Kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah Kuartal II 2025: Tumbuh Positif di Tengah Tantangan Ekonomi

Penulis Annisa Nur Indriyanti
07 August 2025

article thumbnail

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan peran strategis dalam mendorong perekonomian nasional. Memasuki kuartal II tahun 2025, kinerja UMKM di Indonesia menunjukkan tren yang cukup menggembirakan, meskipun dibayangi oleh sejumlah tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku, ketatnya persaingan digital, dan perubahan kebijakan fiskal.

Pertumbuhan UMKM di Kuartal II 2025
Berdasarkan data sementara dari Kementerian Koperasi dan UKM serta survei Bank Indonesia, UMKM mengalami:

Pertumbuhan omzet rata-rata 4,1% dibanding kuartal I 2025

Peningkatan volume transaksi digital sebesar 7,5%

Penyerapan tenaga kerja naik 2,3%

Sektor unggulan: makanan & minuman, fesyen, dan jasa digital

Faktor pendorong utamanya adalah peningkatan permintaan domestik, tren belanja online, dan keberhasilan sejumlah UMKM dalam menembus pasar ekspor.

Performa Per Sektor
1. Kuliner dan F&B
Masih menjadi tulang punggung sektor UMKM dengan pertumbuhan omzet 6,5%.

Lonjakan pesanan lewat aplikasi delivery seperti GoFood dan GrabFood.

2. Fashion dan Aksesoris
Meningkat 5,2% berkat tren micro-influencer dan local branding.

Penjualan tertinggi di kategori hijab dan pakaian kasual.

3. Jasa Digital & Kreatif
Desain grafis, content creator, dan jasa virtual assistant tumbuh hingga 8,4%.

Banyak pelaku UMKM digital mulai menggunakan AI dan otomasi ringan.

4. Kerajinan dan Produk Lokal
Penjualan cenderung stagnan di dalam negeri, tetapi tumbuh 4% melalui ekspor terbatas ke Asia Tenggara.

Tantangan UMKM di Kuartal II 2025
Meskipun tumbuh, UMKM masih menghadapi beberapa kendala serius:

Kenaikan biaya logistik karena penyesuaian tarif energi

Minimnya akses ke pembiayaan formal di luar pinjaman online

Tingkat literasi digital yang belum merata

Kepatuhan pajak dan pencatatan keuangan yang belum optimal

Dukungan Pemerintah dan Platform Digital
Sejumlah program turut mendorong pertumbuhan UMKM:

KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan bunga rendah yang masih diminati

Pelatihan digitalisasi dan pemasaran online melalui Kemenkop UKM dan mitra swasta

Ekspansi QRIS untuk mempermudah transaksi digital pelaku usaha

Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop juga aktif mendorong kampanye lokal seperti #BanggaBuatanIndonesia.

Outlook Kuartal III 2025
Melihat capaian kuartal II, prospek kuartal III 2025 diperkirakan akan:

Meningkat seiring masuknya musim belanja akhir tahun dan promosi Harbolnas

Tertopang tren ekspor digital dan marketplace lintas negara

Semakin terdorong dengan integrasi teknologi pembayaran seperti Payment ID dan sistem digital pajak

Kesimpulan
Kinerja UMKM di kuartal II 2025 menunjukkan bahwa sektor ini masih sangat tangguh dan adaptif. Meski menghadapi tantangan, mayoritas pelaku UMKM berhasil menjaga pertumbuhan, terutama yang telah go digital dan mampu berinovasi sesuai tren pasar.

Pemerintah dan stakeholder swasta diharapkan terus memperkuat ekosistem, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan literasi digital agar UMKM bisa menjadi penopang ekonomi yang berkelanjutan.

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo