Skill Karyawan dan Digital Tools, Kunci Maju Ala Beautiff

Ditulis oleh Nisa Destiana

article thumbnail

Klinik kecantikan menjadi salah satu bisnis yang terus bertumbuh.

Perkembangan teknologi, mulai dari internet hingga digital tools berpengaruh pada perilaku konsumen. Belum lagi, perubahan value, cara pandang, dan pendapatan konsumen. Pergeseran tren consumer behaviour makin nyata.

Dahulu mungkin pengeluaran utama konsumen terletak pada pembelian barang, misalnya ritel. Saat ini, tentu pembelanjaan tersebut masih berjalan. Namun, konsumen mulai banyak fokus pada hal-hal yang bersifat perawatan diri dan experience.

Tidak heran bila beauty industry menjadi salah satu sektor yang terus bertumbuh. Beautiff adalah salah satu klinik kecantikan yang mau turut ambil bagian dalam pertumbuhan tersebut.

Bagaimana kisah Beautiff yang dibangun tak jauh dari era pandemi dan apa rahasia suksesnya? Yuk, simak cerita lengkapnya di bawah ini!

Mewujudkan Passion

Klinik kecantikan Beautiff didirikan oleh dr. Tiffany. Awalnya dr. Tiffany berprofesi sebagai dokter umum di salah satu rumah sakit ibu dan anak. Setelah berpraktik selama kurang lebih dua tahun, dr. Tiffany menerima tawaran untuk menjadi dokter estetik.

Kehadiran tawaran tersebut membuat dr. Tiffany menyadari ketertarikannya yang sangat besar terhadap dunia kecantikan. Lalu, satu per satu beauty clinic ‘diketuk’ oleh dr. Tiffany untuk mencari tahu kemungkinan dirinya berpraktik sebagai dokter estetik di klinik terkait.

Sayangnya, posisi dokter estetik di Sidoarjo kala itu sudah terisi penuh. Tak ada lagi peluang baginya untuk mengisi posisi dokter estetik di klinik-klinik yang sudah berdiri saat itu.

Berbekal keyakinan dan passion-nya terhadap dunia kecantikan, dr. Tiffany pun akhirnya memutuskan mendirikan klinik kecantikan sendiri pada 2019. 

Baca juga: Membangun Bisnis dengan Lebih Fun, Apakah Perlu Passion?

Awalnya, Beautiff dijalankan di rumah kediaman orang tua dr. Tiffany selama kurang lebih 6 bulan. Kemudian, Beautiff dapat berdiri secara mandiri di ruko saat ini.

Berdiri dengan visi menjadi beauty clinic yang memberikan pelayanan terbaik, Beautiff pun sangat fokus pada kualitas produk serta layanan yang diberikan. Apakah kualitas tersebut yang mengantar Beautiff bertahan melewati masa pandemi dan makin maju? Atau ada faktor kunci lainnya?

dr. Tiffany, pemilik klinik kecantikan Beautiff.

SDM Terampil, Layanan Optimal

dr. Tiffany menuturkan kepada tim majoo bahwa Beautiff sangat fokus pada program-program pengembangan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam bisnis.

Selalu ada program peningkatan keterampilan bagi dokter, beauty therapist, serta SPA therapist setiap bulannya. dr. Tiffany percaya bahwa soft skill semua tim yang ada dalam organisasi bisnis harus terus ditingkatkan. Dengan demikian, pelayanan konsumen makin optimal.

Salah satu target Beautiff ialah menciptakan pengalaman yang menyenangkan atau membuat konsumen nyaman. Maka dari itu, kualitas pelayanan dan kemampuan tim menyajikan layanan sangat krusial.

Baca juga: Apa Itu Customer Experience? Simak Pengertian dan Contohnya!

Terlebih, Beutiff memiliki resolusi untuk mulai melakukan ekspansi pada tahun mendatang. Pada 2023, Beutiff berencana membuka cabang di beberapa kota di Jawa Timur. 

Pelayanan terbaik juga dibentuk menjadi sistem dan kultur sehingga dapat diberikan secara konsisten kepada konsumen di cabang mana pun nantinya.

Makin Maju dengan Digital Tools

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, keterampilan tim merupakan hal esensial dalam kemajuan bisnis. Namun, dr. Tiffany juga menyampaikan bahwa pemanfaatan digital tools tak kalah besar perannya.

Dalam pengelolaan operasional sehari-hari, Beautiff menggunakan aplikasi point of sale (POS) majoo yang dilengkapi fitur lengkap untuk mendukung kebutuhan wirausaha.

Di aplikasi tersebut, pemilik usaha bisa menemukan aneka fitur yang menunjang perkembangan bisnis, mulai dari fitur kasir online, manajemen inventory, manajemen karyawan, hingga fitur akuntansi.

Sebagai pemilik bisnis, dr. Tiffany merasa sangat terbantu dengan fitur akuntansi dari majoo. Berkat kehadiran fitur tersebut, kliniknya tak perlu lagi merekrut akuntan secara full time atau merekrut agensi akuntansi.

Adanya fitur akuntansi membuat pemilik usaha seperti dr. Tiffany bisa memantau sendiri laporan penjualan dan laporan keuangan bisnisnya. 

Tentu agar lebih optimal, sesekali dr. Tiffany merekrut akuntan freelance untuk mendiskusikan pemasukan dan pengeluaran bisnis secara lebih rinci dan strategis. Namun, secara keseluruhan, bujet untuk rekrutmen karyawan berkurang signifikan karena fitur akuntansi tersebut.

Tak hanya itu, dr. Tiffany juga menyebutkan bahwa aplikasi majoo memberikan kesempatan bagi Beautiff untuk terus memperbaiki layanan atau produknya. 

Pasalnya, di majoo terdapat link untuk customer dan konsumen dapat menyampaikan saran atau masukan untuk klinik. Feedback yang diperoleh dari fitur tersebut menjadi insight bagi Beautiff dalam meningkatkan layanan.

Apakah kamu juga memiliki bisnis seperti dr. Tiffany? Yuk, nikmati kemudahan mengelola bisnis dengan menggunakan aplikasi majoo. Coba sekarang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo