Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Inilah 5 Manfaat Kolaborasi dalam Bisnis

    Kolaborasi dalam bisnis memberikan banyak keuntungan.

    Belum banyak pemilik bisnis yang menyadari bahwa manfaat kolaborasi cukup signifikan bagi kemajuan bisnis. Kolaborasi yang efektif akan berdampak pada engagement karyawan dan produktivitas kerja.

    Namun, sebelum membahas manfaatnya, mari kita tilik dulu: Apa itu kolaborasi dalam bisnis?

    Arti Kolaborasi dalam Bisnis

    Dalam suatu bisnis, tim atau individu mungkin sesekali berkolaborasi untuk mencapai tujuan atau target-target jangka pendek. Sementara itu, kolaborasi sebagai praktik perusahaan melibatkan koneksi jangka panjang.

    Kolaborasi bisnis dalam skala perusahaan memberi ruang bagi tim untuk berbagi perspektif dan keahlian berbeda dalam waktu yang lama. Seperti yang sudah diketahui, pertukaran sudut pandang serta keterampilan memang membentuk lingkungan kolaboratif.

    Dengan kata lain, di dalam bisnis, kolaborasi adalah praktik kerja bersama dalam upaya mencapai tujuan atau target yang sama. Karena itu, kolaborasi mungkin terjadi pada level mikro dan makro. 

    Manfaat Kolaborasi Bisnis

    Lalu, mengapa kolaborasi penting bagi bisnis? Merujuk pada hasil studi dari Stanford University, orang yang bekerja dengan collaborative mindset 64% lebih komitmen menyelesaikan pekerjaan daripada mereka yang tidak berpikir secara kolaboratif.

    Lebih dari itu, setidaknya ada lima manfaat kolaborasi bagi bisnis, yaitu:

    Meningkatkan Engagement Karyawan

    Mungkin kita perlu mulai pembahasan ini dari karakteristik karyawan yang engage atau terlibat di dalam bisnis. Karyawan yang engage adalah seseorang yang secara aktif mendukung tercapainya tujuan perusahaan atau mencari keuntungan bagi perusahaan tempatnya bekerja. 

    Tidak heran bila karyawan yang engage dengan bisnis atau pekerjaan akan mendorong peningkatan produktivitas, tingkat retensi, dan kepuasan pelanggan. 

    Pertanyaan pentingnya ialah apa yang memotivasi karyawan untuk terlibat atau memiliki ikatan emosional dengan perusahaan? Pengaruh terbesar datang dari lingkungan tempat kerja.

    Ternyata tingkat engagement karyawan yang tinggi terjadi pada lingkungan tim yang dinamis, yaitu tim yang membuka peluang bagi para anggotanya untuk berkolaborasi serta menghadapi tantangan baru.

    Menambah Keterampilan dan Wawasan

    Bukan rahasia lagi, peningkatan keterampilan merupakan hal penting yang mendukung kemajuan perusahaan. Karena itu, perusahaan kerap menyelenggarakan program pelatihan dan peningkatan keterampilan karyawan.

    Selain pelatihan, lingkungan kolaboratif pun mendorong proses belajar. Bahkan, prosesnya cenderung lebih organik. Saat tim bekerja bersama, anggota individu dapat belajar satu sama lain melalui proses memberi dan menerima feedback serta berbagi perspektif yang berbeda.

    Berbeda dengan lingkungan kerja kompetitif yang mungkin memotivasi beberapa karyawan untuk menjadi unggul sendiri, lingkungan yang kolaboratif mendorong tim untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian secara kolektif.

    Dengan demikian, tim bisnis memiliki kedalaman pengetahuan untuk memecahkan masalah atau tantangan baru dengan lebih efisien.


     Tak hanya mendukung kemajuan bisnis, lingkungan kolaboratif juga mendukung kesehatan mental karyawan.

    Mendukung Kesehatan Mental Karyawan

    Manfaat kolaborasi tidak hanya dirasakan oleh perusahaan sebagai entitas bisnis, tetapi juga oleh individu atau karyawan yang bekerja. Minimnya kolaborasi ternyata berdampak juga bagi kesejahteraan individu.

    Berdasarkan survey Wrike, kerja tim yang buruk, misalnya kurang komunikasi, ada bottleneck, dan anggota tim bisnis yang tidak bekerja sama keras seperti anggota lainnya berkontribusi besar terhadap stres di tempat kerja. Stres bisa membuat karyawan tidak engage, bahkan ingin berhenti bekerja. 

    Nah, kolaborasi mendorong adanya komunikasi terbuka, menghindari terjadinya bottleneck, dan mendorong distribusi beban kerja yang lebih merata. Karena itu, lingkungan kolaboratif mendukung kesejahteraan karyawaan dengan meminimalkan risiko stres. 

    Baca juga: Pentingnya Lingkungan yang Fun dalam Menjalankan Bisnis

    Mempercepat Proses Kerja

    Pada praktiknya, proyek jarang sekali bertransisi dengan mulus, mulai dari ide ke hingga eksekusi. Biasanya, ada saja masalah tak terduga, penundaan, dan jalan memutar di sepanjang proses bisnis. 

    Lingkungan kolaboratif memang tidak akan bisa menghilangkan masalah tersebut, tetapi kolaborasi akan menekan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Dengan kata lain, proses kerja dengan segala tantangan dan masalahnya bisa diselesaikan lebih cepat.

    Seorang karyawan yang bekerja sendiri mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk menyelesaikan suatu masalah, sedangkan sebuah tim mungkin dapat menanganinya dalam hitungan jam atau hari. 

    Dengan komunikasi terbuka dan niat untuk menggerakkan proyek bersama, proses bisnis seperti produksi menjadi lebih cepat dan lebih efisien.

    Menyatukan Tenaga Kerja

    Tak sedikit bisnis yang mempekerjakan karyawan dengan posisi tersebar. Sebagian mungkin bekerja di lapangan sebagai tim penjualan dan sebagian lainnya mengurus strategi serta hal-hal administrasi di kantor. Mungkin ada pula yang bekerja di site produksi.

    Karyawan di garis depan kadang tak banyak memiliki kesempatan untuk menyampaikan masukan terkait proses produksi, pengalaman karyawan, atau kepuasan pelanggan. 

    Koordinasi memang terasa menantang jika posisi pekerja tersebar. Meskipun begitu, karyawan di garis depan tetap bisa menciptakan lingkungan kerja kolaboratif dengan menerapkan penggunaan beragam platform dengan kemampuan komunikasi real time.

    Di tengah perkembangan teknologi seperti saat ini, menemukan digital tools untuk komunikasi dan menciptakan lingkungan kolaboratif tentu bukanlah hal yang terlalu sulit.

    Bahkan, kini tersedia aplikasi point of sale (POS) yang memungkinkan kamu mengirimkan pesan ke seluruh cabang atau gerai bisnis secara serentak dari satu dashboard. Praktis, bukan?

    Untuk kamu yang memiliki karyawan yang tersebar atau bisnis dengan banyak cabang, pertimbangkanlah aplikasi wirausaha lengkap seperti majoo

    Referensi:

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    5 Ide Promo Valentine untuk Menarik Perhatian Pelanggan
    Bingung mencari ide promo Valentine yang bisa kamu gunakan untuk menarik perhatian pelanggan untuk usahamu di hari kasih sayang ini? Berikut ini ada beberapa gagasan menarik yang bisa kamu coba!
    Memilih Inovasi Bisnis atau Buka Bisnis Baru di 2022?
    Tak jarang pebisnis mengalami dilema untuk menetapkan pilihan untuk membuka bisnis baru atau melakukan inovasi bisnis. Lantas, mana yang perlu dipilih?
    Menerapkan Strategi Omnichannel pada Bisnis, Apa Untungnya?
    Strategi omnichannel kini mulai dilirik sebagai salah satu solusi dalam meningkatkan pendapatan bisnis. Bagaimana cara kerja strategi bisnis yang satu ini?
    4 Alasan Membagikan Data KTP Penting untuk Keamanan Akun majoo Kamu
    Majoo berkomitmen memberi pelayanan terbaik dan jaminan keamanan kepada setiap pengguna, dan memastikan kamu bisa mengelola bisnis dengan aman dan nyaman.