7 Perbedaan Barista dan Bartender di Bisnis F&B

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Dalam industri F&B (Food and Beverage), peran barista dan bartender sangat penting, lho! Kesamaannya dari dua profesi tersebut ialah sama-sama membuat minuman yang lezat. Kedua profesi ini sekilas hampir sama, tapi ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Jika kamu ingin mengetahui perbedaan barista dan bartender, yuk, baca artikel ini sampai selesai, ya! 

Mengenali Pengertian Barista dan Bartender Lebih Dekat

Bagi kamu yang ingin merintis bisnis di industri F&B (Food and Beverage) khususnya coffee shop atau bar, tentunya kamu perlu mengetahui beda barista dan bartender, lho! 

Barista adalah seorang ahli dalam seni membuat kopi dan minuman berbasis kopi di kafe atau kedai kopi. Mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang berbagai jenis biji kopi, teknik pembuatan kopi, dan peralatan kopi seperti mesin espresso, grinder (penggiling kopi), dan peralatan lainnya. 

Sedangkan bartender adalah seorang ahli dalam mencampur minuman alkohol, minuman campuran (cocktail), dan minuman non-alkohol (mocktail). Seorang bartender bekerja di bar atau restoran yang menyajikan minuman berbasis alkohol. 

Baca Juga: Menjadi Bartender Profesional: Skill yang Perlu Dipelajari

7 Perbedaan Barista dan Bartender

Ketika kita berbicara tentang profesi yang berkaitan dengan minuman, dua profesi yang sering kali menjadi sorotan adalah barista dan bartender. Keduanya memiliki peran penting dalam menyajikan minuman kepada pelanggan, tetapi sebenarnya ada banyak perbedaan antara keduanya, lho! 

Bagi kamu yang baru memulai bisnis coffee shop atau bar, ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui sejak awal. Salah satunya adalah memahami dengan baik perbedaan peran antara seorang barista dan bartender. Berikut akan dijelaskan lebih detail tentang perbedaan barista dan bartender, ya. 

1.    Variasi Minuman yang Dibuat

Barista yang terampil memiliki kemampuan untuk meracik dan menyajikan berbagai jenis minuman berbasis kopi, termasuk seni latte art yang memukau. Barista perlu memahami basic atau dasar dari proses penyediaan kopi, mulai dari pemilihan biji kopi, proses pemanggangan (roasting), penggilingan biji, hingga proses penyeduhan yang akhirnya menghasilkan cita rasa kopi yang sempurna. 

Di sisi lain, bartender harus mahir dalam mencampur minuman beralkohol dan non-alkohol, seperti cocktail dan mocktail, lalu menyajikannya di counter bar. Mereka juga harus memiliki pengetahuan luas tentang berbagai jenis minuman, seperti wine, vodka, gin, liquor, whiskey, dan beer, serta kemampuan lain untuk menciptakan cocktail klasik dan variasi modern yang unik. 

2.    Lokasi Kerja

Barista biasanya bekerja di coffee shop, kafe, restoran, atau artisan coffee shop. Kemampuan mereka dalam mengelola biji kopi, mesin pembuat kopi, dan teknik penyajian kopi akan berpengaruh langsung pada kualitas kopi yang disajikan kepada pelanggan, ya. 

Sementara itu, bartender dapat ditemukan di berbagai jenis restoran yang memiliki bar. Mereka mengkhususkan diri dalam mencampur minuman beralkohol dan melayani pelanggan dari counter bar. Selain itu, bartender seringkali terlibat dalam acara-acara private dan tempat hiburan malam seperti night club atau pub. 

3.    Lingkungan Tempat Bekerja

Barista yang bekerja di cafe atau coffee shop memiliki pengalaman bekerja di lingkungan yang cenderung tenang, terstruktur, dan dapat diprediksi. Meskipun demikian, saat terjadi waktu ramai, barista dihadapkan pada tantangan untuk bekerja dengan cepat dan responsif, sambil tetap menjaga kepatuhan terhadap prosedur serta standar keselamatan dalam menyajikan kopi yang rasanya nikmat.

Sebaliknya, bartender seringkali bekerja di lingkungan yang penuh dengan energi, dinamika, dan gerak cepat. Namun, penting untuk dicatat bahwa ada juga bartender yang bekerja di bar dengan atmosfer yang lebih tenang, seperti di lounge & bar hotel atau di pub yang menawarkan pengalaman santai dan chit-chat bersama tamu.

Baca Juga: Peralatan Barista yang Wajib Dimiliki untuk Usaha Kopimu

Apa perbedaan barista dan bartender?

4.    Waktu Bekerja

Jam kerja barista biasanya mengikuti jam buka coffee shop, yang bisa dimulai sejak pagi hingga malam hari. Mereka juga seringkali berada dalam pola shift, terutama jika coffee shop beroperasi selama 24 jam.

Di sisi lain, bartender biasanya memulai pekerjaan mereka ketika matahari sudah terbenam. Banyak bar yang baru buka pada malam hari dan melayani tamu hingga dini hari. Hal ini membuat jam kerja bartender terkadang berlawanan dengan jam biologis manusia pada umumnya sehingga memerlukan adaptasi terhadap pola tidur yang berbeda. 

5.    Tingkat Interaksi dengan Pelanggan

Sementara, tugas dan tanggung jawab barista dan bartender harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik, tingkat interaksi mereka dengan pelanggan memiliki perbedaan yang signifikan, ya.

Barista memiliki tingkat interaksi yang lebih sedikit dengan pelanggan. Mereka lebih fokus pada pemahaman akan kebutuhan pelanggan terkait pesanan kopi serta menyajikan kopi berkualitas sesuai dengan permintaan pelanggan. Walaupun bisa terjadi obrolan singkat, itu biasanya sebatas proses pemesanan dan pengambilan pesanan saja.

Sedangkan, tugas bartender cenderung membangun hubungan interaksi yang lebih langsung dan private dengan pelanggan mereka. Tanggung jawab mereka termasuk menciptakan pengalaman positif dan mengesankan selama pelanggan menikmati minuman di bar.

Tak jarang, bartender bahkan menjadi teman berbincang pelanggan saat duduk di bar. Selain itu, saat menyajikan minuman beralkohol, mereka harus memastikan bahwa pelanggan sudah mencukupi usia dan dalam kondisi sadar.

Bartender juga bertanggung jawab untuk menolak pesanan dari tamu yang sudah terlalu mabuk atau tidak sadar. Mereka harus siap menghadapi situasi di mana beberapa tamu mungkin berperilaku kurang pantas, sambil tetap menjaga kenyamanan pelanggan lainnya, ya. 

6.    Ketampilan Barista dan Bartender

Beda barista dan bartender selanjutnya yaitu keterampilannya. Kemampuan seorang barista terletak pada cara mereka meracik kopi dengan berbagai bahan dan metode. Mereka harus memiliki tingkat ketepatan yang tinggi dalam meracik kopi dan seringkali menciptakan seni dengan latte art di minuman kopi. Seperti seniman, mereka menggunakan secangkir kopi sebagai kanvas untuk menciptakan karya seni seperti gambar fern, apple, heart, dan rosetta yang sangat populer. 

Barista harus sangat memperhatikan detail pesanan pelanggan, karena seringkali pesanan datang dengan permintaan khusus. Misalnya, pelanggan mungkin meminta tambahan shot espresso dalam pesanan iced latte mereka atau menginginkan kopi americano tanpa gula dan es yang lebih sedikit. Kemampuan untuk memperhatikan detail-detail ini sangat penting agar pelanggan merasa puas karena kopi yang mereka terima sesuai dengan pesanan mereka, ya.

Sementara itu, seorang bartender harus menguasai seni mixology dan resep minuman, baik yang mengandung alkohol maupun yang tidak. Skill juga melibatkan pengetahuan mendalam tentang teknik mencampur minuman dan keterampilan dalam menggunakan peralatan seperti shaker dan strainer.

Selain kemampuan dalam mencampur minuman, bartender perlu memiliki kemampuan untuk tampil atraktif dan memukau saat meracik minuman di bar. Bahkan, keahlian dalam atraksi dan penampilan dapat menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung bar yang mencari pengalaman hiburan yang unik selama menghabiskan sisa malam mereka. 

Kedua profesi ini membutuhkan stamina fisik dan ketangkasan saat bekerja, mengingat jam kerja yang panjang. Mereka harus dapat berdiri dalam waktu yang lama, terkadang tanpa istirahat bila jumlah tamu atau pengunjung sedang ramai. 

Selain itu, barista harus berhati-hati saat menangani minuman panas, sementara bartender seringkali harus membawa minuman atau peralatan dalam jumlah besar. Semua ini menuntut keterampilan fisik yang kuat dan kehati-hatian agar menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan selama bekerja.

7.    Perbedaan Penghasilan

Pendapatan bulanan seorang bartender tergantung dari upah minimum daerah setempat atau kebijakan bisnis. Seorang barista dapat menerima gaji mulai dari 700 ribu rupiah hingga 5,7 juta rupiah. Bagi barista yang memiliki pengalaman dan sertifikasi, penghasilan mereka bahkan dapat mencapai 10 juta rupiah, lho!

Di sisi lain, gaji seorang bartender biasanya berkisar antara 1,9 juta rupiah hingga 7 juta rupiah. Selain itu, mereka juga memiliki potensi untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang signifikan dari tips yang diberikan oleh pelanggan. Di beberapa daerah, seperti Bali, seorang bartender bahkan bisa memperoleh gaji sekitar 5,3 juta rupiah hingga 7,9 juta rupiah. 

Nah, sekarang dengan memahami perbedaan barista dan bartender di atas,  kamu bisa menentukan kebutuhan pada bisnismu. Keduanya memiliki peran yang penting dalam menciptakan pengalaman minum yang memuaskan, baik itu melalui minuman kopi yang lezat atau minuman beralkohol, ya.

Baca Juga: Menilik Kaitan Barista Cakep dengan Penjualan Coffee Shop

Aplikasi wirausaha

Kesimpulan

Jadi, profesi barista dan bartender ini memiliki peran unik dan tanggung jawab yang berbeda dalam industri F&B. Selain itu, dengan pemahaman tentang perbedaan-perbedaan ini dapat membantu kamu dalam memilih peran yang sesuai dalam bisnis F&B yang akan kamu ingin bangun, ya.

Era digital semakin cepat dan kamu pun perlu tools tambahan untuk membantu operasional bisnismu, bukan? Bagi kamu yang memiliki bisnis di industri F&B, kamu bisa menggunakan aplikasi majoo, lho! Aplikasi majoo adala aplikasi wirausaha online all in one berbasis cloud storage yang akan membantu operasional bisnismu, mulai dari kasir online (POS), inventory, CRM, akuntansi, karyawan, dan masih banyak lagi.

Temukan kemudahan dalam mengelola bisnismu dengan berlangganan aplikasi majoo, yuk!

 


Sumber Data:

https://accurate.id/bisnis-ukm/bartender/#:~:text=Bartender%20adalah%20mereka%20yang%20ahli,shop%20atau%20di%20kedai%20kopi.


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo