5 Taktik Jitu Memulai Bisnis Kuliner Online

Ditulis oleh Akidna Rahma

article thumbnail


Berjualan makanan secara online jadi salah satu bisnis yang tengah tren, terutama di masa pandemi. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah untuk membatasi interaksi fisik masyarakat. Imbasnya, para pelaku usaha kuliner kian gencar memanfaatkan platform digital untuk berjualan. 

Dari sudut pandang bisnis, berjualan makanan melalui pasar online memang memiliki potensi yang luar biasa. Pertama-tama, owner jadi punya kesempatan lebih besar untuk memperluas pasar. Kedua, budget yang dibutuhkan cukup minimal, lantaran tidak perlu menyewa tempat dan pemasaran bisa dilakukan secara digital. 

Apakah kamu termasuk salah satu orang yang tertarik memulai bisnis kuliner secara online? Di bawah ini kami telah menyiapkan lima taktik jitu untuk kamu yang berniat berjualan makanan melalui platform digital. Yuk, kita simak bersama!

Tentukan Target Pasar

Setiap jenis makanan memiliki pangsa pasar yang berbeda. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu pasar mana yang hendak kamu sasar. Setelah itu, lihat apakah kamu benar-benar memiliki ketertarikan untuk menggarap market tersebut. Sebagai gambaran, sia-sia saja rasanya mulai berbisnis seblak atau minuman boba, jika kamu sama sekali tidak memiliki minat terhadap apa yang sedang digandrungi oleh segmen anak muda. 

Rajin-rajinlah melakukan browsing maupun membuka media sosial. Cari tahu makanan seperti apa yang sedang tren dan dicari banyak orang. Barulah selanjutnya kamu bisa menentukan kepada siapa makanan tersebut akan laku dijual. 

Memilih Tempat

Berbisnis kuliner secara online memang tidak mewajibkan kamu untuk menyewa tempat. Namun demikian, kamu tetap harus menentukan di mana kamu bakal mengolah maupun memproduksi makanan. Pastikan bahwa space yang kamu miliki cukup luas dan higienis. Jika kamu ingin lebih menekan biaya, carilah tempat produksi yang berdekatan dengan pemasok bahan baku. 

Pilih Pemasok

Faktor krusial lain dalam memulai bisnis makanan secara online adalah memilih pemasok bahan mentah. Pilihlah distributor dengan sistem pengiriman yang presisi dan tepat waktu. Dengan demikian, makanan yang kamu produksi bakalan sampai ke tangan customer dalam kondisi segar. 

Selain itu, jangan lupa untuk mencari distributor cadangan. Hal ini penting untuk berjaga-jaga andai pemasok utamamu sedang mengalami kendala pengiriman, sehingga kamu bisa terus melayani konsumen dengan baik. 

Rancangan Keuangan

Memiliki bisnis yang terus berkembang tentu jadi dambaan semua pelaku usaha. Salah satu kunci untuk menggapai goal tersebut adalah dengan memiliki perencanaan keuangan yang rapi. 

Ketika menjalankan bisnis makanan secara online, pastikan bahwa kamu mengetahui secara pasti berapa banyak modal yang dibutuhkan dan dari mana sumbernya. Selain itu, tentukanlah strategi penjualan dan target yang ingin dicapai secara periodik. 

Dengan memiliki perencanaan keuangan yang baik, bisnismu akan terlihat lebih menarik di mata investor dan bank. Hal ini otomatis akan memperbesar kemungkinan bagi usaha yang kamu jalankan untuk mendapatkan tambahan modal. 

Nama dan Kemasan

Pepatah lama mengatakan bahwa nama adalah sebuah doa. Oleh karena itu, memilih nama usaha tentu tidak boleh dilakukan sembarangan. Pilihlah nama yang cepat melekat di benak konsumen dan gampang diingat. Dengan menggunakan nama yang tepat, bisnis kuliner kamu juga akan lebih mudah masuk ke market yang lebih besar lagi. 

Selanjutnya tentukan bagaimana kamu akan mengemas makanan. Sesuaikan dengan target pasar yang kamu tuju. Sebagai contoh, kopi kalengan untuk segmen anak muda akan nampak lebih menarik dengan kemasan berhiaskan kutipan jenaka atau inspiratif, seperti: “Nikmatnya semanis mantan” atau “Terus semangat, jangan lupa senyum.”

Strategi Pemasaran

Langkah terakhir adalah menentukan platform mana yang akan kamu gunakan untuk berjualan. Pilihlah dengan bijak, karena setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pertimbangkan juga soal biaya potongan dan administrasi yang mungkin dibebankan ke penjual untuk setiap transaksi. 

Nah, bagi kamu yang ingin berjualan makanan secara online dengan lebih mudah, boleh banget coba fitur food order dari majoo. Lewat fitur ini, kamu bisa mensinkronisasikan akun GrabFood merchant-mu dengan sistem pencatatan kasir otomatis dan back office di dashboard majoo. Dengan begini, setiap ada transaksi GrabFood yang masuk, akan langsung otomatis tercatat di aplikasi kasir dan bisa langsung diproses secara otomatis. 

Belum punya akun GrabFood merchant? Tenang, kamu juga bisa daftar langsung lewat dashboard majoo kok. Prosesnya juga lumayan mudah dan cepat lho. Cukup upload dokumen seperti foto tempat usaha, KTP pemilik, dan menu makanan melalui dashboard majoo. Selanjutnya tim kami akan membantu proses pendaftaran hingga selesai. 

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengatur katalog produk di akun GrabFood merchant-mu langsung melalui smartphone. Praktis, karena tidak perlu membuka laptop maupun menyalakan PC. Selain itu, kamu juga bisa mengubah harga dan jam buka sesuai dengan kebutuhan! 

Penasaran dengan mudahnya berjualan makanan online melalui fitur food order majoo? 

 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Frequently Asked Question

1.Temukan ide
Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo