Table of Content

    Jatuh Bangun Ahmad Zaky Merintis BukaLapak


    Meski nama Ahmad Zaky mungkin masih terdengar asing di telingamu, bagaimana dengan nama BukaLapak yang dirintisnya? Tentu sangat familier sekali, kan? Tentunya, saat pertama kali dibangun, nama BukaLapak mungkin sama asingnya dengan nama pendirinya. Apalagi saat itu, model bisnis jual beli online sendiri masih belum banyak digeluti oleh para pelaku usaha. Besarnya nama yang dimiliki oleh BukaLapak sekarang jelas tak bisa dipisahkan begitu saja dengan jatuh bangun orang-orang yang bekerja di baliknya. Seperti apa, sih, perjuangan Zaky dalam mengembangkan BukaLapak?

    Berangkat dari perkembangan teknologi

    Zaky, begitu ia kerap dipanggil, mungkin sudah menjadi pebisnis yang andal saat ini. Namun, kariernya justru tidak dimulai dari keahliannya dalam berbisnis, melainkan dari pengetahuannya yang luas akan pentingnya kemajuan teknologi. Kiprahnya sebagai pebisnis diawali dengan membuat perangkat lunak penghitungan cepat pemilu untuk sebuah televisi nasional. Dari proyek besar pertamanya tersebut, Zaky mengantongi modal sebesar Rp1.500.000 yang digunakannya untuk membangun sebuah firma konsultasi teknologi bernama Suitmedia.

    Mulai terjun ke bisnis kuliner dan mengalami kebangkrutan

    Seperti banyak pebisnis besar lainnya, perjalan Zaky dalam menggeluti dunia bisnis tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ia pernah berkecimpung dalam bisnis kuliner di awal kariernya. Sayangnya, bisnis yang digelutinya ini tidak memberikan keuntungan yang memadai dan ia pun harus gulung tikar setelah menghadapi kebangkrutan. Semua modal yang telah dikumpulkannya dari mengikuti berbagai kompetisi teknologi habis untuk menutupi kerugian. Putus asa jelas perasaan yang wajar, tetapi Zaky tidak pantang menyerah. Dari kegagalannya tersebut, ia menarik pelajaran berharga dalam berbisnis.

    Bangkit dengan beralih ke bisnis jual beli online

    Di tahun 2010, Zaky bersama dengan BukaLapak mulai mempopulerkan model bisnis jual beli oneline, praktik bisnis yang saat ini masih belum dijadikan pilihan oleh banyak konsumen. Di satu sisi, membangun kepercayaan publik terhadap sebuah produk baru yang benar-benar berbeda dengan sistem bisnis konvensional tentu memberikan tantangan tersendiri, tetapi di sisi lain, belum banyak pesaing yang terjun di bidang yang sama, sehingga bisnis bisa difokuskan pada perbaikan sistem maupun pengembangan lebih lanjut. Usahanya membuahkan hasil, setahun setelah didirikan, BukaLapak sudah dapat menampung hingga 10.000 penjual untuk berbinis dalam platform yang telah disediakan.

    Banyak hal yang dapat ditiru dari Ahmad Zaky yang berhasil dengan BukaLapak. Namun, yang paling utamanya adalah keberaniannya untuk mencoba model bisnis yang benar-benar baru dibanding model bisnis yang sudah ada. Selain itu, sifat pantang menyerah yang dimilikinya juga layak menjadi panutan. Zaky tidak berhenti begitu saja saat menghadapi penolakan terhadap model jual beli secara online yang saat itu bisa dibilang masih belum begitu dipercaya oleh banyak orang hingga sebesar sekarang.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Riset Pasar, Kunci Bisnis Maju Ala Kopi Tuku
    Riset pasar adalah salah satu kunci bisnis maju. Yuk lihat yang dilakukan Kopi Tuku hingga bisa seperti sekarang!
    Pelanggan adalah Teman! 5 Alasan Bisnismu Wajib Punya CRM
    Dengan memiliki dan menjalankan sistem CRM, kamu akan tahu persis strategi apa yang harus diambil untuk membuat para customer makin betah berbisnis denganmu
    Menjajaki Bisnis Laundromat yang Sedang Naik Daun
    Bisnis laundromat sedang naik daun belakangan ini. Apa yang membuat pelanggan beralih dari laundry kiloan? Apakah bisnis laundry koin ini menguntungkan?
    Inilah 7 Keuntungan Menggunakan Strategi Omnichannel!
    Setiap bisnis tidak bisa lagi mengabaikan revolusi digital sehingga sudah saatnya bisnis menerapkan strategi omnichannel.