Table of Content

    Slogan adalah: Ciri-ciri, Fungsi, dan Contoh Slogan

    Setiap produk atau jasa dalam bisnis membutuhkan slogan yang mampu meningkatkan brand awareness dan penjualan.

    “Jauhi narkoba!”

    “Hemat pangkal kaya.”

    “Coba ini, jangan yang lain.”

    Akrab dengan kata-kata seperti di atas? Tiga contoh tersebut adalah bentuk slogan yang sering kita dengar atau baca di media cetak, media elektronik, hingga dunia maya.

    Jika kamu membuka buku Smarter Marketing Move, dalam konteks dengan ekuitas merek, maka suatu slogan yang kuat akan memberikan kontribusi terhadap kekuatan suatu merek.

    Apakah majoopreneurs tahu tentang slogan dan apa saja ciri-ciri kata yang bisa disebut sebagai slogan?

    Slogan adalah kalimat pendek yang menarik, singkat, dan mudah diingat untuk memberitahukan atau menjelaskan tujuan sesuatu.

    Hampir sama dengan teks iklan, tujuan pembuatan slogan adalah mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu, baik menaati peraturan atau membeli suatu produk. Bisa juga untuk tidak melakukan sebuah tindakan. Karena tujuan utama nya adalah mengajak.

    Mari kita bahas secara singkat tentang slogan di dalam artikel ini, ya, Majoopreneurs. 

    Baca Juga: 4 Pengertian Reklame: Contoh, Jenis, Menurut Para Ahli 

    Pengertian Slogan Menurut Para Ahli

    Menurut KBBI, slogan juga bisa berarti perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dan sebagainya.

    Ainia Prihantini dalam buku Master Bahasa Indonesia: Panduan Tata Bahasa Indonesia (2015) menuliskan, slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang menarik dan mudah diingat untuk menyampaikan sesuatu, baik berupa imbauan, ajakan atau larangan. Kalimat slogan bersifat sugestif (menyadarkan) dan tidak mengandung larangan.

    Alwi (2003) menjelaskan bahwa slogan merupakan bentuk penyampaian informasi atau pemberitahuan dan slogan biasanya ditulis dengan kalimat pendek, menarik, singkat dan persuasif yang bertujuan untuk menegaskan sebuah pemikiran atau prinsip. 

    Slogan juga dapat berupa perkataan pendek dan mencolok sehingga mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi, organisasi, dan partai politik. 

    Menurut Haryanto (2006), slogan adalah frase atau kalimat pendek yang mudah diingat dan dipakai untuk memberitahukan atau menjelaskan tujuan organisasi, ideologi, dan sebagainya. 

    Leech (1972) menyebutkan, slogan adalah frase yang pendek dan mudah diingat. Contohnya perusahaan menggunakan slogan secara konsisten yang merupakan elemen penting.

    Sementara itu, Sukini (2005) menerangkan bahwa slogan merupakan kalimat pendek dan singkat yang bersifat persuasif serta susunan kalimat tidak seperti biasa.

    Ciri-ciri Slogan

    Menurut buku Mahir Menulis Kreatif Teks Iklan, Slogan dan Poster, slogan memiliki unsur kata-kata dan suara. Slogan bersifat persuasif sehingga mengutamakan unsur kata-kata.

    • Biasanya berupa perkataan singkat yang mudah diingat dan menarik.
    • Bisa berupa klausa, frasa, kalimat, maupun motto.
    • Bisa berupa semboyan sebuah organisasi atau masyarakat.

    Tujuan Slogan

    Serupa dengan teks berita dan teks iklan, tujuan slogan yang biasanya dapat kamu lihat dan rasakan adalah:

    • Menyadarkan masyarakat.
    • Menyampaikan informasi.
    • Menghimbau orang lain.
    • Memengaruhi orang lain.
    • Memotivasi orang lain.

    Syarat Penulisan Slogan

    Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk membuat sebuah slogan. Kamu pun bisa melakukannya. Berikut syarat menulis sebuah slogan yang dapat kamu lakukan untuk produk atau jasamu:

    • Kepadatan isi (singkat) sehingga dapat dibaca sambil lalu .
    • Keaslian slogan alias tidak meniru dari sumber manapun. 
    • Kesesuaian slogan dengan tujuan, visi, atau harapan yang ditentukan. 
    • Keindahan pilihan kata yang digunakan menarik minat pembaca

    Fungsi Slogan

    Apakah kamu mengetahui jika fungsi slogan ternyata bukan hanya untuk mempengaruhi, membujuk, maupun mengajak masyarakat untuk membeli suatu produk?

    Slogan juga tidak hanya tentang mengikuti aturan tetapi juga ada fungsi-fungsi lainnya dari slogan tersebut seperti fungsi informasional, fungsi transformasional, dan fungsi reminder.

    Fungsi Informasional

    Slogan memiliki tujuan untuk memperkenalkan suatu produk kepada masyarakat, termasuk menjelaskan manfaat yang dapat diperoleh bisa menggunakan produk tersebut. 

    Fungsi ini biasanya terdapat pada iklan barang dan jasa yang sifatnya komersial.

    Misalnya, pada produk minuman. Kamu lihat produk tersebut ingin mengenalkan bahwa minuman yang dijual tersebut dapat menghilangkan dahaga dengan rasa yang lebih enak karena terbuat dari bahan unggulan.

    Fungsi Transformasional

    Slogan bertujuan untuk mengubah sikap-sikap yang dimiliki masyarakat atau konsumen terhadap sebuah aturan atau gaya hidup. 

    Fungsi ini biasanya terdapat pada iklan layanan masyarakat yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah. 

    Misalnya, iklan mengenai informasi dan anjuran imunisasi, pentingnya vaksinasi Covid-19, atau iklan keselamatan berkendara di jalan raya.

    Fungsi Reminder

    Selain memberi informasi dalam bentuk persuasif, slogan pun berfungsi sebagai pengingat kepada konsumen agar selalu menggunakan produk atau jasa iklan tersebut atau melakukan hal-hal yang diinformasikan dalam poster atau iklan tersebut.

    Salah satu contoh fungsi reminder terkait slogan yang saat ini tengah marak yaitu gerakan 5 M untuk mencegah penularan virus Covid 19. 

    5 M tersebut adalah mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

    Perbedaan Slogan dan Poster

    Poster adalah media promosi dan/atau informasi berupa gabungan kata-kata dan gambar. Biasanya, poster dipajang di tempat-tempat umum.

    Dalam poster, kata-kata yang ditampilkan harus singkat, padat, jelas, dan menarik karena akan disandingkan dengan gambar atau foto. 

    Selain itu, desain juga dibuat semenarik mungkin. Hal ini agar masyarakat atau target penerima informasi yang melihatnya akan tertarik.

    Poster berisi pesan yang ditujukan untuk khalayak atau masyarakat.

    Poster menampilkan pemberitahuan suatu ide, hal baru, atau hal penting kepada khalayak.

    Perbedaan antara slogan dan poster yaitu:

    Slogan: lebih mengutamakan unsur kata-kata.

    Poster: mengutamakan unsur gambar dan kata-kata seimbang atau lebih sedikit kata serta dipajang di tempat umum.

    Langkah-langkah Menyusun Teks Slogan

    Setelah kamu mengetahui tujuan pembuatan slogan untuk produk atau jasamu, sekarang waktunya mulai beraksi membuat slogan terbaikmu. 

    • Menentukan topik; 
    • Menentukan pesan yang akan disampaikan;
    • Mencermati ciri khas yang dimiliki oleh objek/informasi yang akan dijadikan bahan slogan;
    • Menyusun ungkapan atau kalimat slogan yang padat, singkat, dan jelas dengan memperhatikan diksi yang memikat dan keindahan bunyi.

    Jenis–jenis Slogan

    Di bawah ini merupakan jenis-jenis slogan yang perlu kamu ketahui agar kamu dapat menentukan jenis slogan yang sesuai dengan tujuan kampanye produk atau jasamu:

    Slogan Pendidikan

    Jenis slogan pendidikan menyampaikan sebuah ajakan, motivasi, dan sejumlah informasi yang biasanya kamu temukan di dalam dunia pendidikan.

    Kamu pasti sering membacanya di dinding sekolah atau bahkan di papan tulis di dalam kelas. Apa saja slogan pendidikan yang kamu ketahui, Majoopreneurs?

    Slogan Kesehatan

    Jenis slogan kesehatan ini biasanya menyerukan sebuah ajakan, motivasi, dan menyampaikan sejumlah informasi yang ada di dalam dunia kesehatan.

    Tidak hanya sering kita lihat di rumah sakit atau pusat layanan kesehatan lainnya, tapi juga di media informasi tingkat RT atau RW, hingga di sebuah billboard. 

    Slogan Lingkungan

    Kondisi lingkungan yang memprihatinkan akhir-akhir ini membuat jenis slogan lingkungan kian akrab di tengah masyarakat. 

    Biasanya, slogan lingkungan menyerukan sebuah ajakan dan/atau informasi agar semua masyarakat mau peduli terhadap lingkungan.

    Slogan Kebersihan

    Sejak kecil, jenis slogan ini termasuk yang sering kita dengar atau baca. 

    Slogan kebersihan merupakan bentuk sebuah ajakan, mengenai sebuah informasi, supaya semua lapisan masyarakat mau peduli terhadap kebersihan baik diri sendiri maupun lingkungan.

    Slogan Produk

    Jika kamu sedang ingin memulai sebuah kampanye memperkenalkan produk bisnismu, jenis slogan ini dapat kamu pilih.

    Slogan produk menyerukan sebuah ajakan dan bisa berupa sebuah informasi. Selain itu, slogan produk digunakan untuk memberikan pengaruh terhadap konsumen agar dapat mengenal atau memakai suatu produk tertentu.

    Contoh Slogan

    Di bawah ini adalah beberapa contoh slogan yang sudah sering muncul di media cetak, elektronik, internet, termasuk di papan pengumuman kampus atau kantormu. 

    • Hijau desaku, lestari al
    • Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. 
    • Untuk Anda, kami ada. (slogan Kantor Pos Indonesia) 
    • Hutan untuk rakyat.
    • Budayakan hidup sehat.
    • Jauhi narkoba sebelum dunia menjauhi dirimu.
    • Narkoba awal dari kejahatan dan kehancuran.
    • Gali kreativitasmu dalam berkesenian! 
    • Memahat, menghaluskan jiwa dan pikiran. 
    • Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
    • Tak ada harta yang kekal kecuali ilmu.
    • Muda menanam tua memanen.
    • Belajar yang tekun agar tua tak melamun.
    • Mengatasi masalah tanpa masalah. (slogan Pegadaian) 
    • Berani jujur itu hebat. 
    • Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat
    • Kekayaan itu penting, tapi kesehatan jauh lebih penting
    • Perhatikanlah sehatmu sebelum sakitmu. 
    • Melukis, simbol jiwa merdeka. 

    Contoh Slogan Produk

    Selain slogan umum di atas, kamu pasti sudah mengetahui slogan yang diusung beberapa merek terkenal di Indonesia dan dunia. 

    Slogan menggambarkan sebuah kepribadian, makna, serta manfaat dari sebuah produk itu sendiri. Tujuannya tentu saja agar konsumen tergerak untuk dapat mengkonsumsi produk yang perusahaan atau brand tawarkan.

    Berikut ini contohnya:

    • Teh Botol Sosro – “Apa pun Makanannya, Minumnya Teh Botol Sosro”
    • Tolak Angin – “Orang Pintar Minum Tolak Angin”
    • Dancow – “Aku dan Kau Suka Dancow”
    • Indomie – “Indomie Seleraku”
    • McDonald’s – “I’m Lovin’ It”
    • Nike – “Just Do It”
    • Pizza Hut – “Good Friends Great Pizza”

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Brosur, Pamflet, dan Leaflet 

    Seperti demo atau protes sekelompok orang di jalan raya, sebuah brand pun membutuhkan slogan, tetapi sebaiknya sudah dikonsepkan secara matang agar hasilnya maksimal.

    Kesimpulan

    Slogan adalah kata-kata pendek yang memancing minat orang lain dengan tujuan memengaruhi mereka untuk mengetahui suatu informasi terkait sebuah peristiwa. 

    Slogan mudah ditemukan di media apa pun. Ciri khas sebuah slogan adalah kalimat atau kata-kata yang dipilih dibuat secara singkat dan cermat sesuai kebutuhan. 

    Mulailah berkreasi bermain kata-kata untuk membuat sebuah slogan yang akan diingat oleh konsumen dan pelanggan produkmu. 

    Dari contoh slogan yang sudah majoo berikan, apakah sudah mulai ada ide untuk membuat sebuah slogan baru, Majoopreneurs?

    Jika kamu masih belum memiliki slogan untuk produkmu, tidak masalah! Tetap santai dan bacalah artikel lain yang sudah majoo siapkan untukmu. Siapa tahu, dari artikel yang kamu baca, terbitlah satu slogan terbaikmu.

    Selamat berkreasi dengan slogan barumu, Majoopreneurs!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?