Kartu Kredit Lokal Siap Saingi Visa dan Mastercard, Ini Dampaknya pada Transaksi QRIS

Penulis Annisa Nur Indriyanti
15 July 2025

article thumbnail
Industri pembayaran digital di Indonesia semakin bergeliat. Baru-baru ini, pemerintah bersama Bank Indonesia memperkuat pengembangan kartu kredit domestik sebagai upaya menyaingi dominasi jaringan global seperti Visa dan Mastercard. Langkah ini dianggap sebagai bentuk kemandirian sistem keuangan nasional, sekaligus memperkuat ekosistem digital termasuk QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Lantas, apa peran kartu kredit lokal ini dalam sistem transaksi nasional? Bagaimana dampaknya terhadap penggunaan QRIS dan kebiasaan belanja masyarakat?

Apa Itu Kartu Kredit Lokal?
Kartu kredit lokal adalah kartu yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan dalam negeri dengan menggunakan jaringan pemrosesan nasional, tanpa melibatkan jaringan global seperti Visa atau Mastercard.

Beberapa karakteristik utamanya:

Transaksi diproses oleh Gerbang Pembayaran Nasional (GPN)

Biaya transaksi lebih rendah dibanding kartu internasional

Diintegrasikan dengan ekosistem pembayaran digital Indonesia

Tujuan dan Alasan Pengembangan
Bank Indonesia bersama pemerintah mendorong penggunaan kartu kredit lokal untuk:

 Mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran asing

 Menekan biaya merchant dan pengguna

 Meningkatkan kedaulatan data transaksi

 Meningkatkan inklusi keuangan nasional

Hal ini sejalan dengan roadmap digitalisasi sistem pembayaran nasional dan penguatan QRIS sebagai infrastruktur utama transaksi nontunai.

Hubungan Kartu Kredit Lokal dengan QRIS
QRIS saat ini menjadi salah satu metode pembayaran digital paling populer di Indonesia. Dengan dukungan kartu kredit lokal, ekosistem QRIS akan semakin kuat, karena:

 1. Bisa Digunakan untuk Pembayaran QRIS
Kartu kredit lokal akan diintegrasikan sebagai salah satu sumber dana untuk transaksi QRIS, memungkinkan pengguna membayar lewat QR code dengan dana dari kartu kredit lokal.

 2. Biaya Transaksi Lebih Ringan
Penggunaan jaringan nasional memungkinkan merchant dikenai biaya lebih murah dibandingkan saat menerima kartu dari jaringan internasional.

 3. Keamanan dan Kontrol Data Lebih Baik
Seluruh proses transaksi terjadi di dalam negeri, menjadikan data keuangan lebih aman dan mudah diawasi oleh otoritas.

Dampak bagi Konsumen dan Pelaku Usaha
Untuk Konsumen:
Kemudahan bertransaksi dengan berbagai metode

Pilihan kartu kredit yang lebih terjangkau

Peningkatan kenyamanan transaksi digital via QRIS

Untuk UMKM dan Merchant:
Potensi peningkatan volume transaksi digital

Biaya MDR (merchant discount rate) lebih rendah

Tidak tergantung pada peralatan EDC asing

Tantangan dan Harapan
Meski menjanjikan, adopsi kartu kredit lokal tidak lepas dari tantangan, seperti:

Edukasi pengguna dan merchant

Infrastruktur dan kesiapan sistem

Persaingan dengan pemain global yang sudah mapan

Namun, dengan strategi dan dukungan kebijakan yang tepat, kartu kredit lokal bisa menjadi katalis utama transformasi sistem pembayaran Indonesia ke arah yang lebih inklusif dan efisien.

Kesimpulan
Hadirnya kartu kredit lokal sebagai pesaing Visa dan Mastercard menjadi langkah besar dalam memperkuat kedaulatan ekonomi digital Indonesia. Integrasi dengan QRIS membuka peluang baru bagi masyarakat untuk bertransaksi secara praktis, murah, dan aman.

Jika berhasil dijalankan dengan baik, inisiatif ini tak hanya memperkuat sistem keuangan nasional, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo