• majoo blog
  • Tips
  • Pola Pikir Bisnis, Cara Beralih dari Karyawan Jadi Pebisnis

Pola Pikir Bisnis, Cara Beralih dari Karyawan Jadi Pebisnis

Pola pikir bisnis merupakan modal utama yang dibutuhkan untuk menjadi pebisnis yang ulung dan andal

Memiliki pola pikir bisnis merupakan modal utama yang dibutuhkan sebelum memulai usaha sendiri, khususnya bagi kamu calon-calon wirausaha yang selama ini sibuk menjadi karyawan bagi bisnis orang lain. Pola pikir yang dimiliki saat menjadi karyawan tentunya akan berbeda dengan yang dibutuhkan untuk menjadi pebisnis yang andal. Oleh karena itu, mengubah pola pikir menjadi hal pertama yang harus dilakukan bagi karyawan yang ingin memulai berwirausaha. Pola pikir yang bagaimana, sih, yang perlu dibangun untuk beralih menjadi pebisnis sukses dari karyawan biasa?

1. Berhenti merasa aman

Salah satu keuntungan menjadi karyawan dibanding memiliki usaha sendiri secara mandiri adalah keamanan yang ditawarkan. Terlepas besarnya gaji yang diterima saat menjadi karyawan, setidaknya kamu memiliki pemasukan yang tetap setiap bulannya. Berbeda dengan itu, wirausaha memiliki tingkat pendapatan yang fluktuatif dan berubah terus setiap waktunya. Pendapatan yang diterima tiap bulannya tidak pernah sama, bisa lebih, bisa juga kurang. Jadi, berhentilah merasa aman karena kamu tak pernah tahu masalah apa yang akan dihadapi bisnismu ke depannya. Selalu siapkan rencana cadangan dan perkiraan risiko terburuk ketika berbisnis.

2. Selalu bekerja keras

Memulai usaha sendiri berarti memutuskan sendiri berapa pendapatan yang ingin diterima. Berbeda halnya dengan menjadi karyawan yang pasti akan menerima gaji meski dengan upaya yang minimal, pendapatan yang diperoleh saat berbisnis berbanding lurus dengan usaha yang dikeluarkan. Semakin ulet dan tekun memasarkan produk maupun jasa yang ditawarkan, semakin tinggi pula kemungkinan yang dimiliki untuk meningkatkan pendapatan. Jangan pantang menyerah! Evaluasi selalu dan upayakan yang terbaik untuk memperbesar margin keuntungan.

3. Jemput setiap bola yang ada

Sebagai karyawan, mungkin kamu sudah terbiasa untuk menunggu permintaan dari bos yang perlu dijalankan. Di beberapa kesempatan, atasanmu bahkan mungkin sudah menjabarkan prioritas tugas yang harus dikerjakan secepatnya dan mana yang bisa ditunda. Nah, dalam dunia usaha, kamu akan menjadi bos untuk dirimu sendiri, jadi upayakan untuk tidak berdiam-diam saja menunggu kesempatan. Peluang usaha mudah ditemukan di mana saja selama kamu jeli dalam melihatnya. Cari cara untuk menggaet pelanggan-pelanggan baru atau mengeluarkan lini produk maupun jasa yang bisa meningkatkan angka penjualan bisnismu.

4. Kumpulkan dan manfaatkan seluruh sumber daya

Sebelum memulai usaha sendiri, pertimbangkan terlebih dahulu modal yang kamu miliki. Nilai dan evaluasi setiap rencana bisnis berdasarkan potensi keberhasilannya dalam mengembangkan bisnis. Berbeda dengan pola pikir karyawan, wirausaha membutuhkan banyak sumber daya tergantung dari bisnis yang ingin dijalankan. Saat berbisnis, kamu tidak bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki kantor dan hanya datang bekerja membawa diri saja. Setiap modal, relasi, maupun bentuk sumber daya lainnya harus dikumpulkan secara mandiri dan dimanfaatkan sebaik mungkin agar bisnis tidak merugi.

 

Ubah pola pikirmu menjadi pola pikir bisnis sebelum memulai usaha sendiri

Memupuk pola pikir bisnis sebelum memulai usaha sendiri akan sangat membantu transisimu dari karyawan menjadi pebisnis ulung. Mulai dari mencari peluang yang dapat dimanfaatkan, mengumpulkan modal, hingga mempertimbangkan yang terburuk akan sangat membantu pelaku usaha memastikan bisnisnya terus maju dan berkembang. Jangan merasa ngeri terlebih dahulu. Tenang saja, karena kamu juga bisa menggunakan aplikasi majoo dengan berbagai fitur serta kemudahannya untuk memulai bisnismu sendiri. Serahkan pengelolaan operasional bisnis pada aplikasi majoo sehingga kamu dapat fokus mengembangkan bisnis. Jadi, tunggu apa lagi?

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

Tips Memastikan Pinjaman Modal Untuk Pengembangan Bisnis
Pinjaman modal untuk pengembangan bisnis akan dilakukan para pebisnis supaya bisnisnya maju dan mendapatkan keuntungan.
Menyusun Strategi Pemasaran 2022 dalam 5 Langkah Mudah
Strategi pemasaran idealnya menjadi blue print bagi keputusan bisnis pada tahun mendatang. Hal ini perlu menjadi perhatian setiap bisnis, terlebih UMKM.
Beberapa Langkah Penting Menjaga Retensi Pelanggan
Menjaga retensi dan kepuasan pelanggan bisa menjadi kunci utama dalam memastikan bisnis tetap bertahan di tengah terpaan pandemi Covid-19.
Tips Meraih Kemajuan Bisnis Melalui Penggunaan Instagram
Saat ini Instagram banyak digunakan oleh para pebisnis sebagai salah satu strategi marketing. Ini tipsnya agar strategi tersebut bisa lebih optimal.