• majoo blog
  • Inspirasi
  • Melirik Geliat Bisnis Ramah Lingkungan, Usaha Kreatif yang Tengah Naik Daun

Melirik Geliat Bisnis Ramah Lingkungan, Usaha Kreatif yang Tengah Naik Daun

Di antara sekian banyak usaha kreatif yang tengah naik daun, bisnis ramah lingkungan bisa dibilang merupakan yang paling mendapatkan tempat. Tidak hanya bagi para pelaku bisnis yang mulai berlomba-lomba memasukkan unsur ramah lingkungan dalam setiap produk dan jasa yang dijualnya, tetapi juga di hati para pelanggan yang mulai sadar akan bahaya perubahan iklim dan masalah kelestarian alam. Tidak heran jika kemudian kita jadi bisa dengan mudahnya menemukan label ramah lingkungan tertempel hampir di setiap lini bisnis.

Jika kamu juga ingin mencoba menekuni bisnis yang ramah akan lingkungan, atau ingin menerapkan konsep bisnis yang peduli akan alam, ada beberapa peluang usaha yang bisa kamu coba:

Alternatif Sedotan Plastik untuk Industri Makanan

Jika kamu mengikuti pembicaraan di media sosial, mungkin kamu sudah akrab dengan tren sedotan dari medium lain selain plastik. Peluang usaha yang satu ini mulai banyak digemari tidak hanya di Indonesia saja, tetapi hampir di seluruh dunia, terutama karena adanya penemuan banyaknya penyu yang mati lemas karena menghirup sampah sedotan plastik yang dibuang di lautan. Sebagai salah satu megafauna, keberadaan penyu sangat penting bagi ekosistem dunia, khususnya di lautan, tidak heran jika kemudian banyak orang memutuskan untuk berhenti menggunakan sedotan plastik dan mulai menggunakan alternatif lain yang lebih ramah lingkungan. Fenomena ini tidak lantas dilewatkan begitu saja oleh para pelaku bisnis. Dengan memanfaatkan kepedulian pelanggan bagi kelestarian penyu, mulai banyak pelaku bisnis yang memproduksi sedotan dari kertas, bambu, logam, atau bahkan kaca.

Bagi kamu yang bergerak di industri makanan, baik makanan cepat saji ataupun makanan rumahan, manfaatkan peluang ini untuk mulai menawarkan alternatif sedotan yang dibuat dari bahan selain plastik. Selain dapat memberikan kontribusi bagi kelestarian alam, kamu juga dapat meraup pasar baru, terutama dari generasi muda yang peduli terhadap isu lingkungan. Meski mungkin ongkos produksi sedotan yang tidak terbuat dari plastik sedikit lebih mahal, kamu dapat memanfaatkan momen ini untuk rebranding bisnismu.

Tumbler, Sahabat Pencinta Lingkungan Sejati

Sama seperti sedotan plastik yang berakhir menjadi sampah lautan dan mencederai ekosistem laut, industri air minum dalam kemasan juga mulai menuai polemik yang sama. Oleh karena itu, berkecimpung di bisnis pembuatan tumbler bisa menjadi peluang usaha yang sangat baik sekali untuk membuka pasar baru sekaligus mengurangi sampah laut yang berasal dari kemasan air minum sekali pakai. Selain itu, kamu juga tidak perlu khawatir dalam memasarkan produk yang kamu miliki karena pasar untuk tumbler tidak terbatas pada konsumen akhir saja. Kamu bisa berkolaborasi dengan pelaku bisnis lain yang terjun di industri kedai kopi yang juga tengah populer. Beberapa gerai kopi besar bahkan sudah melakukan branding dengan menawarkan potongan harga jika membeli minuman dengan tumbler yang yang dijual oleh gerai kopi tersebut. Jika kesulitan memasarkan tumbler langsung ke konsumen akhir, kamu bisa menjadi supplier yang memasok tumbler untuk gerai-gerai kopi tersebut, bukan?

Tote Bag, Usaha Kreatif untuk Segala Lini Bisnis

Kesadaran akan penggunaan plastik yang sudah demikian besar tidak hanya dialami oleh masyarakat yang menjadi pelanggan atau konsumen akhir saja. Beberapa pemerintah setempat kota-kota besar di Indonesia pun turut terlibat dengan mengeluarkan peraturan yang melarang pemberian kantong plastik untuk barang-barang belanjaan, mulai dari minimarket-minimarket dan merambah pula pada toko kelontong atau pengecer tingkat rumahan lainnya. Jika sudah demikian, bisnis tote bag menjadi peluang usaha kreatif yang potensial untuk ditekuni. Kamu bisa mengeluarkan desain-desain tote bag menarik yang tidak hanya fungsional untuk membawa barang-barang belanjaan, tetapi juga cantik saat dikenakan untuk keperluan sehari-hari. Sama seperti tumbler, kamu juga bisa memasarkan tote bag tidak secara langsung kepada konsumen akhir, tetapi dengan mengajak tempat-tempat usaha lainnya untuk berkolaborasi. Dengan demikian, pemasaran produk buatanmu tidak hanya terjamin, tetapi juga dapat membantu tempat-tempat usaha tersebut melakukan rebranding serta mengikuti kebijakan yang dibuat oleh pemerintah setempatnya. Selain itu, bisnismu juga berkontribusi bagi pengurangan penggunaan kantong plastik.

Untuk memberikan nilai tambah pada tote bag yang menjadi produkmu, kamu juga bisa menggunakan medium yang sedikit berbeda sebagai bahan baku pembuatan tote bag tersebut. Sebagai contoh, kamu bisa mengajak pengrajin rotan untuk membuat tote bag bergaya etnik yang eksklusif. Bisa juga jika kamu ingin berkolaborasi dengan artis setempat untuk menghadirkan tote bag dengan desain grafis unik untuk menarik perhatian pelanggan.

Tanaman Hias untuk Mengurangi Polusi

Masalah lingkungan yang kita hadapi saat ini tidak hanya terbatas pada sampah plastik yang berakhir di lautan saja. Polusi juga menjadi sumber terbesar kerusakan alam yang harus segera diatasi. Memanfaatkan animo tersebut, kamu bisa mulai menekuni bisnis tanaman hias yang dapat membantu mengurangi polusi. Tidak hanya menghirup zat karbon dan memberikan udara segar semata, beberapa tanaman hias juga dapat membantu mengurangi radiasi yang dipancarkan oleh layar komputer. Dengan menekuni usaha kreatif yang satu ini, kamu bisa menyasar mereka yang peduli akan kesehatan diri di tengah gempuran perkembangan teknologi serta industri yang banyak menghasilkan zat-zat polutan. Kamu juga bisa memanfaatkan perhatian masyarakat yang cukup besar terhadap isu polusi sebagai bahan branding yang akan membedakanmu dari pelaku usaha yang menekuni bisnis tanaman hias secara konvensional, sehingga kamu bisa memberikan nilai lebih agar pelanggan yang menjadi pasarmu membeli produk tersebut.

Dengan isu lingkungan yang beragam, sebenarnya tidak sulit untuk menggali peluang bisnis ramah lingkungan yang tidak hanya memiliki pasar tersendiri yang terus meningkat, tetapi juga memberikan kontribusi positif pada upaya pelestarian alam. Jika kamu menginginkan bisnis yang tidak hanya mampu memberikan keuntungan materi semata, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan bumi tercinta, bisnis yang begitu peduli pada isu lingkungan ini merupakan pilihan terbaik yang bisa kamu tekuni.

Related Article

post-thumbnail

Survival Kit Bisnis Kecil di Masa Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 yang sedang terjadi saat ini, berhasil memaksa perekonomian dunia berhenti berputar. Penting untukmu memahami survival kit yang bisa membantumu menyelamatkan bisnis kecil yang kamu kelola.
post-thumbnail

Pijakbumi Membuatmu Tetap Trendi Sambil Turut Menjaga Bumi

Tetap trendi sambil menjaga bumi bukan hal mustahil, lho. Pijakbumi, sneakers ramah lingkungan asal Bandung, sudah membuktikannya.
post-thumbnail

5 Loyalty Program Terbaik Sepanjang Tahun 2019

Dari sekian banyak program loyalitas pelanggan yang diimplementasikan di berbagai toko di seluruh dunia, berikut adalah 5 program terbaik milik brand global yang menarik untuk diulik.
post-thumbnail

Paid Membership, Model Loyalitas Pelanggan Gaya Baru

Paid membership membuatmu bisa memperoleh pelanggan setia sekaligus menerima biaya berlangganan dari konsumen. Menarik, bukan?

Pakai majoo sekarang

Tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu

Coba Gratis Hubungi Sales
instagram Klik untuk follow majoo.indonesia Banyak inspirasi harian wirausaha dan games seru ×
Whatsapp