Target Pasar Bisnis Fashion: Kenali Pasarmu Bila Ingin Maju

Ditulis oleh Nisa Destiana

article thumbnail

Pemahaman yang baik tentang target pasar, jadi salah satu kunci kesuksesan bisnis fashion.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang target pasar bisnis fashion. Mengapa topik ini penting? 

Tanpa paham target pasar yang dituju, sulit bagi sebuah fashion brand untuk mengembangkan produk yang tepat dan strategi pemasaran yang efektif. 

Dengan kata lain, salah satu kunci kesuksesan bisnis fashion ialah memahami target pasar dengan baik. 

Pemahaman yang lebih baik tentang target pasar membuat bisnis fashion dapat mengoptimalkan potensi pertumbuhan dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan lebih baik pula.

Karena itu, mari kita kenali berbagai segmen pasar fashion yang ada, mulai dari wanita muda, pria, anak-anak dan remaja, serta pasar niche

Baca Juga: Menentukan Sasaran Konsumen dengan Tepat dalam Bisnis

Mengenal Target Pasar Bisnis Fashion di Indonesia

Bukan rahasia lagi, ada banyak sekali produk fashion. Jenis produk dan merek yang berbeda akan menyasar target pasar berbeda.

Tak heran bila target pasar bisnis fashion di Indonesia pun terdiri dari beberapa kelompok. Kalau kamu berencana menjalankan bisnis fashion, kenali terlebih dahulu segmen pasar fashion yang umum di Indonesia.

Wanita muda

Wanita muda menjadi salah satu target pasar utama dalam bisnis fashion di Indonesia. Wajar saja sebab wanita muda cenderung ingin tampil modis dan mengikuti tren terkini sehingga mereka kerap mencari pakaian, aksesori, serta berbagai produk fashion lain.

Karena sebagian besar wanita muda mengikuti tren, frekuensi segmen pasar ini berbelanja pun relatif lebih sering. Para wanita muda hampir selalu mencari produk-produk baru untuk memperbarui koleksi fashion mereka.

Aktivitas berbelanja yang lebih sering ini memberikan peluang bagi bisnis fashion untuk meningkatkan penjualan. Lebih dari itu, wanita muda relatif bisa memengaruhi lingkungan sosial mereka, mulai dari keluarga hingga lingkungan pertemanan.

Wanita muda juga rata-rata aktif menggunakan media sosial dan gemar membagikan foto penampilan atau OOTD (Outfit of The Day) mereka. Tentunya, hal ini membuat mereka menjadi target yang strategis bagi bisnis fashion yang ingin memanfaatkan kekuatan media sosial dalam pemasaran produk.

Pria muda

Pria muda juga merupakan target pasar yang penting dalam bisnis fashion di Indonesia. Pasalnya, kini para pria muda makin peduli dengan penampilan dan percaya bahwa penampilan yang baik bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Karena itu, pria muda terdorong untuk mencari pakaian, aksesori, dan produk fashion lainnya yang sesuai dengan gaya hidup dan preferensi mereka.

Peningkatan permintaan dari segmen pria ini terlihat dari berkembang pesatnya industri fashion pria dalam beberapa tahun terakhir. Dari merek internasional hingga merek lokal berbondong-bondong menyediakan produk fashion pria baik yang bergaya formal maupun kasual.

Anak-anak dan remaja

Pasar anak-anak dan remaja juga memiliki potensi besar di Indonesia. Karena media sosial, kini anak-anak dan remaja aktif mengikuti tren mode dan gaya yang sedang populer. 

Pola komunikasi yang terbuka dengan orang tua memungkinkan mereka meminta produk-produk fashion yang mereka nilai keren.

Niche market

Meskipun disebut ceruk pasar, tenang saja tidak berarti potensi pasarnya kecil, kok! Beberapa ceruk pasar di Indonesia justru mempunyai jumlah yang cukup besar. 

Sebut saja, segmen pasar muslim. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, pasar fashion muslim mempunyai peluang signifikan dalam bisnis fashion. Hijab dan busana syar'i menjadi produk yang dicari oleh banyak konsumen di Indonesia.

Selain itu, niche market lain yang menjadi peluang menjanjikan dalam bisnis fashion ialah pasar plus size, yaitu produk fashion untuk orang dengan ukuran tubuh besar.

Pasar plus size juga menjadi target pasar bisnis fashion yang penting di Indonesia sebab permintaan pakaian yang nyaman, modis, dan sesuai dengan ukuran tubuh yang besar relatif meningkat dari waktu ke waktu.

Niche market yang terakhir, tetapi tidak kalah penting ialah pasar lokal dan tradisional. Segmen pasar ini mencari produk yang mengambil inspirasi dari budaya lokal dan tradisional, seperti batik, tenun, dan kain-kain khas Indonesia.

Baca Juga: Niche Market adalah Peluang Bisnis dan Pemasaran, Maksudnya?

Aplikasi kasir online

Langkah-Langkah Membuat Target Pasar dalam Bisnis Fashion

Setelah tahu target pasar yang umum dalam bisnis fashion di Indonesia, pertanyaan lanjutan yang muncul mungkin bagaimana cara menentukan target pasar untuk bisnismu?

Jika kamu mau menentukan target pasar yang tepat untuk bisnis fashion milikmu, kamu perlu memiliki pemahaman mendalam tentang produkmu, preferensi konsumen potensial, serta tren pasar. 

Supaya lebih jelas, simak langkah-langkah membuat target pasar yang tepat dalam bisnis fashion di bawah ini.

Identifikasi produk

Pertama-tama, kamu perlu mengidentifikasi jenis produk fashion yang kamu tawarkan. Apakah produkmu adalah pakaian wanita, pria, anak-anak, atau kategori lainnya seperti aksesori atau sepatu? 

Lalu, pahami karakteristik produkmu, mulai dari gaya desainnya hingga nilai unik yang ditawarkan oleh brand-mu. Sebagai contoh, produk berdesain minimalis tentu akan mempunyai target pasar berbeda dengan produk yang tampak colorful.

Dari sisi nilai, misalnya produk yang dibuat secara handmade akan diminati oleh pasar yang berbeda dengan produk yang dibuat secara massal.

Pelajari pesaing dan kondisi pasar

Lakukan riset pasar untuk memahami situasi terbaru: Siapa pesaing bisnismu dan bagaimana mereka memosisikan diri di pasar? 

Kenali segmen pasar yang sudah ada dan disasar oleh kompetitor. Cari tahu ada celah yang bisa kamu isi atau tidak.

Analisis demografi

Produk yang kamu luncurkan tak akan cocok untuk semua kalangan. Karena itu, kamu perlu meninjau faktor demografi, seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, dan lokasi geografis calon konsumen. 

Pahami karakteristik demografi mana yang sesuai dengan produkmu. Anggap saja, kamu memproduksi pakaian muslim yang dibuat dari bahan-bahan premium, maka kamu targetkan demografi muslim dengan kelas ekonomi menengah ke atas. 

Tak hanya itu, kamu juga perlu memahami preferensi, gaya hidup, serta nilai-nilai yang dipegang oleh konsumen potensial tersebut. 

Apakah mereka lebih suka gaya formal, kasual, atau tren terkini? Apakah mereka aktif di media sosial atau memiliki minat khusus? Silakan identifikasi lebih lanjut sesuai hasil risetmu.

Buat buyer persona

Buyer persona adalah karakteristik fiksi dari pelanggan potensial yang berbentuk profil. Profil pelanggan ideal atau persona ini mewakili segmen pasar yang ingin kamu targetkan. 

Silakan tentukan nama, usia, minat, dan preferensi mereka. Langkah ini akan membantumu memvisualisasikan target pasar dengan lebih jelas.

Lakukan tes pasar

Setelah kamu berhasil mengidentifikasi target pasar potensial, uji dan pantau respons segmen pasar tersebut terhadap produk dan strategi pemasaranmu. 

Lakukan survei, observasi, atau interaksi langsung dengan calon pelanggan untuk mendapatkan feedback dan melihat sejauh mana kamu berhasil menjangkau target pasar yang diinginkan.

Selalu ingat bahwa target pasar dapat berkembang dan berubah seiring waktu. Evaluasi dan sesuaikan strategimu sesuai dengan perubahan tren dan preferensi konsumen. 

Dengan melakukan riset dan pemantauan yang kontinu, kamu akan bisa mempertajam target pasar dan mengoptimalkan pertumbuhan bisnis fashion-mu.

Contoh Target Bisnis Fashion

Bagaimana, apakah kamu sudah bisa menentukan target pasar untuk bisnis fashion-mu? Atau kamu masih merasa bingung?

Tidak perlu khawatir sebab kami juga menyiapkan contoh target bisnis fashion agar kamu bisa melihat gambaran yang lebih riil. Mari simak beberapa contoh target pasar berikut ini!

  • Savvy milenial

Target pasar savvy milenial ialah wanita dan pria berusia 20-35 tahun yang aktif bermain media sosial, mengikuti tren mode terbaru, dan memiliki penghasilan cukup untuk berbelanja pakaian berkualitas. 

Segmen pasar ini mencari produk yang stylish, terkini, dan terjangkau. Karena itu, bisnis fashion yang menargetkannya menyediakan pakaian pria dan wanita yang sesuai dengan tren terkini, berkualitas, dan harganya masih relatif terjangkau.

  • Chic hijaber

Bisnis fashion yang menentukan chich hijaber sebagai target menghadirkan pakaian muslim yang modern dan modis untuk wanita muslim di Indonesia. 

Target pasarnya adalah wanita muda yang berpakaian syar'i, mengikuti tren hijab, dan ingin tampil gaya dengan busana yang sesuai dengan nilai-nilai agama.

  • Active athlete

Persona target pasar active athlete bisa dimiliki oleh bisnis fashion yang fokus pada pakaian dan aksesori olahraga. 

Bisnis ini menargetkan orang-orang yang aktif dalam berbagai kegiatan fisik dan olahraga, seperti lari, yoga, atau fitness. Produk brand ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan performa yang optimal.

Dengan melihat contoh-contoh di atas, semoga kamu bisa lebih mudah menyusun target pasar untuk bisnis fashion-mu.

Kalau kamu perlu inspirasi lainnya seputar bisnis, baca lebih banyak di sini!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo