Table of Content

    Kompensasi Adalah: Jenis, Dampak, dan Tujuannya

    Kompensasi adalah bentuk penghargaan perusahaan terhadap karyawan.

    Kamu sering mendengar kata kompensasi? Jika ada tawaran untuk mengerjakan sesuatu, terkadang ada pertanyaan terkait kompensasi yang akan diberikan setelah sebuah pekerjaan selesai dilakukan. 

    Kompensasi menurut KBBI adalah imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yang diberikan kepada karyawan dalam perusahaan atau organisasi. 

    Pengertian kompensasi pada umumnya adalah suatu objek yang diberikan, kecuali bila sumbernya dari pajak pendapatan.

    Kompensasi secara umum berkaitan dengan imbalan finansial pada sebuah perusahaan atau biasa disebut financial reward yang diterima para pegawai.

    Nah, bentuk kompensasi dalam bentuk finansial ini diberikan karena adanya pengeluaran moneter yang dilakukan oleh perusahaan. 

    Lebih jelasnya, mari baca ulasan di bawah ini, Majoopreneurs.

    Baca Juga: Struktur Organisasi Perusahaan dan Tugasnya

    Pengertian Kompensasi

    Secara umum, pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh seseorang, baik berwujud fisik ataupun nonfisik dan harus dihitung lalu diberikan kepada seseorang.  

    Kompensasi merupakan hal wajar yang biasa terjadi di dalam sebuah perusahaan untuk menghargai karyawan mereka. 

    Kompensasi mirip dengan imbalan. Tetapi di dalam dunia pekerjaan atau bisnis, kompensasi lebih sering terlihat dalam bentuk gaji dan/atau tunjangan. 

    Biasanya terkait dengan penghargaan terhadap para karyawan yang telah mendukung perkembangan bisnis secara positif dan berkelanjutan. 

    Misalnya saja ketika kamu berselancar mencari info di situs pencari kerja, para recruiter dari sebuah perusahaan menawarkan banyak keuntungan kepada para calon pekerjanya jika diterima bekerja nanti.

    Hal yang termasuk di luar gaji pokok seperti parkir gratis, jaminan kesehatan, atau lainnya bisa dimasukkan ke dalam kompensasi.

    Kompensasi ini adalah daya tarik yang menjadi sorotan para perusahaan dalam mencari calon pekerja baru agar menarik minat pencari kerja yang berkualitas.

    Pengertian Kompensasi Menurut Para Ahli

    Ariandi (2018)

    Ariandi mengatakan bahwa pengertian kompensasi adalah seluruh imbalan yang diterima karyawan atas hasil kerja kerasnya terhadap perusahaan/organisasi. 

    Kompensasi bisa berupa fisik atau nonfisik dan harus dihitung lalu diberikan kepada karyawan sesuai dengan pengorbanan yang telah diberikannya kepada perusahaan/organisasi tempatnya bekerja. 

    Handoko (2017)

    Handoko mengatakan bahwa pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai balas jasa. 

    Husein Umar (2002)

    Husein Umar berpendapat bahwa pengertian kompensasi merupakan berbagi hal yang diterima seorang karyawan, baik dalam bentuk gaji, upah, insentif, asuransi, bonus, dan semacamnya yang langsung dibayarkan oleh perusahaan.

    Dessler (2012)

    Dessler mengatakan bahwa pengertian kompensasi adalah setiap bentuk penghargaan yang diberikan pada karyawan sebagai kontribusi atau balas jasa yang mereka berikan kepada organisasi.

    Nurcahyo (2015)

    Nurcahyo menjelaskan bahwa pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima para karyawan sebagai balas jasa untuk kerja mereka yang seimbang dengan pengharapan karyawan untuk memenuhi kebutuhan akan rasa puas atas prestasi yang telah dicapai dan selaras dengan tujuan strategis perusahaan.

    Jenis Kompensasi

    Ada beberapa jenis kompensasi yang diberikan oleh perusahaan atau organisasi kepada karyawan atau anggotanya. 

    Berikut ini jenis kompensasi yang dikenal dan bisa diberikan kepada karyawan.

    Kompensasi Langsung

    Kompensasi Langsung adalah segala bentuk imbalan dalam wujud uang seperti gaji, aneka tunjangan, komisi, bonus, THR, pembayaran prestasi, opsi saham, dan pembagian laba perusahaan.

    Selain itu, segala jenis pendapatan yang menambah penghasilan bruto tahunan karyawan dikenai Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21)

    Kompensasi Tidak Langsung

    Jenis kompensasi tidak langsung bisa juga berwujud uang yang diberikan kepada karyawan, tetapi tidak secara langsung diberikan, melainkan melalui pihak ketiga. 

    Misalnya adalah ketika perusahaan mendaftarkan dan mengikutsertakan karyawannya di dalam program perlindungan sosial dan kesehatan. 

    Perusahaan adalah pihak yang membayarkan premi atas asuransi untuk para karyawannya seperti asuransi kesehatan, asuransi ketenagakerjaan, atau asuransi jiwa, hingga karyawan dapat menikmati manfaat dari program tersebut. 

    Kompensasi lainnya bisa dalam bentuk akses internet, keanggotaan klub kesehatan, voucher belanja, atau mobil dinas, dan lainnya. 

    Kompensasi Non-Finansial

    Kompensasi non-finansial tidak terkait dengan uang, melainkan dalam bentuk yang bernilai positif dan berharga untuk karyawan. 

    Misalnya karyawan mendapatkan kesempatan ikut pelatihan yang disediakan perusahaan, tim kerja yang solid dan mendukung, memiliki supervisor profesional dan kompeten, lingkungan kerja yang nyaman, jam kerja fleksibel, cuti lebih banyak, dan penghargaan atas prestasi karyawan. 

    Dampak Kompensasi

    Adanya kompensasi yang diberikan kepada karyawan tertentu atau seluruhnya oleh perusahaan tentu saja menimbulkan dampak positif hingga bisa memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak. 

    • Dapat menjadi daya tarik bagi para pencari kerja
    • Perusahaan mendapatkan pekerja berkualitas
    • Membuat karyawan terpacu terus berprestasi dan bekerja dengan giat
    • Citra perusahaan tampak lebih baik dibandingkan kompetitor
    • Memudahkan proses administrasi dan aspek hukum yang ada

    Tujuan Kompensasi

    Performa Pekerja

    Ketika seorang karyawan merasa puas dengan penghargaan yang diberikan oleh perusahaan tempatnya bekerja, maka dia akan memiliki performa kerja lebih baik. 

    Adanya kompensasi bisa membentuk lingkungan kerja sportif sekaligus kompetitif dalam bekerja sehari-hari. 

    Terbentuk Ikatan Kerja

    Perusahaan memberikan kompensasi kepada karyawannya agar mereka yang bekerja memiliki hubungan baik dan profesional dengan perusahaan tempatnya bekerja. 

    Motivasi

    Saat lingkungan kerjanya sportif dan kompetitif, pekerja ini akan lebih termotivasi dan bersemangat dalam bekerja. Ia pun akan terus berusaha lebih baik dari sebelumnya, sehingga meningkatkan nilai perusahaan di pandangan masyarakat luas.

    Kepuasan Kerja

    Perusahaan yang memberikan kompensasi kepada karyawannya akan menimbulkan kepuasan. Bagi perusahaan akan merasa puas dengan kinerja dan pengabdian karyawan. 

    Sementara karyawan merasa puas karena telah dihargai oleh tempatnya bekerja.

    Mendorong Pertumbuhan Perusahaan 

    Rasa puas pekerja terhadap kompensasi yang diterimanya akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi perusahaan. 

    Akhirnya, pemberian kompensasi ini dapat mendorong stabilitas di perusahaan. 

    Disiplin Kerja

    Ketika kompensasi yang diberikan kepada karyawan sesuai atau bahkan melebihi kepuasan mereka, tidak hanya motivasi yang akan tumbuh di dalam diri karyawan. 

    Semangat disiplin kerja pun akan makin meningkat. Karyawan akan terus menunjukkan performa terbaiknya agar hak yang diterimanya makin layak. 

    Memenuhi Administrasi Legalitas

    Perusahaan yang memberikan kompensasi terhadap para pekerjanya memiliki legalitas yang baik di dalam pemerintahan atau sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

    Sehingga secara legalitas administrasi, perusahaan akan dipercaya dan memiliki kredibilitas yang baik. 

    Serikat Buruh

    Ketika perusahaan memberikan kompensasi yang sesuai dan layak kepada para pekerjanya, maka pekerja yang bergabung dengan serikat buruh atau serikat pekerja menjadi makin berkualitas dan lebih terbuka. 

    Karena di dalam serikat buruh atau pekerja, karyawan lebih terbuka menyampaikan aspirasinya saat berunding mengenai hak dan kewajibannya. 

    Baca Juga: Laporan Posisi Keuangan: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya

    Faktor Penyusun Kompensasi

    Sebenarnya apa saja faktor yang berpengaruh terhadap kompensasi dan tingkat upah yang diterima oleh seorang pekerja? 

    Kemampuan Perusahaan

    Kemampuan perusahaan untuk memberikan kompensasi kepada karyawannya tergantung dari beberapa hal seperti keuntungan atau profit, pemasukan, dan hal lain yang diterima oleh perusahaan. 

    Tingkat Hidup

    Tingkat hidup masyarakat di sekitar perusahaan menjadi faktor penyusun gaji dan kompensasi. Sebuah perusahaan akan memberikan kompensasi sesuai dengan lingkungan tempat atau lokasi perusahaan tersebut beroperasi. 

    Biasanya, hal yang menjadi patokan oleh perusahaan adalah Upah Minimum Regional (UMR) atau istilah terbaru yang sudah diresmikan adalah UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota).

    Nilai UMR suatu wilayah sangat berpengaruh dan menentukan bagaimana sebuah perusahaan menghitung gaji, upah, dan kompensasi untuk karyawannya. 

    Harga Pekerjaan

    Kompensasi yang diberikan kepada karyawan dibedakan berdasarkan harga pekerjaan di perusahaan tersebut. Pekerjaan yang berat tentunya akan mendapatkan kompensasi berbeda dibandingkan pekerjaan yang ringan. 

    Perusahaan akan berusaha memastikan uang yang dikeluarkan untuk kompensasi karyawan sesuai dengan kerja keras atau usaha yang diberikan para pekerja tersebut dalam menyelesaikan semua tugasnya. 

    Sistem Kompensasi

    Perusahaan akan membuat sistem kompensasi secara detail dengan dasar prestasi dan waktu. Ukuran prestasi ini digunakan untuk memotivasi karyawan yang lain agar dapat meningkatkan performa kerja seluruh karyawan.

    Sementara sistem waktu didapatkan karyawan apabila mereka bekerja melebihi jam kerja yang telah ditentukan. Biasanya diberikan dalam bentuk uang lembur. 

    Tingkat Kompensasi di Perusahaan Lain

    Perusahaan juga bisa membandingkan kompensasi yang diberikan perusahaan lain untuk tipe pekerjaan yang serupa agar bisa menentukan jumlah kompensasi untuk karyawannya sendiri. 

    Selain gaji, beban kerja yang sama di beberapa perusahaan berbeda pun akan menentukan jumlah kompensasi yang diterima karyawan. 

    Perundang-undangan yang Berlaku

    Suatu perusahaan juga akan memberikan kompensasi sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

    Biasanya, poin tentang gaji, upah, dan kompensasi telah diatur di dalam undang-undang yang berlaku dan harus dipatuhi oleh seluruh perusahaan yang memiliki karyawan. 

    Jika perusahaan melanggar undang-undang yang diberlakukan tersebut, akan ada sanksi yang harus dipatuhi.

    Harga pekerjaan adalah salah satu faktor penyusun kompensasi.

    Kesimpulan

    Pemberian kompensasi yang merupakan benefit bagi karyawan ini merupakan sebuah bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawannya terkait loyalitas mereka dalam bekerja.

    Jika kamu adalah pemilik bisnis, sangat penting untuk mencatat setiap pengeluar dan dan biaya yang dikeluarkan, termasuk pencatatan kompensasi di dalam usaha yang kamu jalankan.

    Nama besar dari perusahaan kamu dapat menjadi kompensasi non-finansial bagi karyawan yang bekerja. Reputasi perusahaanmu bisa meningkatkan kredibilitas setiap karyawan.

    Kamu tentunya ingin menambah pengetahuan tentang bagaimana menjalankan usaha dari nol dengan baik. Majoopreneurs bisa mencari artikel yang sesuai dengan kebutuhanmu di sini. 

    Jadikan majoo sebagai temanmu dalam mengembangkan usaha!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?