Dampak Pandemi yang Positif bagi Bisnis Berkelanjutan

Dampak pandemi tak hanya negatif saja, tetapi juga ada yang positif bagi bisnis berkelanjutan

Sejak pertama kali merebak di akhir tahun 2019 lalu, sudah beragam sekali macamnya dampak pandemi yang dirasakan oleh banyak pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya. Tak sedikit pula pelaku usaha yang terpaksa harus gulung tikar dan menutup operasional bisnisnya karena tidak sanggup bertahan dengan situasi pandemi Covid-19 ini.

Namun, meski demikian, tak ada salahnya untuk memulai tahun yang baru ini dengan melihat pandemi secara positif. Di antara sekian banyak dampak negatif yang disebabkan oleh Covid-19, sebenarnya ada beberapa dari dampaknya yang justru memberikan efek positif bagi keberlangsungan bisnis, lho!

Apa saja, sih, dampak positif yang muncul akibat adanya pandemi Covid-19?

1. Kesadaran Akan Pentingnya Bisnis Berkelanjutan yang Terus Tumbuh

Bukan berarti sebelum adanya pandemi Covid-19 para pelaku usaha di Indonesia tak mengenal konsep tentang bisnis yang sifatnya berkelanjutan, tetapi perlu disadari pula bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sedemikian besarnya sehingga bisnis yang tadinya begitu sehat dan aman-aman saja dapat kolaps dengan mudah.

Dari situasi tersebut, banyak pelaku usaha yang kemudian menyadari bahwa bisnis yang dijalankan tak bisa selamanya bersifat musiman dan sifatnya harus berkelanjutan, sehingga ketika diterpa dengan masalah yang muncul tiba-tiba, bisnis tersebut tidak mudah roboh dan gulung tikar. Pelaku usaha pun mulai banyak belajar terkait perencanaan yang lebih panjang dan juga persiapan yang lebih baik terhadap risiko bisnis yang mengancam.

Dampak yang positif ini dapat dengan mudah dilihat dari pengusaha-pengusaha muda yang sejak munculnya pandemi tidak memulai bisnis secara asal, tetapi benar-benar merencanakan arah bisnisnya dan siapa pasar yang ingin ditargetkannya.

2. Meningkatnya Kepercayaan Terhadap Transaksi Digital

Salah satu dampak yang paling terasa sejak munculnya pandemi adalah adanya pembatasan kegiatan masyarakat yang diterapkan pemerintah untuk mengurangi risiko menyebarnya pandemi. Berbagai aturan dan imbauan terus dikeluarkan untuk memastikan tingkat penularan dapat tetap terjaga rendah, salah satunya dengan penerapan pembatasan fisik serta sosial.

Namun, tak dapat dimungkiri, upaya-upaya yang dilakukan untuk mengurangi penyebaran pandemi tersebut mencederai bisnis yang tak bisa asal menjalankan operasionalnya secara fisik. Menjalankan bisnis dan transaksi secara digital pun muncul menjadi alternatif solusi yang paling bisa diandalkan untuk mengatasi dampak tersebut.

Sebagai akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital pun semakin meningkat. Diawali dari ‘mau tidak mau’, masyarakat mulai terbiasa untuk berbelanja secara online. Pemerintah pun turut mendukung perpindahan model bisnis dari offline menjadi online ini dengan mengeluarkan berbagai program; mulai dari QRIS yang mempermudah pembayaran nontunai melalui berbagai platform dompet digital hingga program UMKM Go Digital untuk mendorong pelaku usaha memanfaatkan platform-platform digital.

Sebagai akibatnya, tak sedikit pula pelaku usaha yang mulai melirik platform digital untuk menerapkan model bisnis berkelanjutan yang tetap dapat beroperasi di tengah pandemi; salah satunya dengan mengintegrasikan layanan pesan-antar dalam bisnisnya. Keamanan bertransaksi secara online pun tak hanya menawarkan kemudahan berbelanja bagi pelanggan, tetapi juga pengembangan bisnis yang baik bagi pelaku usaha sendiri.

Pembatasan sosial menjadi salah satu dampak pandemi yang membuat pelaku usaha kerepotan

3. Meningkatnya Minat Kewirausahaan dengan Bisnis Rumahan

Dampak berikutnya yang juga mulai dirasakan sejak munculnya pandemi Covid-19 adalah meningkatnya minat kewirausahaan melalui berbagai jenis bisnis rumahan.

Meski diawali dengan sesuatu yang membuat sedih, yaitu banyaknya pegawai yang harus dirumahkan oleh bisnis yang terpaksa gulung tikar akibat adanya pandemi, harus diakui bahwa minat kewirausahaan mulai tumbuh sehat di kalangan masyarakat umum. Untuk mengatasi dampak yang disebabkan oleh merebaknya Covid-19, banyak orang yang kemudian memutuskan untuk memulai bisnis rumahan.

Selain minat kewirausahaan itu sendiri, pandemi juga menumbuhkan empati yang dimiliki oleh masyarakat umum terhadap pelaku usaha. Berbagai macam dukungan terus diberikan secara sosial untuk memastikan mereka yang terdampak oleh pandemi dapat tetap menyambung hidup.

Pelaku usaha pun sudah tak segan dalam memanfaatkan media sosial dan berbagai kanal digital lainnya untuk menjalankan kegiatan pemasaran bisnisnya. Dengan adanya praktik-praktik ini dan juga beragam dukungan yang menyertainya, alternatif usaha mikro, kecil, dan menengah dengan model bisnis berkelanjutan pun tumbuh subur menjadi pilihan yang diminati.

Secara makro, meningkatnya minat kewirausahaan dapat menjadi sesuatu yang sangat baik. Bagaimanapun juga, UMKM hingga saat ini masih menjadi pahlawan yang menggerakkan roda perekonomian negara. Tanpa adanya minat kewirausahaan ini, bisa dibilang perekonomian Indonesia akan lebih mudah goyah oleh dampak yang disebabkan oleh pandemi.

Bagi kamu yang juga tertarik untuk memulai sendiri bisnismu dan membantu roda perekonomian agar terus maju dan bergerak, pertimbangkan pula untuk memanfaatkan aplikasi majoo yang dapat membantumu mengelola bisnis dengan lebih mudah, efektif, serta efisien.

Berbagai fitur yang ditawarkan oleh aplikasi majoo tak hanya terbatas pada layanan kasir semata, tetapi layanan pengelolaan bisnis secara menyeluruh; mulai dari fitur keuangan yang dapat mencatat seluruh transaksi yang terjadi secara akurat dan otomatis, hingga sistem keanggotaan yang dapat membantumu lebih dekat dengan pelanggan setia bisnismu. Selain itu, aplikasi majoo juga dilengkapi dengan fitur Webtree dan Weborder yang memungkinkan pelanggan menikmati produkmu secara online, memastikan adanya bisnis berkelanjutan di tengah dampak pandemi yang melanda!

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

21 Januari 2022
SDM Kompeten, UMKM Kian Paten
Online
Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

4 Bidang UMKM yang Meraih Sukses Sepanjang Tahun 2021
Sepanjang tahun 2021, 4 bidang yang digerakkan UMKM ini bisa menyandang status sebagai bisnis sukses dan mampu bertahan. Apa saja bidang UMKM ini?
Melayani Pelanggan Setia Melalui Sistem Keanggotaan
Bagaimana melayani pelanggan setia secara maksimal, tetapi juga tidak merepotkan? Mungkin program pelanggan setia bisa menjadi solusi yang patut dicoba!
Promosi Digital untuk Pemasaran Produk dan Jasa
Ada berbagai cara dalam melakukan kegiatan pemasaran produk dan jasa, salah satunya dengan memanfaatkan platform digital seperti media sosial.
Metode Pembayaran QRIS, Inilah Kelebihannya
Metode pembayaran dengan menggunakan QRIS bisa dipilih untuk menjaga jarak aman selama pandemi. Selain itu, cara ini juga lebih menguntungkan bagi bisnis.