Peluang Sukses Salon dan Barbershop Jelang Lebaran


Bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim, mereka bisa menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Bukan hanya umat muslim, banyak juga pengusaha yang menunggu bulan ini dengan suka cita. Kenapa? Karena di bulan Ramadan biasanya pengusaha bisa mendapatkan omzet 2 hingga 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. 


Terlebih bila sudah mendekati akhir bulan Ramadan alias datangnya hari raya Idulfitri. Banyak orang yang memanfaatkan momen ini untuk memulai usaha atau bisnis yang menguntungkan.


Apakah kamu termasuk salah satu orang yang ingin memanfaatkan momen Ramadan dan lebaran untuk berbisnis? Sebaiknya kamu cari tahu dulu ide usaha menjelang lebaran apa saja yang paling menjanjikan peluang sukses. Membuka usaha salon dan barbershop adalah salah satunya.


Semua orang menginginkan penampilan yang menarik. Segala bentuk perawatan diri dirasa perlu dilakukan agar sehat dan terlihat bersih. Pada akhirnya kebutuhan akan jasa mempercantik diri mengalami permintaan yang sangat tinggi dari waktu ke waktu. 


Bisnis salon dan barbershop tidak pernah kehilangan peminat, khususnya menjelang lebaran tiba. Kesadaran dalam memerhatikan seluruh aspek tubuh untuk dirawat, mulai dari wajah, rambut, dan bahkan kulit semakin meningkat. Ini menunjukkan bahwa bisnis perawatan memiliki pasar cukup besar dengan variasi jasa yang besar pula, maka membuka bisnis salon dan barbershop adalah pilihan yang memiliki peluang sukses cukup tinggi.


Lalu bagaimana caranya agar bisnis salon dan barbershop yang kamu buka bisa menghasilkan keuntungan besar di momen menjelang lebaran seperti sekarang? Pelajari dan pahami dulu beberapa langkah di bawah ini.


Menentukan Konsep

Dalam seluruh bidang usaha, hal pertama yang wajib dilakukan adalah menentukan konsep. Rancang dan pastikan layanan apa yang akan tersedia pada salon dan barbershop milikmu, termasuk desain tempatnya. Salon dan barbershop yang ada saat ini umumnya menawarkan lebih dari sekadar tempat memotong rambut dengan deretan kursi di hadapan cermin. Yang ada biasanya menyediakan lounge yang cozy,  alunan lagu-lagu nonstop dan wangi aromaterapi yang membuat pelanggan merasa nyaman. Tak jarang ada juga yang menawarkan tempat nongkrong dan ngopi yang asyik. Konsep seperti semi kafe bisa juga kamu pakai untuk bisnismu agar pelanggan merasa betah.


Menyediakan Layanan yang Spesial

Jangan pernah ragu untuk mengadakan beberapa servis tambahan. Servis yang dimaksud di sini dapat meliputi cukur kumis atau janggut, creambath, perawatan wajah dan tubuh, waxing, pewarnaan rambut, hingga pijat.


Ciptakan ruangan salon dan barbershop senyaman mungkin. Sediakan kursi yang empuk untuk tempat mencukur rambut serta ruang tunggunya. Lengkapi  dengan beragam fasilitas lain mulai dari AC, air mineral gratis, televisi, sampai dengan layanan internet.  


Usahakan selalu up to date dengan tren gaya rambut dan perawatan lain yang sedang happening di masyarakat. Hal ini yang bisa membuat salon dan barbershop milikmu menjadi berbeda dengan usaha milik pesaing.



Memaksimalkan Promo dan Diskon

Agar bisnismu maju dan dikenal orang, kamu harus memasarkannya dengan baik. Pemasaran dapat dilakukan melalui brosur, pamflet, juga media sosial. Media sosial dapat menjadi strategi pemasaran terbaik karena cakupannya yang sangat luas dan mudah.


Dikarenakan memulai bisnis di momen menjelang lebaran, maka promo spesial juga bisa diterapkan untuk menarik minat masyarakat. Kamu bisa menggunakan aplikasi seperti majoo untuk mengelola promo bisnismu.


Saat pembukaan usahamu, coba berikan sejumlah promo agar menarik pelanggan untuk datang. Misalnya diskon potong rambut sekian persen untuk 10 atau 20 pelanggan pertama. Bisa juga dengan memberikan gratis toning untuk layanan smoothing rambut. 


Coba juga untuk menawarkan sistem kupon untuk para pelanggan yang sudah berkunjung lebih dari tiga kali. Sistem kupon ini bisa memberikan potongan harga atau bahkan creambath atau perawatan wajah. 


Selain itu, kamu juga bisa mencoba metode promo dengan memberikan harga khusus. Coba berikan harga khusus, misalnya, Rp149.990 untuk tarif smoothing rambut selama bulan Ramadan. Pemberian harga spesial ini memang terlihat biasa tapi memiliki efek psikologis pada keputusan pelanggan. Semisal tarif khusus yang kamu terapkan senilai Rp149.990, secara tidak langsung pelanggan akan beranggapan bahwa tarif tersebut masih lebih murah dari Rp150.000.


Terapkan pula sistem yang memudahkan, seperti booking tempat online minimal H-1 sebelum kedatangan. Sistem booking online ini memiliki kelebihan, yaitu pelanggan tidak perlu antre lama saat menunggu giliran memotong rambut dan melakukan perawatan lainnya karena sudah menjadwalkan diri terlebih dulu.


Tak lupa, bila memang sumber daya manusia di salon dan barbershop milikmu berlebih, kamu bisa menyediakan layanan berkunjung ke rumah pelanggan, khususnya untuk pelanggan yang perlu melakukan perawatan diri tapi tidak punya waktu untuk ke datang ke salon dan barbershop. Karena memang biasanya di bulan Ramadan dan menjelang lebaran, kesibukan orang bertambah. Hal ini bisa menjadi poin plus untuk peluang sukses usahamu. 

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

3 Loyalty Program dari Beauty Brand yang Bisa Kamu Tiru

Loyalty program bisa menjadi strategi membangun basis pelanggan setia. Nah, beberapa model program loyalitas pelanggan ini dapat menjadi inspirasi.

Rekomendasi Pemberian Customer Reward untuk Loyalty Program

Customer reward umumnya diberikan kepada pelanggan setia sebuah bisnis, reward apa sajakah yang bisa ditawarkan pada mereka?

Menyusun Strategi Keuangan dengan Memperhatikan PPKM

Menyusun strategi keuangan menjadi krusial untuk menghadapi dampak PPKM. Apa saja yang perlu diperhatikan? Perlukan memperhatikan laporan keuangan bisnis?

Keterampilan Digital: Skill Penting Bagi Pelaku UMKM

Memiliki keterampilan digital adalah salah satu skill penting bagi para pelaku UMKM terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang.
Whatsapp