Ekuitas Merek Adalah: Arti, Manfaat, dan Cara Membangunnya

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Apakah kamu ingin mengetahui mengapa produk dengan harga tinggi tetap diminati dan laris di pasaran? Di balik itu, ternyata terdapat proses panjang yang dilakukan, salah satunya adalah meningkatkan Ekuitas merek. Dalam dunia pemasaran, ekuitas merek adalah ukuran atau nilai dari produk atau layanan sebuah merek.

Dari ekuitas merek ini konsumen akan mengevaluasi produkmu dari produk sejenis lainnya di pasaran, sehingga mereka akan mengetahui produkmu mempunyai nilai tinggi atau tidak. 

Agar kamu lebih memahami ekuitas merek ini lebih dalam lagi, yuk, baca artikel ini sampai selesai, ya! 

Apa Itu Ekuitas Merek?

Jika kamu berencana meluncurkan sebuah brand, penting untuk memahami konsep ekuitas merek. Secara sederhana, ekuitas merek adalah pada nilai yang terkait dengan brand sering dijadikan marketing strategy karena memengaruhi traffic dan value perusahaan.

Ekuitas merek adalah penilaian konsumen terhadap produk atau layanan dari suatu brand. Jika penilaian konsumen terhadap produk atau layanan dari brand tersebut berjalan konsisten dan positif, bisa dikatakan bahwa ekuitas merek merek tersebut kuat.

Bahkan beberapa orang menganggap ekuitas merek adalah indikator utama penentu konsumen telah mengenal brand dari bisnismu dengan baik atau belum. 

Baca Juga: Ekuitas: Arti, Contoh, dan Laporan Perubahan

Manfaat Ekuitas Merek untuk Bisnis

Penting untuk diakui bahwa ekuitas merek memiliki dampak signifikan pada kepercayaan konsumen dalam membuat keputusan pembelian. Ini bisa dipengaruhi oleh pengalaman sebelumnya dengan merek bisnismu atau merasa dekat dengan karakteristik brand bisnismu.

Menurut Simamora, bahwa Ekuitas merek mempunyai beberapa manfaat, antara lain:

  • Ekuitas merek dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan bisa meningkatkan pembelian ulang atau bahkan mendorong konsumen menjadi loyal customer. Adanya loyal customer ini membuat mereka akan merekomendasikan produk dari bisnismu kepada orang lain.

  • Untuk menetapkan harga yang lebih tinggi, sehingga akan menghasilkan lebih banyak keuntungan.

  • Memberikan kredibilitas produk lain yang menggunakan brand milikmu.

  • Mendorong konsumen melakukan repurchase pembelian ulang.

  • Ekuitas merek juga membuat brand milikmu terlihat berbeda dari kompetitor.

  • Mmeungkinkan konsumen untuk lebih toleran terhadap kesalahan produk atau bisnis, karena loyalitas mereka terhadap merek tersebut.

  • Ekuitas merek menjadi salah satu faktor yang dapat menarik pegawai berkualitas dan bisa mempertahankan loyalitas pegawai.

  • Mendorong konsumen untuk mempertimbangkan brand bisnismu sebagai faktor utama saat mereka membeli suatu produk. 

Baca Juga: Laporan Perubahan Ekuitas: Definisi, Fungsi, dan Cara Membuatnya!

Indikator Ekuitas Merek

Menurut Soehadi (2005), Ekuitas merek dapat diukur melalui 7 indikator di bawah ini.

  • Leadership: kemampuan untuk memengaruhi pasar, termasuk harga dan atribut non-harga.

  • Stability: kemampuan untuk mempertahankan loyal customer dari waktu ke waktu.

  • Market: kemampuan suatu brand untuk meningkatkan kinerja toko atau distributor di pasar.

  • Internationality: kemampuan suatu brand untuk ekspansi ke wilayah geografis baru atau memasuki pasar internasional.

  • Trend: meningkatnya brand dalam industri pasar yang dituju.

  • Support: jumlah dana yang dialokasikan untuk mempromosikan brand.

  • Protection: keberadaan perlindungan hukum terhadap brand tersebut.

Ekuitas merek adalah ukuran atau nilai dari produk atau layanan sebuah merek.  

Elemen Ekuitas Merek

Sama seperti customer journey, ekuitas merek juga mempunyai roadmap. Roadmap ini adalah tahapan yang akan memengaruhi ekuitas merek. Jadi, elemen-elemen yang memengaruhi ekuitas merek akan dijelaskan di bawah ini, ya. 

1. Brand Awareness (Kesadaran Merek)

Brand awareness atau kesadaran merek membuat pelanggan menjadi akrab dengan produk atau layanan bisnismu sehingga mereka mudah mengingatnya. Dengan kata lain, tahapan ini merupakan 'pendekatan pertama' kepada pelanggan. Pendekatan ini bisa dilakukan dengan cara free trial (uji coba produk gratis), influencer marketing, atau menggunakan strategi lainnya. 

2. Brand Association (Asosiasi Merek)

Ketika brand memiliki konsep yang bersinergi sehingga mudah diingat atau dikenali oleh pelanggannya, itu menandakan bahwa bisnis tersebut telah memiliki brand association (asosiasi merek).

Pada tahap ini, calon pelanggan mulai mengingat merek pada bisnismu, sehingga mereka akan mulai mempelajari kualitas produk tersebut. 

3. Perceived Quality (Persepsi Kualitas)

Pada tahapan perceived quality (persepsi kualitas) ini terdapat beberapa pertanyaan, misalnya bagaimana orang-orang mempersepsikan brand milikmu? Apakah mereka merasa puas atau kecewa?

Perceived quality berkaitan erat dengan kesan pelanggan terhadap produk atau layanan pada bisnismu. Untuk menciptakan kesan positif, kamu perlu memperkuat kualitas dan customer experience (pengalaman pelanggan). 

4. Brand Loyalty (Loyalitas Merek)

Brand loyalty akan berdampak pada loyalitas pelanggan, karena mereka sudah memiliki kepercayaan pada merek tersebut.

Bisa dikatakan, bahwa brand loyalty dan ekuitas merek adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Customer loyalty akan membawa mereka menuju Ekuitas merek yang positif sehingga membuat pelanggan tidak mudah beralih ke merek lain.

Selain itu, hubungan jangka panjang dengan pelanggan juga cenderung lebih awet. Saat meluncurkan produk baru, konsumen lebih suka memilih merek favorit mereka daripada milik kompetitor. 

5. Proprietary Brand Assets (Aset Merek Proprietary)

Apakah kamu tahu mengapa Nokia pernah menjadi raja pasar ponsel dan pada akhirnya bisa digilas kompetitornya?

Alasannya, karena Nokia menolak mengadopsi Android dan tetap mempertahankan sistem operasi Windows. Padahal, perilaku pengguna akan berubah seiring berjalannya waktu, sehingga brand perlu fleksibilitas untuk selalu berkembang.

Bisa dikatakan, bahwa memperluas aset merek sangat penting untuk menjaga ekuitas merek. Caranya dengan mempunya hak paten, menjalin partnership, dan secara teratur menghasilkan inovasi baru pada produk atau layanan. 

Baca Juga: Kupas Tuntas Rumus Ekuitas, Ukur Nilai Kepemilikan Bisnis

Cara Membangun Ekuitas Merek

Ekuitas merek adalah sesuatu yang tidak bisa dicapai secara instan. Perusahaan perlu menerapkan sejumlah strategi inovatif untuk membangun atau meningkatkan ekuitas merek. Berikut adalah beberapa strategi untuk membangun ekuitas merek. 

1. Memperluas Jaringan

Langkah pertama dalam membangun ekuitas merek adalah memperluas jaringan. Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu meningkatkan kualitas interaksi dengan berbagai pihak secara tulus tanpa motif tersembunyi. Ketika kamu telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari pelanggan, kamu akan lebih mudah untuk menjalankan strategi untuk meningkatkan ekuitas merek lainnya. 

2. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dengan Uji Coba Produk

Salah satu kunci untuk menciptakan citra positif Ekuitas merek adalah kemampuan merek dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk memastikan produkmu memenuhi standar ini, kamu bisa meningkatkan customer experience dengan menyediakan uji coba produk secara gratis. Dengan cara ini, pelanggan atau calon konsumen akan langsung menilai kualitas dan keunggulan produkmu dibandingkan dengan produk kompetitor. 

3. Menciptakan Produk Berkualitas

Aspek terpenting dalam membuat konsumen menyukai produkmu yaitu dengan memastikan produk tersebut memiliki kualitas yang bagus. Beberapa cara yang perlu ditingkatkan untuk menciptakan produk berkualitas, misalnya dengan mengetahui target dan buyer persona, baik melalui lingkup perilaku, demografis, atau permintaan pasar.

Selain itu, sebagai pemilik bisnis, kamu juga perlu memperhatikan brand story seputar history brand, visi, misi, dan nilai yang dimiliki bisnismu. 

4. Sering Menggelar Acara

Menggelar event atau acara secara rutin merupakan cara lain untuk membangun ekuitas merek. Acara-acara ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada konsumen, tetapi juga meningkatkan brand awareness di kalangan konsumen.

5.   Memastikan Keefektifan Strategi Pemasaran

Citra perusahaan bergantung pada strategi pemasaran yang diterapkannya. Oleh karena itu, tim pemasaran harus aktif dalam menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Beberapa strategi yang bisa meningkatkan ekuitas merek meliputi community marketing, pengembangan situs web bisnis yang tidak rumit, menghindari perang harga, dan membuat copywriting yang menarik. 

Contoh Ekuitas Merek

Aplikasi wirausaha


Setelah memahami konsep ekuitas merek, mari kita lihat contoh ekuitas merek dari beberapa merek terkenal di dunia seperti di bawah ini. 

1. Apple

Brand Apple berfokus pada niche market-nya, yaitu komputer dan gadget, berbeda dengan Samsung yang juga mencakup elektronik rumah tangga (lemari pendingin, kompor, AC, dan lain sebagainya).

Apple merancang produknya untuk memenuhi kebutuhan kelompok usia yang relatif matang (25 hingga 44 tahun) dan kalangan profesional.

Secara umum, orang-orang dalam rentang usia tersebut cenderung mapan dan bersedia membayar harga premium untuk produk yang menawarkan fasilitas elegan, sesuai dengan janji Apple. Oleh karena itu, ketika Apple meluncurkan produk baru, antusiasme konsumen tinggi, meskipun harga produk tersebut tergolong tinggi. Inilah contoh kekuatan ekuitas merek dari brand Apple. 

2. Aqua

Ketika membicarakan air mineral, brand apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu?

Kemungkinan besar, kamu langsung memikirkan brand Aqua. Mengingat brand ini sangat mudah diingat, apalagi 'Aqua' sendiri berarti 'air'. Pada tahap ini, calon pelanggan sudah mulai mengenali brand tersebut dan mereka akan mempelajari tentang kualitas produknya.

3. Indomie

Contoh brand yang mempunyai ekuitas merek yang kuat adalah Indomie. Indomie adalah brand mie instan dari Indonesia yang berhasil membangun ekuitas merek di dalam negeri dan luar negeri. Brand satu ini dikenal dengan variasi rasa, lezat, dan harganya yang terjangkau.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, Ekuitas merek adalah nilai tambah yang diberikan produk atau layanan dari suatu brand, sehingga terlihat lebih baik dari produk milik kompetitor.

Ketika kamu menawarkan produk atau layanan dengan ekuitas merek yang kuat, pelanggan akan percaya produk atau layanan bisnismu dan kamu bisa membangun hubungan jangka panjang dengan mereka.

 

Sumber Data:

  • https://www.sribu.com/id/blog/brand-equity-adalah/

  • https://info.populix.co/articles/brand-equity-adalah/

  • https://kumparan.com/berita-bisnis/brand-equity-pengertian-indikator-dan-kategorinya-20TeZLk475j/full

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo