Market share adalah persentase dari total penjualan dalam suatu industri atau kategori produk yang dikuasai oleh sebuah perusahaan atau merek tertentu dalam jangka waktu tertentu.
Sederhananya, jika seluruh pasar diibaratkan sebagai sebuah kue besar, maka market share adalah seberapa besar potongan kue yang berhasil didapatkan oleh bisnis Anda dibandingkan dengan pesaing lainnya.
Market Share Adalah
Market share atau yang dikenal dengan istilah pangsa pasar adalah persentase dari total penjualan atau pendapatan dalam sebuah industri yang dikuasai oleh sebuah perusahaan atau merek tertentu dalam periode waktu tertentu.
Konsep market share ini digunakan untuk mengukur seberapa besar kekuatan dan dominasi sebuah bisnis dibandingkan dengan seluruh pesaingnya di pasar yang sama.
Dalam praktiknya, market share tidak melulu diukur berdasarkan uang, tetapi juga volume, seperti total pendapatan masuk atau jumlah fisik produk yang terjual.
Misal perusahaan yang menjual unit mobil mewah mungkin memiliki jumlah penjualan unit yang lebih sedikit, tetapi pendapatannya lebih besar.
Fungsi Market Share dalam Bisnis
Market share dalam dunia bisnis bukan sekadar angka persentase, melainkan indikator vital yang mencerminkan kesehatan dan posisi strategis sebuah perusahaan.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai hal ini, berikut adalah fungsi-fungsi utama market share dalam bisnis yang disusun tanpa menggunakan poin-poin:
-
Indikator Dominasi dan Kekuatan Kompetitif
Fungsi paling mendasar dari market share adalah sebagai tolok ukur untuk mengetahui posisi perusahaan dibandingkan dengan para pesaingnya. Dengan mengetahui pangsa pasar, sebuah bisnis dapat mengidentifikasi apakah mereka berperan sebagai pemimpin pasar (market leader), penantang (challenger), atau pengikut (follower).
Dominasi yang kuat memberikan perusahaan daya tawar yang lebih tinggi terhadap pemasok maupun distributor, sehingga mereka sering kali mendapatkan persyaratan kerja sama yang lebih menguntungkan dibandingkan pesaing kecil.
-
Efisiensi Skala Ekonomi
Perusahaan dengan market share yang besar biasanya memiliki volume produksi yang sangat tinggi. Hal ini memungkinkan fungsi skala ekonomi bekerja, di mana biaya produksi per unit menjadi lebih murah karena beban biaya tetap dibagi ke jumlah barang yang lebih banyak. Penurunan biaya produksi ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk menurunkan harga jual guna menekan pesaing atau justru meningkatkan margin keuntungan yang jauh lebih besar.
-
Evaluasi Pertumbuhan dan Keberhasilan Strategi
Market share berfungsi sebagai alat evaluasi yang lebih akurat dibandingkan sekadar melihat total pendapatan. Sebuah perusahaan bisa saja mencatat kenaikan penjualan, namun jika pangsa pasarnya menurun, itu berarti pasar secara keseluruhan tumbuh lebih cepat daripada perusahaan tersebut dan pesaing mengambil alih posisinya. Oleh karena itu, memantau fluktuasi market share membantu manajemen untuk menilai apakah strategi pemasaran dan inovasi yang dijalankan efektif dalam memenangkan hati konsumen.
-
Peningkatan Reputasi dan Kepercayaan Konsumen
Secara psikologis, pangsa pasar yang besar menciptakan persepsi positif di mata masyarakat. Konsumen cenderung lebih percaya pada merek yang digunakan oleh mayoritas orang karena dianggap memiliki kualitas yang terjamin dan layanan purna jual yang lebih stabil. Reputasi ini memudahkan perusahaan dalam meluncurkan produk baru di masa depan, karena mereka sudah memiliki basis pelanggan setia yang besar dan kepercayaan pasar yang kuat.
-
Daya Tarik bagi Investor
Bagi pihak eksternal seperti investor atau lembaga keuangan, market share adalah bukti nyata keberhasilan manajemen dalam mengelola bisnis. Perusahaan dengan pangsa pasar yang stabil atau terus meningkat dianggap memiliki risiko investasi yang lebih rendah dan potensi keuntungan yang lebih pasti. Hal ini mempermudah perusahaan dalam mendapatkan suntikan modal atau pinjaman dengan suku bunga yang lebih kompetitif untuk ekspansi bisnis lebih lanjut.
Cara Menghitung Market Share
Market share dapat dihitung dengan membandingkan performa penjualan perusahaan Anda terhadap total penjualan seluruh industri dalam kategori yang sama. Secara umum, terdapat dua metode utama untuk menghitungnya, yakni berdasarkan nilai pendapatan (uang) dan berdasarkan volume unit (jumlah barang).
Dua metode ini sebaiknya dihitung semuanya karena seringkali perusahaan memiliki Unit Market Share yang besar (banyak barang terjual, tetapi Value Market Share yang kecil (karena harga jualnya murah). Sebaliknya, merek mewah mungkin memiliki unit yang sangat sedikit namun menguasai pangsa pasar pendapatan karena harga per unitnya sangat tinggi. Dengan menghitung keduanya, Anda bisa melihat apakah posisi bisnis Anda kuat karena volume atau karena nilai jual.
Berikut adalah penjelasan rincinya:
1. Rumus Utama Market Share
Rumus dasar yang digunakan untuk menghitung persentase pangsa pasar adalah sebagai berikut:
2. Metode Perhitungan Berdasarkan Jenisnya
Untuk menghitung market share, pilih metode yang paling relevan dengan tujuan analisis bisnis Anda:
-
Berdasarkan Pendapatan (Value Market Share):
Metode ini menghitung pangsa pasar berdasarkan total uang yang dihasilkan. Ini sangat berguna jika produk di pasar tersebut memiliki rentang harga yang sangat bervariasi.
-
Berdasarkan Unit (Unit Market Share):
Metode ini menghitung jumlah fisik barang yang terjual tanpa mempedulikan harganya. Ini berguna untuk melihat seberapa luas distribusi produk Anda di tangan konsumen.
3. Langkah-Langkah Praktis Menghitungnya
Untuk mendapatkan hasil yang akurat, Anda perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
-
Tentukan Periode Waktu: Pilih jangka waktu yang ingin dihitung, misalnya satu kuartal, satu tahun, atau selama periode event tertentu.
-
Hitung Penjualan Internal: Rekap total pendapatan atau total unit yang berhasil terjual dari bisnis Anda sendiri selama periode tersebut.
-
Cari Data Total Industri: Dapatkan data total penjualan seluruh kompetitor di pasar yang sama. Data ini bisa diperoleh dari laporan riset pasar, data asosiasi industri, atau laporan tahunan perusahaan publik.
-
Lakukan Pembagian dan Persentase: Bagi hasil penjualan Anda dengan total industri, lalu kalikan 100 untuk mendapatkan persentase akhirnya.
Contoh Market Share
Market share adalah persentase dari total penjualan dalam suatu industri atau kategori produk yang dikuasai oleh sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perhitungannya, berikut adalah beberapa contoh penerapan market share dalam berbagai skala industri:
1. Contoh di Industri Teknologi Global (Smartphone)
Misalkan dalam satu kuartal, total penjualan smartphone di seluruh dunia mencapai 300 juta unit. Data penjualannya adalah sebagai berikut:
-
Samsung: 60 juta unit
-
Apple: 54 juta unit
-
Xiaomi: 36 juta unit
-
Lainnya: 150 juta unit
Perhitungan Market Share Samsung:
2. Contoh di Industri Minuman Ringan (Revenue Share)
Dalam industri minuman, seringkali yang dihitung adalah nilai uangnya (revenue). Misalkan total perputaran uang di pasar minuman soda sebuah negara adalah Rp10 triliun per tahun.
-
Brand A menjual 1 miliar botol dengan harga murah, total pendapatan Rp3 triliun.
-
Brand B menjual 500 juta botol dengan harga premium, total pendapatan Rp4 triliun.
Meskipun Brand A menjual lebih banyak botol (unit), Brand B memiliki market share pendapatan yang lebih besar, yaitu 40%, sedangkan Brand A hanya 30%. Ini menunjukkan Brand B lebih dominan secara finansial.
3. Contoh di Lingkup Art Market (Event Lokal)
Bayangkan Anda mengikuti sebuah bazar seni atau art market di sebuah kampus. Terdapat 50 pelapak (tenant) di acara tersebut.
-
Total transaksi seluruh pelapak selama acara: Rp100.000.000.
-
Total penjualan stan Anda: Rp5.000.000.
Perhitungan Market Share Anda:
4. Contoh Dominasi Marketplace di Indonesia
Di Indonesia, kita bisa melihat persaingan antara platform e-commerce berdasarkan jumlah kunjungan atau nilai transaksi (GMV). Jika total nilai transaksi e-commerce di Indonesia mencapai Rp500 triliun:
-
Jika Shopee mencatat Rp225 triliun, maka pangsa pasarnya 45%.
-
Jika Tokopedia mencatat Rp175 triliun, maka pangsa pasarnya 35%.
-
Sisanya dibagi oleh TikTok Shop, Lazada, dan Blibli.
Kesimpulan dari Contoh-Contoh di Atas:
-
Market Leader: Perusahaan dengan persentase terbesar (seperti Samsung atau Shopee dalam contoh di atas).
-
Market Challenger: Perusahaan di posisi kedua yang berusaha mengejar pemimpin pasar (seperti Apple atau Tokopedia).
Strategi Meningkatkan Market Share
Market share adalah persentase dari total penjualan dalam suatu industri. Presentase ini bisa naik dan turun sesuai dengan penjualan para periode tersebut.
Seringkali, seorang pengusaha pun berusaha mencari strategi untuk meningkatkan market share ini. Para ahli manajemen dan strategi bisnis, seperti Michael Porter dan Philip Kotler, merumuskan beberapa pendekatan sistematis untuk meningkatkan pangsa pasar. Secara umum, strategi ini berfokus pada pengambilan pelanggan dari kompetitor, penemuan pelanggan baru, atau peningkatan nilai produk.
Berikut adalah strategi meningkatkan market share menurut perspektif para ahli yang disusun secara poin demi poin:
-
Inovasi Produk
Menurut para ahli, inovasi adalah cara paling efektif untuk mendisrupsi pasar. Dengan menghadirkan fitur baru, teknologi yang lebih maju, atau solusi yang belum pernah ada sebelumnya, perusahaan dapat menarik pelanggan yang merasa tidak puas dengan produk kompetitor. Inovasi tidak harus selalu berupa teknologi tinggi, tetapi bisa juga berupa peningkatan kegunaan atau desain yang lebih menarik.
-
Diferensiasi Produk
Strategi ini dipopulerkan oleh Michael Porter. Perusahaan harus menciptakan persepsi bahwa produk mereka unik dan memiliki nilai lebih dibandingkan produk pesaing. Keunikan ini bisa berasal dari kualitas yang lebih tinggi, pelayanan pelanggan yang lebih baik, atau citra merek yang lebih kuat (brand image). Jika konsumen merasa produk Anda "berbeda dan lebih baik", mereka cenderung akan beralih dari merek lain.
-
Strategi Kepemimpinan Biaya
Perusahaan berupaya menjadi produsen dengan biaya terendah di industrinya. Dengan biaya produksi yang efisien, perusahaan dapat menawarkan harga yang lebih murah kepada konsumen tanpa kehilangan keuntungan. Harga yang lebih kompetitif biasanya merupakan daya tarik utama untuk merebut pangsa pasar secara cepat, terutama di pasar yang konsumennya sangat sensitif terhadap harga.
-
Peningkatan Loyalitas Pelanggan
Mempertahankan pelanggan lama jauh lebih murah daripada mencari pelanggan baru. Para ahli menyarankan penggunaan program loyalitas, peningkatan kualitas layanan purna jual, dan interaksi yang personal. Pelanggan yang puas tidak hanya akan bertahan (mencegah market share turun), tetapi juga akan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain, yang secara alami meningkatkan pangsa pasar.
-
Ekspansi Jaringan Distribusi
Semakin mudah produk ditemukan, semakin besar peluang penjualannya. Strategi ini melibatkan penambahan gerai fisik, memperluas jangkauan ke platform e-commerce, atau masuk ke wilayah geografis baru yang belum terjamah oleh kompetitor. Aksesibilitas yang tinggi sering kali menjadi kunci kemenangan dalam persaingan pasar barang konsumsi.
-
Akuisisi Perusahaan Pesaing
Ini adalah cara tercepat untuk meningkatkan market share. Dengan membeli perusahaan pesaing, sebuah bisnis secara otomatis mengambil alih basis pelanggan, teknologi, dan pangsa pasar yang dimiliki perusahaan tersebut. Strategi ini sering digunakan oleh perusahaan besar untuk mendominasi industri dalam waktu singkat.
-
Pemasaran yang Agresif dan Edukasi Pasar
Melalui kampanye iklan yang masif dan strategi branding yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan brand awareness. Selain itu, mengedukasi masyarakat tentang kebutuhan akan sebuah produk yang sebelumnya dianggap tidak perlu juga dapat memperbesar ukuran pasar sekaligus mengamankan posisi Anda sebagai pelopor di segmen tersebut.
-
Meningkatkan Hubungan dengan Stakeholder
Membangun hubungan yang kuat dengan distributor dan pemasok dapat memberikan keunggulan kompetitif. Misalnya, dengan memberikan insentif lebih kepada pengecer agar mereka menempatkan produk Anda di posisi yang paling terlihat di rak toko (eye-level), yang secara langsung memengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Kesimpulan
Sebagai penutup, market share adalah persentase dari total penjualan dalam suatu industri atau kategori produk yang dikuasai oleh sebuah perusahaan atau merek tertentu dalam jangka waktu tertentu.
Sedangkan untuk mempermudah pencatatan laporan keuangan, aplikasi keuangan seperti majoo juga bisa menjadi solusi yang memudahkan. Aplikasi ini membantu pelaku bisnis dalam mencatat pengeluaran, memantau arus kas, dan merencanakan anggaran dengan lebih efisien.
Dengan menggunakan majoo, kalian bisa fokus mengembangkan usaha tanpa khawatir bingung dalam mengelola keuangan. Yuk mulai mengelola keuangan atau bisnis kalian dengan majoo.