Permintaan Efektif Adalah: Definisi, Faktor, dan Contohnya

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Permintaan efektif dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi perusahaan

Di dunia ekonomi, permintaan efektif memainkan peran penting dalam kesuksesan suatu bisnis. Dengan memahami dan mengelola permintaan efektif, bisnis pun dapat meraih keberhasilan di dalam pasar yang kompetitif.

Di dalam ilmu ekonomi juga terdapat istilah permintaan dan penawaran yang berhubungan erat dengan customer. Permintaan ialah suatu kebutuhan customer terhadap produk atau jasa.

Tentunya sebagai pebisnis, kamu perlu memahami secara lebih mendalam tentang permintaan efektif ini. Yuk, simak penjelasan lebih lengkap terkait permintaan efektif, mulai dari pengertian hingga contohnya! 

Pengertian Permintaan Efektif

Permintaan efektif adalah jumlah produk atau jasa yang dikonsumsi konsumen pada tingkat harga dan dalam periode waktu tertentu. Istilah ‘efektif’ ini menekankan pada kemampuan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa tersebut.

Permintaan efektif seringkali diukur dalam bentuk kurva permintaan yang menunjukkan hubungan erat antara harga suatu produk atau jasa dengan jumlah yang diminta oleh konsumen. Permintaan efektif akan berubah seiring dengan perubahan harga, pendapatan konsumen, atau faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan konsumen. 

Baca Juga: GNP: Pengertian, Rumus, Cara Menghitung, dan Contohnya

Manfaat Permintaan Efektif

Setelah mengetahui pengertian permintaan efektif, kamu juga perlu mengetahui manfaat permintaan efektif ini di dalam suatu bisnis. Berikut ini beberapa manfaat dari permintaan efektif, antara lain:

1.    Perencanaan Produksi

Dengan memahami permintaan efektif, produsen dapat melakukan perencanaan produksi yang lebih efektif. Mereka dapat menyesuaikan tingkat produksi dengan permintaan aktual di pasar sehingga terhindar dari kelebihan stok atau kekurangan pasokan. Cara ini pun membantu dalam pengoptimalan penggunaan sumber daya dan mengurangi biaya produksi yang tidak perlu. 

2.    Penentuan Harga yang Optimal

Permintaan efektif juga membantu produsen dan pemasar dalam menentukan harga yang optimal. Dengan memahami permintaan yang berubah karena adanya perubahan harga, mereka dapat menentukan tingkat harga sehingga konsumen tertarik untuk membeli barang yang diproduksi.

3.    Pengembangan Strategi Pemasaran

Memahami permintaan efektif memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Dengan mengetahui preferensi konsumen, kebutuhan mereka, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, perusahaan pun dapat menyusun strategi pemasaran yang tepat, termasuk segmentasi pasar, penargetan, dan penyesuaian produk. 

4.    Identifikasi Peluang Pasar

Dengan melihat tren permintaan dan memahami perubahan kebutuhan konsumen, perusahaan dapat menemukan celah di pasar dan mengembangkan produk atau jasa yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi. 

5.    Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

Pemahaman yang baik tentang permintaan efektif membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik di berbagai aspek bisnis, misalnya investasi, pengembangan produk, ekspansi pasar, dan alokasi sumber daya. Informasi tentang permintaan efektif memungkinkan perusahaan untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi dan meningkatkan keberhasilan dalam pengambilan keputusan.

Dengan memanfaatkan informasi tentang permintaan efektif, perusahaan dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan penjualan, dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih baik, ya. 

Aplikasi wirausaha

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan Efektif

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan efektif, yakni sebagai berikut. 

Harga Produk atau Jasa

Harga produk atau jasa memiliki dampak signifikan terhadap permintaan efektif. Perubahan harga dapat memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk atau jasa. Terjadinya penurunan harga produk akan meningkatkan permintaan, sementara kenaikan harga akan mengurangi permintaan. 

Pendapatan Konsumen

Ketika pendapatan konsumen meningkat, mereka memiliki lebih banyak sumber daya untuk membeli produk atau jasa sehingga permintaan efektif cenderung meningkat. Sebaliknya, penurunan pendapatan konsumen dapat mengakibatkan penurunan permintaan. 

Preferensi dan Selera Konsumen

Preferensi dan selera konsumen terhadap suatu produk atau jasa dapat memengaruhi permintaan efektif. Ketika konsumen memiliki preferensi yang kuat terhadap suatu brand, fitur, atau atribut khusus, permintaan efektif terhadap produk tersebut cenderung meningkat. 

Harga Produk Pengganti

Harga produk pengganti atau substitusi juga dapat memengaruhi permintaan efektif, lho! Jika harga produk pengganti lebih rendah, konsumen cenderung beralih ke produk tersebut sehingga mengurangi permintaan efektif terhadap produk asli. 

Faktor Demografis

Faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan lokasi geografis juga dapat memengaruhi permintaan efektif, nih! Misalnya, preferensi dan kebutuhan konsumen dapat berbeda berdasarkan usia atau lokasi geografis yang bisa memengaruhi permintaan efektif. 

Faktor Ekonomi Makro

Faktor-faktor ekonomi makro, seperti tingkat suku bunga, inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, juga dapat memengaruhi permintaan efektif. Ketika kondisi ekonomi membaik, permintaan efektif cenderung meningkat karena konsumen memiliki kepercayaan yang lebih tinggi dan daya beli yang lebih baik.

Penting halnya untuk kamu memahami jenis permintaan efektif ini karena akan memengaruhi kebijakan pemasaran, strategi penetapan harga, dan analisis pasar secara umum. Dengan memahami faktor-faktor di atas, kamu dapat mengoptimalkan strategi untuk meningkatkan penjualan dan memenuhi kebutuhan konsumen. 

Rumus Permintaan Efektif

Untuk menghitung jumlah permintaan efektif, kamu perlu mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

P = Volume total produksi dari bisnis serupa

I = Volume impor dari produk yang sama dari negara lain

E = Volume ekspor produk yang memiliki kesamaan ke negara lain

DC = Selisih antara persediaan awal dan akhir produk

Dengan mempertimbangkan semua faktor di atas, rumus untuk menghitung permintaan efektif (PE) adalah:

Permintaan Efektif (PE) = P + (I – E) + DC

Dengan menggunakan rumus ini, kamu dapat mengukur dan mengetahui seberapa besar permintaan efektif suatu produk atau jasa, dengan memperhitungkan produksi, impor, ekspor, dan perubahan persediaan. 

Baca Juga: Permintaan Pasar Adalah Faktor Penting dalam Bisnis

Cara Menghitung Permintaan Efektif

Pada tahun 2022, jumlah produksi total tas ransel di kota Yogyakarta mencapai 2.000.000 pasang. Sementara itu, jumlah sepatu yang diimpor ke Yogyakarta adalah 350.000 pasang, dan kota Yogyakarta juga mengekspor sepatu sebanyak 650.000 pasang ke luar negeri. Dalam hal ini, terdapat selisih persediaan sepatu sebesar 150.000 pasang antara awal dan akhir tahun 2022. Dengan menggunakan rumus permintaan efektif:

Permintaan Efektif (PE) = P + (I – E) + DC

PE = 2.000.000 + (350.000 - 650.000) + 150.000

Jadi, permintaan efektifnya adalah 1.850.000 pasang. 

Contoh Permintaan Efektif

Ada cara lain yang dapat membantu kamu memahami konsep permintaan efektif secara lebih mudah, nih! Bayangkan saja, jika kamu memiliki keinginan untuk membeli sebuah smartphone merek iPhone untuk menunjang pekerjaanmu. Kamu kemudian membeli ponsel tersebut dengan menggunakan tabunganmu sendiri. Nah, inilah yang dimaksud dengan permintaan efektif.

Dalam contoh ini, kamu memiliki keinginan dan kebutuhan untuk membeli barang tertentu dan kamu juga memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi keinginan tersebut. Intinya, permintaan efektif terjadi ketika kamu memiliki keinginan untuk membeli suatu barang dan mampu membelinya dengan sumber daya yang ada.

Pentingnya memahami konsep permintaan efektif ini agar kamu tidak membeli barang yang tidak sesuai dengan kebutuhanmu. Usahakanlah untuk membeli barang yang sesuai dengan kebutuhanmu dan perhatikan kemampuan finansial yang kamu miliki.

Jika kamu mengikuti prinsip ini, kamu pun dapat terhindar dari risiko terjerat utang di masa depan karena membeli barang-barang yang melebihi kemampuan finansialmu. 

Perbedaan Permintaan Efektif dan Permintaan Potensial

Permintaan efektif dan permintaan potensial adalah dua konsep yang berbeda dalam konteks ekonomi. Berikut adalah penjelasan perbedaan antara keduanya, ya. 

  • Permintaan Efektif

Permintaan efektif adalah jumlah produk atau jasa yang benar-benar ingin dibeli dan dikonsumsi oleh konsumen pada tingkat harga serta dalam periode waktu tertentu. Ini mencerminkan kemampuan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa tersebut. Permintaan efektif dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor, antara lain harga, pendapatan, preferensi konsumen, dan faktor-faktor lain yang memmengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian. Dalam hal ini, permintaan efektif adalah permintaan yang sebenarnya terjadi di pasar. 

  • Permintaan Potensial

Permintaan potensial adalah jumlah maksimum produk atau jasa yang dapat diminta oleh konsumen pada tingkat harga tertentu dengan asumsi semua faktor lainnya tetap konstan. Ini mencerminkan kapasitas pasar maksimum tanpa mempertimbangkan pembatasan faktor-faktor seperti pendapatan konsumen atau ketersediaan produk.

Permintaan potensial memberikan gambaran tentang permintaan teoretis yang dapat terjadi jika semua konsumen memiliki kekuatan finansial yang cukup dan semua faktor lainnya tetap stabil. Permintaan potensial sering kali digunakan sebagai acuan untuk mengukur kapasitas pasar atau untuk merencanakan kapasitas produksi.

Jadi, perbedaan utama antara permintaan efektif dan permintaan potensial terletak pada kenyataan bahwa permintaan efektif mencerminkan jumlah produk atau jasa yang benar-benar ingin dibeli dan dikonsumsi oleh konsumen. Sedangkan permintaan potensial adalah jumlah maksimum yang dapat diminta dalam kondisi teoritis tanpa mempertimbangkan faktor-faktor pembatas lainnya seperti pendapatan konsumen atau ketersediaan produk. 

Kesimpulan

Dalam dunia bisnis yang kompetitif seperti saat ini, pemahaman dan pengelolaan permintaan efektif semakin penting bagi kesuksesan suatu perusahaan. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan menggunakan strategi yang tepat, bisnis pun dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Namun, dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, semakin banyak bisnis yang beralih ke solusi teknologi yang inovatif. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi berbasis cloud storage, seperti aplikasi majoo.

Aplikasi majoo ini telah menjadi pilihan dari puluhan ribu para #majoopreneurs di Indonesia karena dapat memberikan kemudahan dalam mengelola operasional bisnis secara efisien. Dengan aplikasi ini, kamu dapat memonitor permintaan efektif secara real-time, menganalisis data secara mendalam, dan mengoptimalkan proses bisnis dengan lebih baik. Keuntungan lainnya adalah fleksibilitas dan aksesibilitas yang diberikan oleh teknologi cloud storage, memungkinkan akses data dan aplikasi dari mana saja dan kapan saja.

Dengan menggunakan aplikasi majoo, bisnismu dapat mengintegrasikan data permintaan efektif dengan informasi lainnya, seperti stok barang, penjualan, hingga keuangan. Tentunya cara ini akan membantumu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, perencanaan yang lebih akurat, dan respons cepat terhadap perubahan pasar.

Jadi, tunggu apa lagi, nih?

Yuk, gunakan majoo segera!



Sumber data:

  1. https://kumparan.com/berita-update/pengertian-permintaan-efektif-dalam-ilmu-ekonomi-beserta-contohnya-1ww86VklkAs/full

  2. https://m.caping.co.id/news/detail/11869885

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo