oleh pemerintah. 

Contoh Surat Izin Ekspor

Untuk mendapatkan surat izin ekspor dari pemerintah, hal yang pertama kali perlu kamu lakukan adalah membuat surat pengajuan atau permohonan ekspor. Dibarengi dengan berbagai syarat perizinan ekspor, nantinya kamu akan menerima surat izin ekspor resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. 

Berikut adalah contoh surat izin ekspor yang diajukan oleh pihak pemilik bisnis atau perusahaan eksportir.

contoh surat izin ekspor

Cara Mengurus Surat Izin Ekspor

Pada dasarnya, perusahaan eksportir perlu melakukan cara mengurus surat izin ekspor sesuai dengan jenis perusahaan mereka. Namun, secara umum inilah langkah-langkah yang perlu kamu lakukan untuk mengurus surat izin tersebut.

Pahami Persyaratan Lokal

Kamu perlu memahami persyaratan dan regulasi yang berlaku di negara terkait dengan izin ekspor. Setiap negara mungkin memiliki persyaratan yang berbeda. Syarat ini termasuk yang sudah disebutkan di atas. 

Perusahaan Eksportir Terdaftar

Pastikan bahwa perusahaan kamu sudah terdaftar secara legal dan memiliki izin usaha yang sesuai. Seperti yang tadi sudah disebutkan, penggolongannya dilakukan berdasarkan pada jenis barang yang akan kamu ekspor.

Siapkan Dokumen

Kumpulkan semua dokumen yang diperlukan untuk mengajukan permohonan izin ekspor. Dokumen ini termasuk izin usaha, NPWP, faktur, daftar isi kemasan, dan dokumen lain yang relevan.

Pengajuan Permohonan

Ajukan permohonan izin ekspor ke otoritas yang berwenang, seperti Kementerian Perdagangan atau lembaga setempat yang bertanggung jawab atas perdagangan internasional. Biasanya, ada formulir yang perlu diisi dan diajukan bersama dengan dokumen pendukung.

Proses Verifikasi dan Evaluasi

Otoritas yang berwenang akan mengevaluasi permohonan kamu dan dokumen-dokumen yang sudah diserahkan. Mereka mungkin memeriksa keabsahan informasi yang kamu berikan dan memastikan bahwa kamu sudah memenuhi persyaratan yang diperlukan.

Pembayaran Biaya

Beberapa negara mungkin mengenakan biaya untuk mengurus izin ekspor. Pastikan kamu membayar biaya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila barang yang akan diekspor dikenakan pajak ekspor, maka pajak tersebut harus dibayarkan sebelum barang dimasukkan ke sarana pengangkut. 

Pajak ekspor dihitung dengan dasar harga patokan ekspor (HPE). HPE biasanya ditetapkan oleh Menteri Perdagangan melalui peraturan yang berlaku selama periode tertentu. 

Pengumuman Keputusan Izin Ekspor

Jika disetujui, kamu akan menerima contoh surat izin ekspor secara resmi. Jika ternyata ada masalah atau informasi tambahan yang diperlukan, kamu mungkin akan diminta untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

Kepatuhan dan Pelaporan

Setelah kamu mendapatkan surat izin ekspor, pastikan untuk selalu mematuhi semua ketentuan yang ada dalam surat izin tersebut. Biasanya kamu akan diharuskan untuk melaporkan hasil ekspor secara berkala kepada otoritas yang berwenang.

Aplikasi Wirausaha majoo

Selain itu, dalam cara mengurus surat izin ekspor, ada langkah-langkah terkait Kepabeanan yang juga perlu kamu lakukan, yaitu:

1. Harus mengikuti prosedur pemberitahuan kepada kantor pabean dengan mengisi formulir Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

2. Pendaftaran PEB harus mencantumkan Nomor Induk Perusahaan (NIPER) dan dilengkapi dengan berkas pendukung. Pemberitahuan diserahkan paling lambat 7 hari sebelum tanggal perkiraan pengiriman.

3. Berkas tambahan yang diperlukan dalam prosedur kepabeanan meliputi:

  • Faktur dan Daftar Isi Kemasan

  • Bukti Pembayaran PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak)

  • Bukti Pembayaran Bea Keluar (jika barang ekspor dikenakan Bea Keluar)

  • Dokumen resmi dari instansi terkait (jika ada larangan atau pembatasan tertentu pada barang ekspor)

4. Jika ada pajak ekspor yang dikenakan pada barang ekspor, eksportir harus melunasinya.

5. Barang ekspor akan diperiksa secara fisik.

6. Setelah semua persyaratan terpenuhi, persetujuan akan diberikan dan barang ekspor dimuat ke dalam sarana pengangkut.

Kesimpulan 

Contoh surat izin ekspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah atau otoritas yang berwenang dalam sebuah negara kepada perusahaan atau individu yang ingin melakukan ekspor barang ke negara lain. 

Penggunaan aplikasi wirausaha seperti majoo akan mempermudah proses ekspansi bisnis dengan cara ekspor tersebut. Aplikasi ini memiliki banyak fitur yang akan membantu kamu mengelola bisnismu untuk persiapan ekspor barang. Mulai dari pengaturan keuangan untuk modal ekspor sampai dengan aplikasi inventory yang memudahkan kamu memantau stok produk.

Dengan majoo, proses ekspansi bisnismu akan terasa lebih mudah. Bagaimana? Pastinya tertarik kan untuk mencoba pakai majoo



Sumber Data:

https://indonesia.go.id/layanan/kepabeanan/ekonomi/syarat-menjadi-eksportir-dan-prosedur-kepabeanannya

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo