Pengertian Harga Retail dan Cara Menentukannya dalam Bisnis

Penulis Dwi Ernanda
16 June 2023

article thumbnail


Dalam dunia bisnis, harga retail atau harga eceran merupakan bagian integral yang tidak bisa diabaikan

Dalam dunia bisnis, harga retail atau harga eceran merupakan bagian integral yang tidak bisa diabaikan. Konsep ini merujuk kepada harga final produk yang ditawarkan kepada konsumen. Namun, fungsi dan penentuan harga retail jauh lebih kompleks daripada sekadar menetapkan angka. Mari kita telusuri lebih lanjut.

Apa itu Harga Retail?

Harga retail, juga dikenal sebagai harga eceran, adalah harga akhir yang ditetapkan untuk produk atau barang yang akan dijual kepada konsumen akhir. Dalam artian lain, harga retail adalah harga yang harus dibayar oleh pelanggan saat berbelanja di toko, supermarket, atau platform e-commerce.


Dalam penentuan harga retail, sejumlah faktor dipertimbangkan, termasuk biaya produksi, biaya distribusi, biaya pemasaran, dan tentu saja, margin keuntungan yang diinginkan oleh penjual atau perusahaan. Tujuan utamanya adalah untuk menutupi semua biaya yang terkait dengan pembuatan dan penjualan produk tersebut dan memberikan keuntungan kepada penjual.


Tidak hanya itu, harga retail juga berperan penting dalam membentuk persepsi konsumen tentang produk tersebut. Sebagai contoh, produk dengan harga tinggi sering kali dipandang sebagai produk berkualitas tinggi, sedangkan produk dengan harga rendah bisa dipandang sebagai produk dengan kualitas rendah.


Namun, dalam kenyataannya, persepsi ini tidak selalu benar karena banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi kualitas produk, seperti bahan, manufaktur, dan merk. Oleh karena itu, penentuan harga retail yang tepat sangat penting bagi keberhasilan suatu produk di pasar.

Mengapa Harga Retail Penting?

Harga retail memiliki peranan yang sangat krusial dalam bisnis. Berikut beberapa alasan mengapa harga retail sangat penting:

Pendapatan dan Profit

Harga retail adalah komponen utama dalam menentukan sejauh mana pendapatan dan profit yang bisa diperoleh dari penjualan produk. Harga yang terlalu rendah mungkin akan meningkatkan volume penjualan, namun bisa juga menurunkan total profit. Sebaliknya, harga yang terlalu tinggi mungkin akan meningkatkan profit per unit, tapi bisa menurunkan volume penjualan. Maka, menentukan harga retail yang tepat sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara volume penjualan dan profit.

Posisi Pasar

Harga retail membantu menentukan posisi produk di pasar. Sebagai contoh, harga yang tinggi bisa mencerminkan kualitas, eksklusivitas, atau nilai tambah yang tinggi, sementara harga yang rendah bisa menunjukkan produk massal atau berorientasi nilai.

Persepsi Konsumen

Harga retail juga mempengaruhi persepsi konsumen tentang produk. Harga bisa menjadi indikator kualitas, nilai, atau status suatu produk. Misalnya, produk dengan harga tinggi mungkin akan dipandang memiliki kualitas tinggi, sedangkan produk dengan harga rendah mungkin akan dipandang memiliki kualitas rendah.

Kemampuan Bersaing

Dalam pasar yang kompetitif, harga retail bisa menjadi faktor penentu dalam daya saing produk. Dengan menetapkan harga yang kompetitif, sebuah produk bisa lebih menarik dibandingkan produk pesaing.

Pilihan Konsumen

Harga retail mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Beberapa konsumen mungkin mencari produk dengan harga terendah, sementara yang lain mungkin bersedia membayar lebih untuk produk dengan kualitas atau fitur tertentu.


Dengan demikian, penting untuk memahami bahwa penentuan harga retail yang tepat tidak hanya berdampak pada keuntungan, tetapi juga pada berbagai aspek lain dari strategi bisnis, termasuk posisi pasar, persepsi konsumen, dan daya saing.

Strategi Penentuan Harga Retail yang Tepat untuk Bisnismu

Menentukan harga retail bukanlah tugas yang mudah. Strategi penentuan harga harus dipilih dengan cermat dan perlu mempertimbangkan berbagai faktor. Berikut ini adalah beberapa strategi penentuan harga yang bisa kamu gunakan.

Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Biaya

Strategi ini berfokus pada penentuan harga berdasarkan biaya produksi dan distribusi produk. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap penjualan produk akan memberikan keuntungan. Namun, kamu juga perlu mempertimbangkan keinginan dan kemampuan konsumen untuk membayar.

Gunakan aplikasi keuangan dan akuntansi dari Majoo untuk mengelola keuangan bisnismu dengan lebih efisien! Manfaatkan aplikasi yang lengkap untuk mengelola transaksi, pembayaran, dan laporan keuangan dengan mudah!

Kelebihan dan Kekurangan Strategi Berdasarkan Biaya

Kelebihan strategi ini adalah sederhana dan mudah diterapkan. Namun, kekurangan utamanya adalah kurang memperhatikan faktor eksternal, seperti kondisi pasar dan persaingan.

Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Nilai

Strategi ini menetapkan harga berdasarkan nilai produk yang dirasakan oleh konsumen. Hal ini berarti bahwa harga bisa sangat bervariasi tergantung pada nilai yang diberikan oleh produk tersebut kepada konsumen.

Kelebihan dan Kekurangan Strategi Berdasarkan Nilai

Kelebihan utama dari strategi ini adalah dapat menetapkan harga yang tinggi jika produk memiliki nilai tinggi di mata konsumen. Namun, kekurangannya adalah membutuhkan penelitian pasar yang mendalam dan pemahaman yang baik tentang pelanggan.

Strategi Penetapan Harga Kompetitif

Strategi ini melibatkan penentuan harga berdasarkan apa yang dikenakan oleh pesaing. Ini bisa melibatkan penyetelan harga sama dengan pesaing, atau menentukan harga sedikit lebih tinggi atau lebih rendah. Strategi ini memerlukan pengetahuan yang baik tentang pasar dan pesaingmu.

Strategi Penetapan Harga Psikologis

Strategi ini didasarkan pada ide bahwa persepsi konsumen tentang harga dapat dipengaruhi oleh bagaimana harga tersebut dipresentasikan. Misalnya, harga "Rp99.999" sering kali dirasakan lebih murah daripada "Rp100.000", meskipun perbedaannya sangat kecil.

Strategi Penetapan Harga Dinamis

Dalam strategi ini, harga berubah berdasarkan permintaan dan penawaran di pasar. Misalnya, harga hotel mungkin naik selama musim puncak dan turun selama musim sepi.


Setiap strategi memiliki kelebihan dan kekurangan, dan mungkin tidak ada satu strategi pun yang sempurna untuk setiap situasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsumenmu, biaya produksi, dan lingkungan pasar saat menentukan strategi penentuan harga retail yang tepat untuk bisnismu.

Tips Menemukan Strategi Penentuan Harga Retail yang Tepat

Tips Menemukan Strategi Penentuan Harga Retail yang Tepat

Membuat strategi penentuan harga retail yang tepat bisa menjadi tantangan, tetapi ada beberapa tips yang dapat membantu kamu dalam proses tersebut:

Memahami Konsumenmu

Sebelum menentukan strategi harga, penting untuk memahami siapa target konsumenmu. Apa yang mereka nilai dalam sebuah produk? Berapa banyak mereka bersedia membayar? Dengan memahami konsumenmu, kamu bisa lebih baik dalam menetapkan harga yang sesuai.

Menganalisis Pesaing

Lihatlah apa yang dilakukan oleh pesaingmu. Berapa harga produk mereka? Apa yang mereka tawarkan kepada konsumen? Dengan memahami strategi pesaingmu, kamu dapat menentukan cara terbaik untuk memposisikan produkmu.

Mempertimbangkan Biaya dan Keuntungan

Penting untuk mengetahui berapa biaya produksi dan distribusi produkmu, serta berapa banyak keuntungan yang ingin kamu peroleh. Harga retail harus cukup tinggi untuk menutupi biaya dan menghasilkan keuntungan, tetapi tidak begitu tinggi sehingga mendorong konsumen pergi ke pesaing.

Melakukan Tes Harga

Jangan takut untuk melakukan tes harga. Coba beberapa strategi penentuan harga yang berbeda dan lihat mana yang paling efektif. Mungkin kamu akan menemukan bahwa konsumen bersedia membayar lebih dari yang kamu pikirkan, atau mungkin kamu akan menemukan bahwa penurunan harga sedikit dapat meningkatkan penjualan secara signifikan.

Menggunakan Teknologi

Ada banyak alat dan teknologi yang tersedia yang dapat membantu dalam penentuan harga. Misalnya, software penentuan harga dapat mengumpulkan dan menganalisis data tentang pesaing dan konsumen, membantu kamu membuat keputusan berdasarkan bukti.


Dengan memahami konsumenmu, menganalisis pesaing, mempertimbangkan biaya dan keuntungan, melakukan tes harga, dan memanfaatkan teknologi, kamu dapat menemukan strategi penentuan harga retail yang paling tepat untuk bisnismu.

Cara Menentukan Harga Retail

Harga Markup

Harga markup merujuk kepada persentase yang ditambahkan ke biaya perolehan produk, bisa jadi biaya pembelian atau biaya produksi. Jika menggunakan metode ini, kamu bisa menggunakan rumus Harga Jual = Harga Perolehan + (Harga Perolehan x % Markup).

Harga Margin

Sementara harga margin sedikit berbeda dengan harga markup. Di sini, kita menambah persentase ke biaya perolehan, tetapi persentase margin dihasilkan dari perbandingan antara harga jual dan biaya perolehan. Rumus untuk margin adalah Margin = (Harga Jual – Harga Perolehan) : Harga Jual

Harga Keystone

Harga keystone adalah metode penentuan harga di mana harga penjualan kembali produk ditentukan menjadi dua kali lipat dari harga grosir atau biaya perolehan produk. Metode ini cukup umum di Indonesia, khususnya dalam bisnis konsinyasi.


Kamu juga bisa mempertimbangkan MSRP (Manufacturer’s Suggested Retail Price) atau harga eceran yang disarankan oleh produsen. Tetapi, sebaiknya jangan langsung mengikuti MSRP tanpa mempertimbangkan biaya perolehan produk. Metode margin bisa sangat berguna dalam hal ini.

Contoh Penghitungan Harga Jual per Unit

Metode Markup Pricing

Dengan metode Markup Pricing, jika kamu memiliki 50 pasang sandal dengan biaya perolehan Rp56.000 per pasang dan ingin profit Rp20.000 per pasang, maka harga jualnya adalah Rp56.000 + Rp20.000 = Rp76.000.

Metode Harga Margin

Dengan metode Harga Margin, jika harga bakso sudah ditetapkan sebesar Rp18.750 dan biaya perolehan adalah Rp15.000, maka margin yang bisa kamu dapatkan adalah (Rp18.750 – Rp15.000)/Rp18.750 = 0,2 atau 20%.

Metode Harga Keystone

Dengan metode Harga Keystone, jika kamu memiliki 100 setelan kemeja dengan biaya perolehan Rp80.000 dan ingin profit dua kali lipat, maka harga jualnya adalah Rp80.000 x 2 = Rp160.000.


Penting untuk diingat bahwa setiap metode penentuan harga memiliki evaluasi yang berbeda. Misalnya, jika kamu memilih metode harga markup, bukan berarti semua item yang kamu jual memiliki markup 25%. Beberapa mungkin lebih tinggi karena item tersebut populer dan sulit ditemukan di pasar, atau mungkin tidak ada kompetitor lain yang menjualnya. Ada juga item dengan margin kecil karena mereka mudah ditemukan di mana saja.

Perbedaan Harga Retail dan Harga Grosir

Mengerti perbedaan antara harga retail dan harga grosir sangat penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Keduanya memiliki peran yang berbeda dan ditentukan dengan cara yang berbeda pula. Mari kita telusuri lebih lanjut perbedaan antara kedua jenis harga ini:

Harga Retail

Harga retail adalah harga final yang dibayar oleh konsumen akhir. Ini adalah harga yang kamu temukan pada label harga di toko, baik itu toko fisik atau toko online. Harga retail biasanya lebih tinggi daripada harga grosir karena mencakup berbagai biaya tambahan seperti biaya operasional toko, gaji karyawan, dan keuntungan bagi penjual. Selain itu, harga retail juga bisa bervariasi dari toko ke toko tergantung pada strategi penentuan harga yang mereka gunakan.

Harga Grosir

Harga grosir adalah harga yang dibayar oleh pengecer atau distributor ketika membeli barang dalam jumlah besar langsung dari produsen atau pemasok. Harga ini biasanya lebih rendah daripada harga retail karena melibatkan pembelian volume tinggi, dan ini sering kali memberikan hak kepada pembeli untuk mendapatkan diskon. 

Tujuan dari harga grosir adalah untuk memungkinkan pengecer atau distributor mendapatkan keuntungan ketika mereka menjual barang tersebut ke konsumen dengan harga retail.


Secara singkat, perbedaan utama antara harga retail dan harga grosir adalah siapa yang membayar dan berapa banyak yang mereka bayar. Harga grosir biasanya lebih rendah dan diterapkan pada penjualan dalam jumlah besar ke pengecer atau distributor, sementara harga retail adalah harga final yang dibayar oleh konsumen akhir ketika membeli dalam jumlah yang lebih kecil.


Sumber Data:

  • https://harga.web.id/harga-retail-adalah-perhitungan.info
  • https://ginee.com/id/insights/retail-adalah/
  • https://unsplash.com/s/photos/retail

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo