SPT Tahunan 2025 Dapat Relaksasi, Apa Saja yang Berubah

Penulis Annisa Nur Indriyanti
01 April 2026

article thumbnail
Apa Itu Relaksasi SPT Tahunan 2025?
 
Relaksasi SPT Tahunan 2025 adalah kebijakan keringanan dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk memberikan fleksibilitas kepada wajib pajak dalam memenuhi kewajiban pelaporan pajak.
 
Kebijakan ini biasanya muncul untuk mengantisipasi kendala teknis, transisi sistem, atau meningkatkan kepatuhan pajak secara bertahap.
 
 
Perubahan dalam Relaksasi SPT Tahunan 2025
 
Berikut beberapa hal penting yang berubah dalam relaksasi SPT Tahunan tahun pajak 2025:
 
1. Perpanjangan Batas Waktu Pelaporan
 
Wajib pajak diberikan waktu tambahan untuk melaporkan SPT Tahunan. Ini memberi ruang lebih bagi individu maupun badan usaha yang belum sempat melapor tepat waktu.
 
 
 
2. Penghapusan atau Pengurangan Sanksi
 
Dalam periode relaksasi, DJP biasanya memberikan keringanan berupa:
• Penghapusan denda keterlambatan
• Pengurangan sanksi administrasi
• Kebijakan tidak langsung dikenakan penalti
 
Hal ini bertujuan mendorong wajib pajak tetap melapor tanpa takut dikenakan denda besar.
 
 
 
3. Penyesuaian Sistem Pelaporan
 
Relaksasi juga sering berkaitan dengan implementasi sistem baru seperti Coretax. Dalam masa transisi, beberapa kendala teknis bisa terjadi sehingga pemerintah memberikan toleransi.
 
 
 
4. Fleksibilitas dalam Pembayaran Pajak
 
Selain pelaporan, beberapa wajib pajak juga mendapatkan kemudahan dalam pembayaran pajak, termasuk skema cicilan atau penundaan.
 
 
 
Siapa yang Mendapatkan Relaksasi?
 
Relaksasi ini umumnya berlaku untuk:
• Wajib Pajak Orang Pribadi
• Wajib Pajak Badan
• Pelaku UMKM
• Wajib pajak yang terdampak kendala sistem atau administrasi
 
Namun, detail penerapan tetap mengikuti kebijakan resmi DJP.
 
 
Kenapa Relaksasi Ini Diberikan?
 
Ada beberapa alasan utama pemerintah memberikan relaksasi:
 
1. Adaptasi Sistem Baru
 
Dengan adanya pembaruan sistem perpajakan, banyak wajib pajak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
 
2. Meningkatkan Kepatuhan Pajak
 
Relaksasi membuat wajib pajak lebih terdorong untuk tetap melapor meski terlambat.
 
3. Mengurangi Beban Administratif
 
Keringanan ini membantu mengurangi tekanan administratif bagi wajib pajak.
 
 
Dampak Relaksasi bagi Wajib Pajak
 
Relaksasi SPT Tahunan 2025 memberikan beberapa keuntungan:
• Lebih banyak waktu untuk melapor
• Risiko denda lebih kecil
• Proses pelaporan lebih fleksibel
• Memberi kesempatan memperbaiki data pajak
 
Namun, penting diingat bahwa relaksasi bukan berarti kewajiban pajak dihapus.
 
 
Tips Memanfaatkan Relaksasi dengan Maksimal
 
Agar tidak merugi, berikut tips yang bisa kamu lakukan:
• Segera laporkan SPT meskipun ada perpanjangan
• Pastikan data penghasilan dan pajak sudah akurat
• Gunakan sistem e-Filing resmi DJP
• Simpan bukti pelaporan dengan baik
 
 
Kesimpulan
 
Relaksasi SPT Tahunan 2025 menjadi angin segar bagi wajib pajak yang membutuhkan waktu tambahan atau mengalami kendala dalam pelaporan. Dengan adanya perpanjangan waktu dan pengurangan sanksi, diharapkan tingkat kepatuhan pajak meningkat.
 
Meski begitu, wajib pajak tetap disarankan untuk melapor sesegera mungkin agar terhindar dari risiko di kemudian hari.
 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo