• majoo blog
  • Tips
  • Meracik Nama Produk agar Transaksi e-Commerce Sukses

Meracik Nama Produk agar Transaksi e-Commerce Sukses

Nama produk dapat membantu produk di e-commerce lebih dilirik oleh calon pelanggan

Siapa sangka, judul atau nama produk rupanya memegang andil yang cukup signifikan untuk memastikan calon pelanggan tertarik membeli produk-produk yang ditawarkan di e-commerce.

Jika dari judulnya saja calon pelanggan sudah tidak tertarik, bisa dipastikan kecil kemungkinan mereka akan berminat membaca deskripsi. Jika sudah demikian, jangan berharap transaksi akan terjadi, angka penjualan pun mungkin akan terus stagnan.

Oleh karena itu, penamaan produk yang baik dan tepat sasaran memegang peranan yang sangat penting bagi para pelaku usaha yang ingin angka penjualan di setiap tempat usaha digital yang dikelola tetap baik dan menunjukkan perkembangan positif! Setidaknya, ada beberapa tips penamaan yang bisa diikuti oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan angka penjualannya, seperti:

  1. Kenali Sifat Produk dan Calon Pelanggan

Setiap produk memiliki kelebihan masing-masing, begitu pula dengan pelanggan yang mengunjungi lapak e-commerce yang dikelola, tentu memiliki karakteristik tersendiri.

Dengan demikian, mengenali kedua hal tersebut merupakan langkah pertama yang harus dilakukan jika ingin meningkatkan angka jual-beli di platform-platform digital.

Setiap pelaku usaha pasti ingin menonjolkan yang terbaik yang bisa ditawarkan oleh produknya. Namun, perhatikan juga sifat produk dan pasar yang ingin ditarget. Tak ada salahnya menuliskan nama atau judul pada lapak digital dengan penulisan yang salah jika memang literasi digital dari pasar yang ditarget memang belum terlalu tinggi.

Perhatikan bahwa produk-produk yang ditawarkan di platform digital umumnya dicari oleh pelanggan dengan mengetikkan kata kunci di menu pencarian; dan ingat bahwa tidak selamanya pelanggan menuliskan kata kunci tersebut dengan benar. Pelajari bahasa yang digunakan oleh calon pelanggan sehari-harinya, apakah pasar yang ditarget fasih menuliskan kata kunci suatu produk dalam bahasa Inggris, atau mereka lebih sering menuliskan kata kunci dalam bahasa asing tersebut dengan pelafalan yang biasa digunakan?

Baca Juga: Aplikasi POS: Majukan Bisnis di Tengah Ekonomi Digital

Berbeda pula dengan produk yang memang menarget karakteristik pelanggan dengan literasi digital cukup maupun di atas rata-rata. Menuliskan judul dengan penulisan yang salah, khususnya untuk produk-produk dengan nama yang mengandung istilah dalam bahasa asing, bisa jadi justru akan membuat mereka ilfeel; atau lebih parahnya lagi, produk yang ditawarkan bisa jadi justru tidak muncul di tab pencarian mereka.

Mengenali sifat pelanggan dapat membantu menentukan nama produk yang tepat

  1. Sertakan Dimensi Produk dalam Judul

Pahami selalu bahwa pelanggan terkadang juga menuliskan dimensi dari produk yang mereka butuhkan dalam tab pencarian yang disediakan oleh platform digital pilihan mereka. Tak jarang pelanggan memasukkan dimensi saat mencari suatu produk, itulah mengapa pelaku usaha yang juga memilih untuk memasang lapaknya secara online juga perlu memasukkan dimensi dalam judul.

Untuk melakukan hal ini, ada dua cara yang bisa dilakukan:

  1. Menuliskan dimensi secara jelas dalam angka, misalnya saja 30 cm x 30 cm x 30 cm.

  2. Menggunakan kata sifat yang menjelaskan dimensi produknya secara garis besar, misalnya saja “besar”, “sedang”, atau “kecil”

Tentu saja lagi-lagi pelaku usaha perlu memikirkan karakteristik pasar yang ditarget dan juga sifat dari produknya sendiri sebelum menentukan untuk menggunakan cara pertama atau kedua.

Untuk produk yang berukuran cukup kecil atau sifatnya membutuhkan ukuran yang akurat, menuliskan dimensi langsung menggunakan angka akan lebih membantu produk tersebut ditemukan oleh calon pelanggan.

Sebagai contoh, untuk produk-produk teknologi seperti handphone atau tablet, dimensi sangat menentukan minat calon pelanggan dan sebaiknya dicantumkan sejelas mungkin dalam judul. Hal yang sama juga berlaku untuk aksesori-aksesorinya seperti mousepad atau keyboard gaming, dan semacamnya.

Sebaliknya, untuk produk dengan ukuran yang lebih besar atau tidak membutuhkan ukuran yang terlalu akurat, menggunakan kata sifat yang menggambarkan dimensi produk tersebut akan lebih efisien. “meja kopi kecil” atau “kursi tinggi” akan lebih banyak dicari oleh calon pelanggan dibanding “meja kopi 30 cm x 30 cm x 60 cm” karena kebanyakan calon pelanggan juga belum mengetahui berapa ukuran yang pas yang sebenarnya mereka butuhkan.

Baca Juga: Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Inovasi Produk, Dari A-Z
  1. Jangan Melupakan Fungsi atau Fitur Andalan

Pencarian produk di sebuah platform e-commerce terkadang bisa sangat pragmatis; apa yang dibutuhkan oleh calon pelanggan, itulah yang akan mereka ketikkan di kolom pencarian. Oleh karena itu, pastikan untuk mencantumkan fungsi atau fitur andalan dari produk yang ditawarkan untuk memudahkan calon pelanggan menemukan produk tersebut.

Menambahkan fungsi produk pada bagian nama atau judulnya juga membantu memberikan pembeda bagi produk sejenis yang mungkin digunakan untuk keperluan berbeda. Sebagai contoh, lampu redup untuk membaca di tempat tidur dan lampu redup untuk membantu mendapatkan tidur nyenyak tentu memiliki pasar yang juga berbeda.

Terkadang, penanda kualitas juga dapat dicantumkan sebagai andalan dari produk yang ditawarkan, sekaligus juga membuat produk terasa berbeda dibanding produk serupa dari kompetitor. Produk dengan kualitas impor, misalnya saja, akan lebih menarik minat calon pelanggan.

Dengan nama produk yang baik dan akurat, performa penjualan di e-commerce juga bisa semakin ditingkatkan lagi dengan memanfaatkan aplikasi POS seperti aplikasi majoo yang sudah terintegrasi dengan berbagai platform digital. Produk bisa semakin mudah ditemukan oleh calon pelanggan dan pengelolaan toko digital pun bisa tetap lancar!


Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

Tips Memastikan Pinjaman Modal Untuk Pengembangan Bisnis
Pinjaman modal untuk pengembangan bisnis akan dilakukan para pebisnis supaya bisnisnya maju dan mendapatkan keuntungan.
Menyusun Strategi Pemasaran 2022 dalam 5 Langkah Mudah
Strategi pemasaran idealnya menjadi blue print bagi keputusan bisnis pada tahun mendatang. Hal ini perlu menjadi perhatian setiap bisnis, terlebih UMKM.
Beberapa Langkah Penting Menjaga Retensi Pelanggan
Menjaga retensi dan kepuasan pelanggan bisa menjadi kunci utama dalam memastikan bisnis tetap bertahan di tengah terpaan pandemi Covid-19.
Tips Meraih Kemajuan Bisnis Melalui Penggunaan Instagram
Saat ini Instagram banyak digunakan oleh para pebisnis sebagai salah satu strategi marketing. Ini tipsnya agar strategi tersebut bisa lebih optimal.