Kenapa Surat Lamaran Tulis Tangan Masih Diperlukan
Ada beberapa alasan kenapa surat lamaran tulis tangan masih diperlukan, meskipun di era digital banyak perusahaan sudah menerima lamaran lewat email atau sistem online.
Surat lamaran yang ditulis tangan biasanya dianggap lebih personal karena membutuhkan waktu dan tenaga ekstra dibandingkan sekadar mengetik. Hal ini bisa menunjukkan keseriusan pelamar kerja.
Beberapa perusahaan, terutama di sektor tertentu (misalnya BUMN, pemerintahan, atau perusahaan tradisional), masih menganggap surat lamaran tulis tangan lebih jujur dan autentik.
Tulisan tangan juga bisa mencerminkan karakter seseorang, dari kerapian, kesabaran, hingga detail. Ada perusahaan yang menggunakan surat lamaran tulis tangan untuk menilai aspek psikologis pelamar melalui grafologi.
Tidak sedikit perusahaan yang masih mempertahankan tradisi ini. Alasannya, mereka terbiasa menggunakan metode ini untuk menyaring kandidat sejak awal.
Struktur Surat Lamaran Kerja yang Benar
Berikut susunan surat lamaran kerja yang profesional dan mudah dipahami perekrut:
1. Tempat dan Tanggal Penulisan
Ditulis di pojok kanan atas atau kiri atas.
Contoh:
Jakarta, 23 September 2025
2. Lampiran dan Perihal (Opsional)
Biasanya disertakan saat melamar ke instansi formal. Lampiran adalah jumlah dokumen yang disertakan, sementara Perihal berarti tujuan surat.
Contoh:
Lampiran: 3 (tiga) berkas
Perihal: Lamaran Pekerjaan
3. Alamat Tujuan
Tuliskan kepada siapa surat ditujukan, lengkap dengan jabatan dan nama instansi/perusahaan.
Contoh:
Kepada Yth.
Bapak/Ibu HRD PT Maju Jaya
di Tempat
4. Salam Pembuka
Gunakan bahasa sopan dan formal.
Contoh:
Dengan hormat,
5. Paragraf Pembuka
Berisi informasi dari mana pelamar mengetahui lowongan dan posisi yang dilamar.
Contoh:
Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari website resmi PT Abadi, dengan ini saya bermaksud melamar pada posisi Staf Administrasi.
6. Paragraf Isi
Menjelaskan data diri singkat, meliputi nama, pendidikan, pengalaman kerja bila ada, serta alasan mengapa tertarik dengan posisi tersebut.
7. Paragraf Penutup
Berisi harapan untuk dipertimbangkan, kesediaan mengikuti seleksi, dan ucapan terima kasih.
Contoh:
Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Besar harapan saya untuk dapat diberikan kesempatan wawancara agar saya dapat menjelaskan kemampuan saya lebih lanjut.
8. Salam Penutup
9. Tanda Tangan dan Nama Terang.
Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan untuk Berbagai Posisi
Contoh 1: Posisi Administrasi
Bandung, 20 September 2025
Kepada Yth.
Bapak/Ibu HRD PT Sinar Abadi
di Tempat
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari website resmi PT Sinar Abadi, saya bermaksud melamar pada posisi Staf Administrasi.
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Lisa Amelia
Tempat/Tgl Lahir : Bandung, 12 Juni 2000
Pendidikan : S1 Manajemen – Universitas Padjadjaran
Alamat : Jl. Melati No. 45, Bandung
Saya memiliki ketelitian, kemampuan mengoperasikan Microsoft Office, serta pengalaman magang di bagian administrasi selama 6 bulan. Saya yakin kemampuan tersebut dapat mendukung kinerja saya pada posisi yang dilamar.
Besar harapan saya untuk diberikan kesempatan wawancara sehingga saya dapat menjelaskan kemampuan lebih lanjut.
Hormat saya,
(Tanda tangan)
Lisa Amelia
Contoh 2: Posisi Copywriter
Jakarta, 20 September 2025
Kepada Yth.
Bapak/Ibu HRD PT Kreatif Muda
di Tempat
Dengan hormat,
Sehubungan dengan informasi lowongan pekerjaan yang saya temukan melalui LinkedIn resmi PT Kreatif Muda, saya bermaksud melamar untuk posisi Copywriter.
Saya, yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Nadia Prameswari
Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 15 April 1999
Pendidikan : S1 Ilmu Komunikasi – Universitas Indonesia
Alamat : Jl. Anggrek No. 88, Jakarta
Selama dua tahun terakhir, saya berpengalaman sebagai penulis konten di sebuah agensi digital. Saya terbiasa menulis copy iklan, artikel SEO, hingga konten media sosial yang engaging. Kreativitas, kemampuan riset, dan pemahaman target audiens menjadi keunggulan saya dalam menghasilkan konten yang tepat sasaran.
Saya sangat berharap dapat diberikan kesempatan untuk menjelaskan ide-ide kreatif saya lebih lanjut dalam sesi wawancara.
Hormat saya,
(Tanda tangan)
Nadia Prameswari
Contoh 3: Posisi Guru
Jakarta, 20 September 2025
Kepada Yth.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Jakarta
di Tempat
Dengan hormat,
Sehubungan dengan informasi lowongan tenaga pendidik di SMA Negeri 5 Jakarta, saya mengajukan lamaran kerja untuk posisi Guru Bahasa Inggris.
Data singkat saya adalah sebagai berikut:
Nama : Andi Saputra
Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 5 Mei 1995
Pendidikan : S1 Pendidikan Bahasa Inggris – Universitas Negeri Jakarta
Alamat : Jl. Kemuning No. 12, Jakarta
Saya memiliki pengalaman mengajar privat dan pernah menjadi guru honorer di salah satu SMA swasta selama 2 tahun. Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta terbiasa menyusun materi pembelajaran kreatif sesuai kebutuhan siswa.
Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sungguh-sungguh. Besar harapan saya dapat menjadi bagian dari tenaga pendidik di sekolah yang Bapak/Ibu pimpin.
Hormat saya,
(Tanda tangan)
Andi Saputra
Kesalahan Umum dalam Membuat Surat Lamaran Tulis Tangan
Lewat surat lamaran tulis tangan, HRD bisa menilai keseriusan, kerapian, bahkan karakter pelamar. Berikut adalah kesalahan umum yang sering terjadi:
1. Tulisan tidak rapi atau sulit dibaca. Misalnya, tulisan berantakan, miring, atau terlalu kecil/besar, serta banyak coretan atau penghapus tip-ex. HRD bisa langsung menilai pelamar tidak teliti.
2. Tidak sesuai struktur surat resmi. Misalnya, kamu tidak mencantumkan tempat dan tanggal, alamat tujuan tidak jelas, tidak ada salam pembuka atau penutup.
3. Terlalu singkat hanya menulis 'Saya ingin melamar kerja' tanpa penjelasan, atau justru terlalu bertele-tele menulis cerita panjang lebar yang tidak relevan.
4. Salah menyebut nama perusahaan tujuan atau salah menulis posisi yang dilamar. Hal ini menunjukkan ketidakseriusan yang bikin HRD langsung menolak lamaran.
5. Bahasa tidak formal, misalnya ada singkatan gaul atau ejaan tidak sesuai EYD.
6. Informasi diri tidak lengkap atau tidak relevan. Jangan menyertakan info yang tidak perlu, seperti hobi, berat badan, dan sebagainya.
7. Surat diakhiri tiba-tiba tanpa penutup yang sopan. Padahal bagian ini penting untuk memberi kesan hormat.
8. Menulis di kertas kusut, kertas sobek, atau buku tulis bergaris tebal.
9. Menggunakan pulpen warna-warni.
10. Tidak menandatangani surat lamaran.
Tips Agar Surat Lamaran Lebih Menarik Perekrut
1. Tulis dengan Rapi dan Bersih
Gunakan kertas folio bergaris yang bersih. Pastikan pulpen tinta biru atau hitam, hindari coretan/tipex.
2. Langsung pada Inti
Sebutkan dengan jelas posisi yang dilamar. Hindari paragraf bertele-tele atau cerita pribadi yang tidak relevan.
3. Gunakan Bahasa Formal tapi Mengalir
Pakai bahasa baku sesuai Ejaan yang Disempurnakan (EYD) yang sopan.
4. Tonjolkan Kelebihan yang Relevan
Singgung pengalaman, keterampilan, atau pencapaian singkat yang mendukung posisi. Fokus pada nilai-nilai yang bisa diberikan ke perusahaan, bukan sekadar meminta kerja.
5. Personalisasi Surat Lamaran
Sebut nama perusahaan dan posisi secara spesifik. Jika tahu nama HRD/rekruter, cantumkan namanya.
6. Gunakan Penutup yang Meyakinkan
Untuk memberikan kesan positif dan percaya diri, tutup surat lamaran dengan kalimat sopan yang menunjukkan antusiasme: Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk wawancara dan menjelaskan kemampuan saya lebih lanjut.
7. Tanda Tangan Asli
Jangan lupa tanda tangan di bawah nama terang.
Kesimpulan
Surat lamaran tulis tangan harus rapi, jelas, mengikuti struktur resmi, menggunakan bahasa baku, dan ditutup dengan sopan. Surat lamaran yang menarik bukan berarti panjang dan penuh hiasan, tapi rapi, jelas, personal, dan menunjukkan nilai diri pelamar.