Mari Berkenalan dengan Mesin EDC untuk Transaksi Cashless!

Ditulis oleh Nisa Destiana

article thumbnail

Sediakan mesin EDC di meja kasir untuk mengakomodasi preferensi metode pembayaran konsumen.

Saat ini, hampir di mana pun kamu berbelanja, kamu mungkin akan melihat mesin EDC atau Electronic Data Capture di meja kasir. 

Mesin tersebut akan disodorkan oleh staf kasir bila kamu memilih menyelesaikan transaksi secara cashless dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit. 

Dengan kata lain, sebagian besar dari kita pasti tidak asing lagi dengan mesin yang satu ini. Namun, sebenarnya apa sih mesin EDC? Yuk, berkenalan lebih dalam melalui artikel ini!

Apa Itu Mesin EDC?

Secara sederhana, mesin EDC adalah mesin yang menjadi alat bantu dalam penerimaan pembayaran dari konsumen, baik dengan kartu debit ataupun kredit. 

Sesuai namanya, EDC merupakan sistem komputerisasi yang didesain untuk mengumpulkan data dalam format elektronik. Di dalam EDC yang biasa ada di meja kasir, umumnya terdapat komponen GUI (Graphical User Interface).

Alih-alih user interface yang perintah yang diketik atau navigasi berbasis teks, GUI memungkinkan pengguna, dalam hal ini konsumen, berinteraksi dengan perangkat elektronik melalui ikon grafis.

GUI tersebut yang berperan proses input data, pengecekan kebenaran data, serta penyusunan laporan berdasarkan data yang masuk. Maka dari itu, konsumen jadi bisa bertransaksi dengan mudah karena seluruh data bisa diverifikasi dalam waktu singkat.

Baca Juga: EDC adalah Singkatan Electronic Data Capture, Apa Fungsinya?

Manfaat Penggunaan Mesin EDC

Sebetulnya, mengapa kamu perlu mengenal mesin EDC? Khusus bagi kamu yang memiliki usaha, kamu perlu mengetahui EDC sebab mesin ini menawarkan banyak manfaat bagi bisnis.

Apa saja manfaatnya? Silakan lihat poin-poin berikut ini!

Transaksi jadi lebih cepat

Salah satu kendala pembayaran tunai ialah kamu perlu menyiapkan uang kembalian bila konsumen membayar dengan uang dalam pecahan besar. 

Sayangnya, uang pecahan kecil untuk kembalian tidak selalu siap di meja kasir sehingga ada risiko pelayanan atau transaksi jadi lambat.

Nah, penggunaan EDC yang memungkinkan konsumen membayar secara cashless bisa mempercepat proses transaksi, terutama pada jam-jam sibuk. Faktor yang memperlambat pelayanan seperti mencari uang kembalian bisa diminimalkan.

Menjadi competitive advantage

Seperti telah disebutkan di atas, penggunaan EDC bisa mempersingkat proses transaksi. Sepintas, mungkin hal ini terlihat sepele. Padahal, poin pelayanan ini cukup krusial bagi kemajuan bisnis.

Pasalnya, jika konsumen berhadapan dengan dua gerai bisnis yang menjual produk sejenis dengan rentang harga setara, tentu konsumen akan memilih bisnis yang memiliki keunggulan, misalnya kecepatan pelayanannya.

Karena itu, efektivitas dan efisiensi proses transaksi dengan penggunaan EDC bisa menjadi competitive advantage yang membuat bisnismu lebih unggul dibandingkan dengan kompetitor.

Lebih dari itu, competitive advantage ini juga bisa menjadi dasar terbangunnya loyalitas pelanggan.

Meminimalkan risiko fraud

Mesin EDC akan mendeteksi seluruh transaksi konsumen yang membayar dengan kartu debit atau kredit. Tak hanya itu, kamu juga bisa menarik laporan singkat dari transaksi yang sudah terjadi melalui fitur settlement pada EDC.

Dengan kata lain, seluruh data transaksi langsung terdokumentasi secara elektronik. Karena itu, penggunaan EDC juga bisa menekan risiko fraud dalam bisnis, misalnya risiko penggelapan uang oleh karyawan.

Baca Juga: Cara Settlement EDC BCA: Panduan Praktis dan Efisien

Ketahui Jenis-Jenis Mesin EDC

Selama ini, kamu mungkin tak begitu memperhatikan EDC yang digunakan merchant ketika kamu bertransaksi. Sebenarnya, tidak semua EDC sama, lho! Di pasaran terdapat beberapa jenis EDC.

Apa saja jenis-jenis mesin EDC tersebut? Mari lihat pembahasannya di bawah ini!

Jenis GPRS

Istilah GPRS mungkin tidak asing di telingamu. Namun, mungkin tidak semua di antara kamu mengetahui, apa itu GPRS?

GPRS adalah singkatan dari General Packet Radio Service, yaitu teknologi yang memungkin transfer data dengan cukup cepat. Nah, EDC jenis GPRS merupakan mesin EDC yang pengoperasiannya memanfaatkan sinyal GPRS dan aliran listrik.

Kalau EDC hanya digunakan di gerai, tidak banyak berpindah-pindah, penggunaan EDC jenis GPRS dapat menjadi pilihan tepat.

Jenis mobile GPRS 

Agak berbeda dengan jenis GPRS yang memanfaatkan aliran listrik, pengoperasian EDC jenis mobile GPRS memanfaatkan sinyal seluler serta baterai. Jadi, EDC jenis ini tak perlu selalu terhubung ke stopkontak.

Karena tak perlu terhubung ke stopkontak secara terus-menerus, EDC jenis mobile GPRS bisa kamu bawa ke mana-mana dengan mudah. 

Maka dari itu, mesin ini merupakan pilihan ideal bila kamu sering membuka pop-up store atau booth di event tertentu. 

Di samping itu, jenis ini juga bisa dipilih oleh kamu yang membuka bisnis kafe atau restoran dan kerap memproses transaksi di meja konsumen.

Aplikasi majoo pay

Jenis fixed line

Jika kedua jenis EDC sebelumnya mengandalkan sinyal GPRS, pengoperasian jenis EDC yang ketiga ini memanfaatkan kabel telepon. Selain itu, internet juga harus selalu terhubung pada mesin agar proses transaksi berhasil.

Dengan karakteristik tersebut, EDC jenis fixed line hanya bisa digunakan di titik tertentu, misalnya meja kasir. Tidak mungkin kamu memasang banyak instalasi kabel telepon di geraimu, bukan?

Dari sisi lokasi penggunaan, EDC jenis fixed line memang sangat tidak fleksibel. Meskipun demikian, tetap banyak pemilik usaha yang memilih jenis EDC ini sebab sinyalnya lebih stabil sehingga kemungkinan transaksi gagal bisa diminimalkan.

Mau Tahu Cara Menggunakan Mesin EDC? Yuk, Simak!

Apakah kamu baru memulai bisnis dan belum familier dengan cara menggunakan mesin EDC? Tak perlu khawatir sebab kami akan mengulasnya untuk kamu. 

Sebelumnya, pembayaran dengan menggunakan EDC dilakukan dengan menggesekkan kartu debit atau kartu kredit yang ber-magnetic stripe pada mesin. Proses penggesekkan kartu debit atau kartu kredit ini dilakukan sebelum era kartu chip.

Kini hampir semua kartu debit dan kartu kredit dilengkapi microchip yang tertanam. Keberadaan chip tersebut bisa mencegah pemalsuan kartu debit atau kartu kredit. 

Selain itu, chip dan PIN juga mengidentifikasi pemilik kartu serta mencegah kartu debit atau kartu kredit digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab bila kartu tersebut hilang atau dicuri.

Mengapa demikian? Kalau kartu dengan chip digunakan untuk transaksi di merchant, pesan transaksi dari chip tidak mengandung data yang bisa digunakan untuk memalsukan chip atau menggunakan kembali data transaksi sebelumnya.

Nah, sejak munculnya kartu chip, kamu atau staf kasir cukup memasukkan kartu debit atau kartu kredit ke ujung bawah EDC atau bagian slot kartu. Supaya lebih jelas, berikut ini cara menggunakan mesin EDC.

  • Konsumen menyerahkan kartu debit atau kartu kredit miliknya kepada staf kasir.

  • Staf kasir akan memasukkan kartu tersebut di bagian slot kartu yang tersedia pada EDC. Bagian chip dimasukkan lebih dahulu agar terdeteksi oleh mesin.

  • Kemudian, staf kasir akan menginput nominal transaksi konsumen pada mesin EDC.

  • Untuk mengonfirmasi keabsahan transaksi, staf kasir perlu meminta konsumen untuk memasukkan PIN kartu debit atau kartu kreditnya.

  • Biasanya, perlu waktu beberapa saat sampai EDC memverifikasi dan mengeluarkan approval transaksi.

  • Kalau saldo di kartu tersebut mencukupi, PIN yang dimasukkan oleh konsumen benar, dan verifikasi oleh mesin sudah selesai, EDC akan langsung mengeluarkan nota sebagai bukti transaksi.

Bagaimana, tidak sulit bukan menggunakan EDC? Apalagi kalau kamu pun sudah sering bertransaksi di merchant dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit.

Baca Juga: Sama-sama Digunakan Dalam Bisnis, Ini Perbedaan Mesin Kasir dan POS

Inilah Cara Mendapatkan Mesin EDC!

Kini kamu telah mengetahui seluk-beluk mesin EDC. Namun, pasti ada satu pertanyaan penting, terutama bila kamu adalah pemilik usaha, yaitu bagaimana cara mendapatkan mesin EDC?

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan ialah menghubungi pihak bank yang ingin kamu ajak kerja sama dalam pengadaan EDC di geraimu. 

Selain langkah proaktif tersebut, tak jarang bank pun menawari bisnis untuk menggunakan EDC mereka, terlebih jika bisnis terkait relatif sudah mapan.

Jika kamu sudah terhubung dengan bank, biasanya pihak bank akan memastikan kamu atau bisnismu adalah nasabah bank tersebut atau bukan. Umumnya, kamu perlu membuat rekening di bank terkait apabila kamu belum menjadi nasabah bank tersebut.

Latar belakang pembuatan rekening ini karena seluruh hasil transaksi akan langsung ditransfer ke rekening bisnis atau rekening milikmu. 

Tak hanya itu, kamu juga perlu menyiapkan dokumen-dokumen penunjang saat mengajukan kerja sama pengadaan EDC. Berikut ini beberapa dokumen yang lazim diminta oleh bank dalam proses pengadaan EDC.

  • Pemilik perlu mengajukan dokumen identitas diri, misalnya KTP atau paspor.

  • Untuk menunjukkan legalitas usaha, kamu juga perlu melampirkan Akta Pendirian Usaha.

  • NPWP badan usaha atau NPWP pribadi pemilik usaha juga perlu dilampirkan.

  • Tergantung jenis usahanya, kamu perlu melampirkan Surat Keterangan Domisili/SIUP/TDP.

  • Tanda bukti pembukaan rekening tabungan di bank terkait.

  • Tergantung status gerai milikmu, kamu perlu menunjukkan Surat Keterangan Sewa Usaha atau Sertifikat Kepemilikan Tempat.

Itulah penjelasan tentang mesin EDC. Sekarang kamu sudah mengetahui berbagai informasi seputar EDC, mulai dari jenis-jenis mesin EDC, manfaatnya bagi bisnis, cara penggunaannya, hingga cara mendapatkan mesin ini. 

Mengingat transformasi konsumen ke arah cashless society, penyediaan EDC di gerai bisnis memang jadi investasi yang tak boleh kamu lewatkan begitu saja.

Semoga informasi ini membantumu dan bisa jadi referensi ketika kamu mau mengadakan EDC untuk bisnismu. Bagi kamu yang perlu referensi lain seputar bisnis, langsung saja klik tautan ini!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo