Ini Cara Hitung HPP untuk Bisnis Kuliner Biar Gak Rugi

Penulis Annisa Nur Indriyanti
02 November 2025

article thumbnail
Dalam bisnis kuliner, salah satu kunci sukses adalah menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat. HPP menentukan berapa biaya yang benar-benar dikeluarkan untuk memproduksi makanan atau minuman yang kamu jual.
 
Jika HPP tidak dihitung dengan benar, risiko yang bisa terjadi adalah:
• Harga jual terlalu murah dan merugi
• Keuntungan tidak jelas
• Sulit menentukan promo atau diskon
• Kesalahan menghitung stok bahan baku
 
Dengan memahami HPP, kamu bisa menentukan harga jual yang optimal dan menjaga profit bisnis.
 
 
 
Apa Itu HPP dalam Bisnis Kuliner?
 
HPP (Harga Pokok Produksi) adalah total biaya yang dikeluarkan untuk membuat satu porsi menu makanan/minuman.
Dalam kuliner, HPP biasanya mencakup:
 
 Bahan baku (raw material)
 Biaya tenaga kerja langsung
 Biaya overhead dapur (gas, listrik, packaging, dll)
 
 
 
Rumus HPP untuk Bisnis Kuliner
 
Secara umum, rumus HPP adalah:
 
HPP = Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja Langsung + Biaya Overhead
 
Untuk per porsi, tinggal dibagi jumlah porsi yang dihasilkan.
 
 
 
Langkah Cara Menghitung HPP untuk Bisnis Kuliner
 
1. Hitung Total Biaya Bahan Baku
 
Contoh bahan baku untuk menu ayam geprek:
 
Bahan Biaya
Ayam fillet 1 kg (8 porsi) Rp 60.000
Tepung Rp 8.000
Cabai & bumbu Rp 12.000
Minyak (alokasi per batch) Rp 6.000
 
Total bahan baku:
Rp 86.000
 
 
 
2. Hitung Biaya Tenaga Kerja Langsung
 
Misal gaji juru masak Rp 3.000.000/bulan dan bisa menghasilkan 3.000 porsi/bulan:
 
Biaya per porsi = 3.000.000 / 3.000 = Rp 1.000 per porsi
 
 
 
 
3. Hitung Biaya Overhead
 
Contoh biaya dapur yang dialokasikan:
 
Overhead Biaya
Gas Rp 500.000
Listrik Rp 300.000
Packaging Rp 1.500 per porsi
 
Jika produksi 3.000 porsi/bulan:
 
Gas = 500.000 / 3.000 = Rp 167
Listrik = 300.000 / 3.000 = Rp 100
Total overhead per porsi: Rp 167 + Rp 100 + Rp 1.500 = Rp 1.767
 
 
 
 
Contoh Perhitungan HPP Ayam Geprek per Porsi
 
Dari bahan di atas:
Total bahan baku untuk 8 porsi = Rp 86.000
 
Biaya bahan baku per porsi = 86.000 / 8 = Rp 10.750
Biaya tenaga kerja = Rp 1.000
Biaya overhead = Rp 1.767
 
HPP Per Porsi
 
HPP = 10.750 + 1.000 + 1.767 = Rp 13.517 ≈ Rp 13.500
 
 
 
 
Penentuan Harga Jual
 
Rumus standar kuliner adalah HPP x 3 (margin 60–70%)
 
Harga jual = 13.500 x 3 = Rp 40.500
 
Untuk psikologis pricing, bisa dijual Rp 39.900 atau Rp 40.000.
 
 
 
Tips Mengatur HPP Supaya Bisnis Kuliner Selalu Untung
 
 Catat semua bahan baku dan biaya
 Gunakan aplikasi kasir & inventori untuk kontrol stok
 Selalu hitung rasio food cost (ideal < 35%)
Evaluasi harga jika ada kenaikan bahan baku
 Gunakan vendor tetap agar harga stabil
 
 
 
Kesimpulan
 
Menghitung HPP adalah langkah wajib untuk memastikan bisnis kuliner tetap untung. Dengan mengetahui HPP, kamu bisa menetapkan harga jual yang tepat, mengatur biaya produksi, dan menjaga profit jangka panjang.
 
Cara hitungnya:
 
HPP = Bahan Baku + Tenaga Kerja + Overhead
 
Gunakan contoh di atas sebagai panduan, dan mulai catat semua pengeluaran bisnismu!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo