Dalam bisnis kuliner, salah satu kunci sukses adalah menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat. HPP menentukan berapa biaya yang benar-benar dikeluarkan untuk memproduksi makanan atau minuman yang kamu jual.
Jika HPP tidak dihitung dengan benar, risiko yang bisa terjadi adalah:
• Harga jual terlalu murah dan merugi
• Keuntungan tidak jelas
• Sulit menentukan promo atau diskon
• Kesalahan menghitung stok bahan baku
Dengan memahami HPP, kamu bisa menentukan harga jual yang optimal dan menjaga profit bisnis.
Apa Itu HPP dalam Bisnis Kuliner?
HPP (Harga Pokok Produksi) adalah total biaya yang dikeluarkan untuk membuat satu porsi menu makanan/minuman.
Dalam kuliner, HPP biasanya mencakup:
Bahan baku (raw material)
Biaya tenaga kerja langsung
Biaya overhead dapur (gas, listrik, packaging, dll)
Rumus HPP untuk Bisnis Kuliner
Secara umum, rumus HPP adalah:
HPP = Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja Langsung + Biaya Overhead
Untuk per porsi, tinggal dibagi jumlah porsi yang dihasilkan.
Langkah Cara Menghitung HPP untuk Bisnis Kuliner
1. Hitung Total Biaya Bahan Baku
Contoh bahan baku untuk menu ayam geprek:
Bahan Biaya
Ayam fillet 1 kg (8 porsi) Rp 60.000
Tepung Rp 8.000
Cabai & bumbu Rp 12.000
Minyak (alokasi per batch) Rp 6.000
Total bahan baku:
Rp 86.000
2. Hitung Biaya Tenaga Kerja Langsung
Misal gaji juru masak Rp 3.000.000/bulan dan bisa menghasilkan 3.000 porsi/bulan:
Biaya per porsi = 3.000.000 / 3.000 = Rp 1.000 per porsi
3. Hitung Biaya Overhead
Contoh biaya dapur yang dialokasikan:
Overhead Biaya
Gas Rp 500.000
Listrik Rp 300.000
Packaging Rp 1.500 per porsi
Jika produksi 3.000 porsi/bulan:
Gas = 500.000 / 3.000 = Rp 167
Listrik = 300.000 / 3.000 = Rp 100
Total overhead per porsi: Rp 167 + Rp 100 + Rp 1.500 = Rp 1.767
Contoh Perhitungan HPP Ayam Geprek per Porsi
Dari bahan di atas:
Total bahan baku untuk 8 porsi = Rp 86.000
Biaya bahan baku per porsi = 86.000 / 8 = Rp 10.750
Biaya tenaga kerja = Rp 1.000
Biaya overhead = Rp 1.767
HPP Per Porsi
HPP = 10.750 + 1.000 + 1.767 = Rp 13.517 ≈ Rp 13.500
Penentuan Harga Jual
Rumus standar kuliner adalah HPP x 3 (margin 60–70%)
Harga jual = 13.500 x 3 = Rp 40.500
Untuk psikologis pricing, bisa dijual Rp 39.900 atau Rp 40.000.
Tips Mengatur HPP Supaya Bisnis Kuliner Selalu Untung
Catat semua bahan baku dan biaya
Gunakan aplikasi kasir & inventori untuk kontrol stok
Selalu hitung rasio food cost (ideal < 35%)
Evaluasi harga jika ada kenaikan bahan baku
Gunakan vendor tetap agar harga stabil
Kesimpulan
Menghitung HPP adalah langkah wajib untuk memastikan bisnis kuliner tetap untung. Dengan mengetahui HPP, kamu bisa menetapkan harga jual yang tepat, mengatur biaya produksi, dan menjaga profit jangka panjang.
Cara hitungnya:
HPP = Bahan Baku + Tenaga Kerja + Overhead
Gunakan contoh di atas sebagai panduan, dan mulai catat semua pengeluaran bisnismu!